SURAT AL AN’AM – Al Quran Dan Terjemahan

Surat Al An’aam (binatang ternak: unta, sapi, biri-biri dan kambing) yang terdiri atas 165 ayat, termasuk golongan surat Makkiyah, karena hampur seluruh ayat-ayat-Nya diturunkan di Mekah dekat sebelum hijrah. Dinamakan Al An’aam karena di dalamnya disebut kata An’aam dalam hubungan dengan adat-istiadat kaum musyrikin, yang menurut mereka binatang-binatang ternak itu dapat dipergunakan untuk mendekatkan diri kepada tuhan mereka. Juga dalam surat ini disebutkan hukum-hukum yang berkenaan dengan binatang ternak itu.

Pokok-pokok isi surat al an’am:

1. Keimanan:
Bukti-bukti keesaan Allah serta kesempurnaan sifat-sifatNya; kebenaran kenabian Nabi Muhammad s.a.w.; penyaksian Alla atas kenabian Ibrahim, Ishaq, Ya’qub, Nuh, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, Harun, Zakaria, Yahya, ‘Isa, Ilayas, Alyasa’, Yunus dan Luth; penegasan tentang adanya risalah dan wahyu serta hari pembalasan dan hari kebangkitan, kepalsuan kepercayaan orang-orang musyrik dan keingkaran mereka terhadap hari kiamat.

2. Hukum-hukum:
Larangan mengikuti adat istiadat yang dibuat-buat oleh kaum Jahiliyah; makanan yang halal dan yang haram; wasiat yang sepuluh dari Al Quran, tentang tauhid keadilan dan hukum-hukum; larangan mencaci maki berhala orang musyrik karena mereka akan membalas dengan mencaci maki Allah.

3. Kisah-kisah
Kisah umat-umat yang menentang rasul-rasul; kisah pengalaman Nabi Muahammad s.a.w. dan para nabi pada umumnya; cerita Nabi Ibrahim a.s. membimbing kaumnya kepada tauhid.

4. Dan lain-lain:
Sikap kepala batu kaum musyrikin, cara seorang nabi memimpin umatnya; bidang-bidang kerasulan dan tugas rasul-rasul; tantangan kaum musyrikin untuk melemahkan rasul; kepercayaan orang-orang musyrik terhadap jin, syaitan dan malaikat; beberapa prinsip keagamaan dan kemasyarakatan; nilai hidup duniawi.

Surat Al An’am

Surat Al An’am dan Terjemahnya

Terjemahan Surat Al An’am
Surat Al An’am Arab
Ayat
Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi,
dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan
(sesuatu) dengan Tuhan mereka.
الْحَمْدُ
لِلَّهِ
الَّذِي
خَلَقَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضَ
وَجَعَلَ
الظُّلُمَاتِ
وَالنُّورَ
ثُمَّ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
بِرَبِّهِمْ
يَعْدِلُونَ
1
Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya
ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit)
yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu
masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).
هُوَ
الَّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ طِينٍ
ثُمَّ قَضَى أَجَلا
وَأَجَلٌ
مُسَمًّى
عِنْدَهُ
ثُمَّ
أَنْتُمْ
تَمْتَرُونَ
2
Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi;
Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan
mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
وَهُوَ
اللَّهُ فِي
السَّمَاوَاتِ
وَفِي
الأرْضِ يَعْلَمُ
سِرَّكُمْ
وَجَهْرَكُمْ
وَيَعْلَمُ
مَا
تَكْسِبُونَ
3
Dan tak ada suatu ayat pun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada
mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya (mendustakannya).
وَمَا
تَأْتِيهِمْ
مِنْ آيَةٍ
مِنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ
إِلا
كَانُوا
عَنْهَا
مُعْرِضِينَ
4
Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang hak (Al Qur’an)
tatkala sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan
dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
فَقَدْ
كَذَّبُوا
بِالْحَقِّ
لَمَّا جَاءَهُمْ
فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ
أَنْبَاءُ
مَا كَانُوا
بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
5
Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya
generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi
itu), telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang
belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas
mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami
binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan kami ciptakan sesudah mereka
generasi yang lain.
أَلَمْ
يَرَوْا
كَمْ
أَهْلَكْنَا
مِنْ قَبْلِهِمْ
مِنْ قَرْنٍ
مَكَّنَّاهُمْ
فِي الأرْضِ
مَا لَمْ
نُمَكِّنْ
لَكُمْ
وَأَرْسَلْنَا
السَّمَاءَ
عَلَيْهِمْ
مِدْرَارًا
وَجَعَلْنَا
الأنْهَارَ
تَجْرِي
مِنْ
تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَاهُمْ
بِذُنُوبِهِمْ
وَأَنْشَأْنَا
مِنْ
بَعْدِهِمْ
قَرْنًا آخَرِينَ
6
Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu
mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang
yang kafir itu berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
وَلَوْ
نَزَّلْنَا
عَلَيْكَ
كِتَابًا
فِي قِرْطَاسٍ
فَلَمَسُوهُ
بِأَيْدِيهِمْ
لَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
إِنْ هَذَا
إِلا سِحْرٌ مُبِينٌ
7
Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya
(Muhammad) seorang malaikat?” dan kalau Kami turunkan (kepadanya)
seorang malaikat, tentu selesailah urusan itu, kemudian mereka tidak diberi
tangguh (sedikit pun).
وَقَالُوا
لَوْلا
أُنْزِلَ
عَلَيْهِ
مَلَكٌ
وَلَوْ أَنْزَلْنَا
مَلَكًا
لَقُضِيَ
الأمْرُ ثُمَّ
لا
يُنْظَرُونَ
8
Dan kalau Kami jadikan rasul itu (dari) malaikat, tentulah Kami
jadikan dia berupa laki-laki dan (jika Kami jadikan dia berupa laki-Iaki),
Kami pun akan jadikan mereka tetap ragu sebagaimana kini mereka ragu.
وَلَوْ
جَعَلْنَاهُ
مَلَكًا
لَجَعَلْنَاهُ
رَجُلا وَلَلَبَسْنَا
عَلَيْهِمْ
مَا
يَلْبِسُونَ
9
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu,
maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan
(‘azab) olok-olokan mereka.
وَلَقَدِ
اسْتُهْزِئَ
بِرُسُلٍ
مِنْ قَبْلِكَ
فَحَاقَ بِالَّذِينَ
سَخِرُوا
مِنْهُمْ
مَا كَانُوا
بِهِ
يَسْتَهْزِئُونَ
10
Katakanlah: “Berjalanlah di muka bumi, kemudian
perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu”.
قُلْ
سِيرُوا فِي
الأرْضِ
ثُمَّ
انْظُرُوا كَيْفَ
كَانَ عَاقِبَةُ
الْمُكَذِّبِينَ
11
Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan
di bumi?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah”. Dia telah menetapkan
atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan menghimpun kamu pada
hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang yang merugikan
dirinya, mereka itu tidak beriman.
قُلْ
لِمَنْ مَا
فِي
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
قُلْ لِلَّهِ
كَتَبَ
عَلَى
نَفْسِهِ
الرَّحْمَةَ
لَيَجْمَعَنَّكُمْ
إِلَى
يَوْمِ الْقِيَامَةِ
لا رَيْبَ
فِيهِ
الَّذِينَ خَسِرُوا
أَنْفُسَهُمْ
فَهُمْ لا يُؤْمِنُونَ
12
Dan kepunyaan Allah-lah segala yang ada pada malam dan siang
hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
وَلَهُ
مَا سَكَنَ
فِي
اللَّيْلِ
وَالنَّهَارِ
وَهُوَ السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
13
Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari
Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak
diberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku
menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan
sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.”
قُلْ
أَغَيْرَ
اللَّهِ
أَتَّخِذُ
وَلِيًّا
فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
وَهُوَ
يُطْعِمُ
وَلا
يُطْعَمُ
قُلْ إِنِّي
أُمِرْتُ
أَنْ أَكُونَ
أَوَّلَ
مَنْ
أَسْلَمَ
وَلا تَكُونَنَّ
مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
14
Katakanlah: “Sesungguhnya aku takut akan azab hari yang
besar (hari kiamat), jika aku mendurhakai Tuhanku.”
قُلْ
إِنِّي
أَخَافُ
إِنْ
عَصَيْتُ
رَبِّي عَذَابَ
يَوْمٍ
عَظِيمٍ
15
Barang siapa yang dijauhkan azab daripadanya pada hari itu, maka
sungguh Allah telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah keberuntungan
yang nyata.
مَنْ
يُصْرَفْ
عَنْهُ
يَوْمَئِذٍ
فَقَدْ رَحِمَهُ
وَذَلِكَ
الْفَوْزُ
الْمُبِينُ
16
Jika Allah menimpakan suatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada
yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika Dia mendatangkan
kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
وَإِنْ
يَمْسَسْكَ
اللَّهُ
بِضُرٍّ
فَلا كَاشِفَ
لَهُ إِلا
هُوَ وَإِنْ
يَمْسَسْكَ
بِخَيْرٍ
فَهُوَ
عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيرٌ
17
Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan
Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
وَهُوَ
الْقَاهِرُ
فَوْقَ
عِبَادِهِ
وَهُوَ
الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
18
Katakanlah: “Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?” Katakanlah:
“Allah. Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Qur’an ini
diwahyukan kepadaku supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu dan
kepada orang-orang yang sampai Al Qur’an (kepadanya). Apakah sesungguhnya
kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan yang lain di samping Allah?”
Katakanlah: “Aku tidak mengakui”. Katakanlah: “Sesungguhnya
Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa
yang kamu persekutukan (dengan Allah)”.
قُلْ
أَيُّ
شَيْءٍ
أَكْبَرُ
شَهَادَةً
قُلِ اللَّهُ
شَهِيدٌ
بَيْنِي
وَبَيْنَكُمْ
وَأُوحِيَ إِلَيَّ
هَذَا
الْقُرْآنُ
لأنْذِرَكُمْ
بِهِ وَمَنْ
بَلَغَ
أَئِنَّكُمْ
لَتَشْهَدُونَ
أَنَّ مَعَ
اللَّهِ
آلِهَةً
أُخْرَى قُلْ
لا أَشْهَدُ
قُلْ
إِنَّمَا
هُوَ إِلَهٌ
وَاحِدٌ
وَإِنَّنِي
بَرِيءٌ
مِمَّا تُشْرِكُونَ
19
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka
mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri.
Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
الَّذِينَ
آتَيْنَاهُمُ
الْكِتَابَ
يَعْرِفُونَهُ
كَمَا يَعْرِفُونَ
أَبْنَاءَهُمُ
الَّذِينَ
خَسِرُوا
أَنْفُسَهُمْ
فَهُمْ لا يُؤْمِنُونَ
20
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat
suatu kedustaan terhadap Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya
orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan.
وَمَنْ
أَظْلَمُ
مِمَّنِ
افْتَرَى
عَلَى اللَّهِ
كَذِبًا أَوْ
كَذَّبَ
بِآيَاتِهِ
إِنَّهُ لا
يُفْلِحُ
الظَّالِمُونَ
21
Dan (ingatlah), hari yang di waktu itu Kami menghimpun mereka
semuanya kemudian Kami berkata kepada orang-orang musyrik: “Di manakah
sembahan-sembahan kamu yang dahulu kamu katakan (sekutu-sekutu Kami)?”
وَيَوْمَ
نَحْشُرُهُمْ
جَمِيعًا
ثُمَّ نَقُولُ
لِلَّذِينَ
أَشْرَكُوا
أَيْنَ
شُرَكَاؤُكُمُ
الَّذِينَ
كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ
22
Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: “Demi
Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah”.
ثُمَّ
لَمْ تَكُنْ
فِتْنَتُهُمْ
إِلا أَنْ قَالُوا
وَاللَّهِ
رَبِّنَا
مَا كُنَّا
مُشْرِكِينَ
23
Lihatlah, bagaimana mereka telah berdusta terhadap diri mereka
sendiri dan hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka
ada-adakan.
انْظُرْ
كَيْفَ
كَذَبُوا
عَلَى
أَنْفُسِهِمْ
وَضَلَّ عَنْهُمْ
مَا كَانُوا
يَفْتَرُونَ
24
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan (bacaan) mu,
padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka
tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jika pun
mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman
kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu,
orang-orang kafir itu berkata: “Al Qur’an ini tidak lain hanyalah
dongengan orang-orang dahulu”.
وَمِنْهُمْ
مَنْ
يَسْتَمِعُ
إِلَيْكَ
وَجَعَلْنَا
عَلَى قُلُوبِهِمْ
أَكِنَّةً
أَنْ
يَفْقَهُوهُ
وَفِي
آذَانِهِمْ
وَقْرًا
وَإِنْ
يَرَوْا كُلَّ
آيَةٍ لا
يُؤْمِنُوا
بِهَا
حَتَّى إِذَا
جَاءُوكَ
يُجَادِلُونَكَ
يَقُولُ الَّذِينَ
كَفَرُوا
إِنْ هَذَا
إِلا أَسَاطِيرُ
الأوَّلِينَ
25
Mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al Qur’an dan mereka
sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri
mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari.
وَهُمْ
يَنْهَوْنَ
عَنْهُ
وَيَنْأَوْنَ
عَنْهُ
وَإِنْ يُهْلِكُونَ
إِلا أَنْفُسَهُمْ
وَمَا
يَشْعُرُونَ
26
Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke
neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan
tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang
beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).
وَلَوْ
تَرَى إِذْ
وُقِفُوا
عَلَى
النَّارِ
فَقَالُوا يَا
لَيْتَنَا
نُرَدُّ
وَلا
نُكَذِّبَ
بِآيَاتِ
رَبِّنَا
وَنَكُونَ
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
27
Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang
mereka dahulu selalu menyembunyikannya. Sekiranya mereka dikembalikan ke
dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang
mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka.
بَلْ
بَدَا
لَهُمْ مَا
كَانُوا يُخْفُونَ
مِنْ قَبْلُ وَلَوْ
رُدُّوا
لَعَادُوا
لِمَا
نُهُوا عَنْهُ
وَإِنَّهُمْ
لَكَاذِبُونَ
28
Dan tentu mereka akan mengatakan (pula): “Hidup hanyalah
kehidupan kita di dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan
dibangkitkan”.
وَقَالُوا
إِنْ هِيَ
إِلا
حَيَاتُنَا
الدُّنْيَا
وَمَا نَحْنُ
بِمَبْعُوثِينَ
29
Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan kepada
Tuhannya (tentulah kamu melihat peristiwa yang mengharukan). Berfirman Allah:
“Bukankah (kebangkitan) ini benar?” Mereka menjawab: “Sungguh
benar, demi Tuhan kami”. Berfirman Allah: “Karena itu rasakanlah
azab ini, disebabkan kamu mengingkari (nya)”.
وَلَوْ
تَرَى إِذْ
وُقِفُوا
عَلَى
رَبِّهِمْ
قَالَ أَلَيْسَ
هَذَا
بِالْحَقِّ
قَالُوا
بَلَى وَرَبِّنَا
قَالَ
فَذُوقُوا
الْعَذَابَ بِمَا
كُنْتُمْ
تَكْفُرُونَ
30
Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan
mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan
tiba-tiba, mereka berkata: “Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap
kelalaian kami tentang kiamat itu!”, sambil mereka memikul dosa-dosa di
atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu.
قَدْ
خَسِرَ
الَّذِينَ
كَذَّبُوا
بِلِقَاءِ
اللَّهِ حَتَّى
إِذَا
جَاءَتْهُمُ
السَّاعَةُ
بَغْتَةً
قَالُوا يَا
حَسْرَتَنَا
عَلَى مَا فَرَّطْنَا
فِيهَا
وَهُمْ
يَحْمِلُونَ
أَوْزَارَهُمْ
عَلَى
ظُهُورِهِمْ
أَلا سَاءَ مَا
يَزِرُونَ
31
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan
senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi
orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?
وَمَا
الْحَيَاةُ
الدُّنْيَا
إِلا لَعِبٌ وَلَهْوٌ
وَلَلدَّارُ
الآخِرَةُ
خَيْرٌ
لِلَّذِينَ
يَتَّقُونَ
أَفَلا تَعْقِلُونَ
32
Sesungguhnya, Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan
itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka
sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu
mengingkari ayat-ayat Allah.
قَدْ
نَعْلَمُ
إِنَّهُ
لَيَحْزُنُكَ
الَّذِي
يَقُولُونَ فَإِنَّهُمْ
لا
يُكَذِّبُونَكَ
وَلَكِنَّ
الظَّالِمِينَ
بِآيَاتِ
اللَّهِ يَجْحَدُونَ
33
Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum
kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang
dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak
ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan
sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
وَلَقَدْ
كُذِّبَتْ
رُسُلٌ مِنْ
قَبْلِكَ
فَصَبَرُوا عَلَى
مَا
كُذِّبُوا
وَأُوذُوا
حَتَّى أَتَاهُمْ
نَصْرُنَا
وَلا
مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ
اللَّهِ
وَلَقَدْ
جَاءَكَ مِنْ
نَبَإِ
الْمُرْسَلِينَ
34
Dan jika perpalingan mereka (darimu) terasa amat berat bagimu,
maka jika kamu dapat membuat lobang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu
dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka, (maka buatlah). Kalau Allah
menghendaki tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk, sebab
itu janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang jahil.
وَإِنْ
كَانَ
كَبُرَ
عَلَيْكَ
إِعْرَاضُهُمْ
فَإِنِ اسْتَطَعْتَ
أَنْ
تَبْتَغِيَ
نَفَقًا فِي الأرْضِ
أَوْ
سُلَّمًا
فِي
السَّمَاءِ فَتَأْتِيَهُمْ
بِآيَةٍ
وَلَوْ
شَاءَ اللَّهُ
لَجَمَعَهُمْ
عَلَى
الْهُدَى
فَلا تَكُونَنَّ
مِنَ
الْجَاهِلِينَ
35
Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan
Allah), dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah,
kemudian kepada-Nya-lah mereka dikembalikan.
إِنَّمَا
يَسْتَجِيبُ
الَّذِينَ
يَسْمَعُونَ
وَالْمَوْتَى
يَبْعَثُهُمُ
اللَّهُ
ثُمَّ
إِلَيْهِ
يُرْجَعُونَ
36
Dan mereka (orang-orang musyrik Mekah) berkata: “Mengapa
tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?”
Katakanlah: “Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat, tetapi
kebanyakan mereka tidak mengetahui”.
وَقَالُوا
لَوْلا
نُزِّلَ
عَلَيْهِ
آيَةٌ مِنْ
رَبِّهِ قُلْ
إِنَّ
اللَّهَ
قَادِرٌ
عَلَى أَنْ
يُنَزِّلَ
آيَةً
وَلَكِنَّ
أَكْثَرَهُمْ
لا يَعْلَمُونَ
37
Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung
yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu.
Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah
mereka dihimpunkan.
وَمَا
مِنْ
دَابَّةٍ
فِي الأرْضِ
وَلا طَائِرٍ
يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ
إِلا أُمَمٌ
أَمْثَالُكُمْ
مَا
فَرَّطْنَا
فِي
الْكِتَابِ
مِنْ شَيْءٍ
ثُمَّ إِلَى
رَبِّهِمْ
يُحْشَرُونَ
38
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak,
bisu dan berada dalam gelap gulita. Barang siapa yang dikehendaki Allah
(kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki
Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas
jalan yang lurus.
وَالَّذِينَ
كَذَّبُوا
بِآيَاتِنَا
صُمٌّ
وَبُكْمٌ
فِي الظُّلُمَاتِ
مَنْ يَشَأِ
اللَّهُ
يُضْلِلْهُ
وَمَنْ
يَشَأْ
يَجْعَلْهُ
عَلَى صِرَاطٍ
مُسْتَقِيمٍ
39
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan
Allah kepadamu, atau datang kepadamu hari kiamat, apakah kamu menyeru (tuhan)
selain Allah; jika kamu orang-orang yang benar!”
قُلْ
أَرَأَيْتَكُمْ
إِنْ
أَتَاكُمْ
عَذَابُ
اللَّهِ أَوْ
أَتَتْكُمُ
السَّاعَةُ
أَغَيْرَ
اللَّهِ
تَدْعُونَ
إِنْ
كُنْتُمْ صَادِقِينَ
40
(Tidak), tetapi hanya Dialah yang kamu seru, maka Dia
menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya, jika Dia
menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan
(dengan Allah).
بَلْ
إِيَّاهُ
تَدْعُونَ
فَيَكْشِفُ
مَا تَدْعُونَ
إِلَيْهِ
إِنْ شَاءَ
وَتَنْسَوْنَ
مَا تُشْرِكُونَ
41
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada
umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan)
kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan
tunduk merendahkan diri.
وَلَقَدْ
أَرْسَلْنَا
إِلَى
أُمَمٍ مِنْ
قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ
بِالْبَأْسَاءِ
وَالضَّرَّاءِ
لَعَلَّهُمْ
يَتَضَرَّعُونَ
42
Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk
merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka
telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa
yang selalu mereka kerjakan.
فَلَوْلا
إِذْ
جَاءَهُمْ
بَأْسُنَا
تَضَرَّعُوا
وَلَكِنْ قَسَتْ
قُلُوبُهُمْ
وَزَيَّنَ
لَهُمُ الشَّيْطَانُ
مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
43
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan
kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka;
sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada
mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka
terdiam berputus asa.
فَلَمَّا
نَسُوا مَا
ذُكِّرُوا
بِهِ فَتَحْنَا
عَلَيْهِمْ
أَبْوَابَ
كُلِّ
شَيْءٍ
حَتَّى
إِذَا
فَرِحُوا
بِمَا
أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ
بَغْتَةً
فَإِذَا
هُمْ مُبْلِسُونَ
44
Maka orang-orang yang lalim itu dimusnahkan sampai ke
akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
فَقُطِعَ
دَابِرُ
الْقَوْمِ
الَّذِينَ
ظَلَمُوا وَالْحَمْدُ
لِلَّهِ
رَبِّ
الْعَالَمِينَ
45
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut
pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah
yang kuasa mengembalikannya kepadamu?” Perhatikanlah, bagaimana Kami
berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka
tetap berpaling (juga).
قُلْ
أَرَأَيْتُمْ
إِنْ أَخَذَ
اللَّهُ
سَمْعَكُمْ وَأَبْصَارَكُمْ
وَخَتَمَ
عَلَى
قُلُوبِكُمْ
مَنْ إِلَهٌ
غَيْرُ
اللَّهِ يَأْتِيكُمْ
بِهِ
انْظُرْ
كَيْفَ
نُصَرِّفُ
الآيَاتِ
ثُمَّ هُمْ يَصْدِفُونَ
46
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika datang siksaan Allah
kepadamu dengan sekonyong-konyong atau terang-terangan, maka adakah yang
dibinasakan (Allah) selain dari orang-orang yang lalim?
قُلْ
أَرَأَيْتَكُمْ
إِنْ
أَتَاكُمْ
عَذَابُ
اللَّهِ بَغْتَةً
أَوْ
جَهْرَةً
هَلْ
يُهْلَكُ
إِلا
الْقَوْمُ
الظَّالِمُونَ
47
Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk
memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barang siapa yang beriman dan
mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak
(pula) mereka bersedih hati.
وَمَا
نُرْسِلُ
الْمُرْسَلِينَ
إِلا
مُبَشِّرِينَ
وَمُنْذِرِينَ
فَمَنْ
آمَنَ
وَأَصْلَحَ
فَلا خَوْفٌ
عَلَيْهِمْ
وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
48
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan
ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik.
وَالَّذِينَ
كَذَّبُوا
بِآيَاتِنَا
يَمَسُّهُمُ
الْعَذَابُ
بِمَا
كَانُوا
يَفْسُقُونَ
49
Katakanlah: “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa
perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang gaib
dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku
tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah:
“Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?” Maka
apakah kamu tidak memikirkan (nya)?
قُلْ
لا أَقُولُ
لَكُمْ
عِنْدِي
خَزَائِنُ
اللَّهِ
وَلا أَعْلَمُ
الْغَيْبَ
وَلا
أَقُولُ
لَكُمْ إِنِّي
مَلَكٌ إِنْ
أَتَّبِعُ
إِلا مَا يُوحَى
إِلَيَّ
قُلْ هَلْ
يَسْتَوِي
الأعْمَى
وَالْبَصِيرُ
أَفَلا تَتَفَكَّرُونَ
50
Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada
orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya (pada hari kiamat),
sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafaat pun selain
daripada Allah, agar mereka bertakwa.
وَأَنْذِرْ
بِهِ
الَّذِينَ
يَخَافُونَ
أَنْ
يُحْشَرُوا إِلَى
رَبِّهِمْ
لَيْسَ
لَهُمْ مِنْ
دُونِهِ وَلِيٌّ
وَلا
شَفِيعٌ
لَعَلَّهُمْ
يَتَّقُونَ
51
Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di
pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki keridaan-Nya. Kamu
tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka dan mereka
pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang
menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang
yang lalim.
وَلا
تَطْرُدِ
الَّذِينَ
يَدْعُونَ
رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ
وَالْعَشِيِّ
يُرِيدُونَ
وَجْهَهُ
مَا
عَلَيْكَ
مِنْ
حِسَابِهِمْ
مِنْ شَيْءٍ
وَمَا مِنْ
حِسَابِكَ
عَلَيْهِمْ
مِنْ شَيْءٍ
فَتَطْرُدَهُمْ
فَتَكُونَ
مِنَ الظَّالِمِينَ
52
Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang
yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang
yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang
diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah
Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?”
وَكَذَلِكَ
فَتَنَّا
بَعْضَهُمْ
بِبَعْضٍ
لِيَقُولُوا
أَهَؤُلاءِ
مَنَّ
اللَّهُ
عَلَيْهِمْ
مِنْ
بَيْنِنَا
أَلَيْسَ
اللَّهُ
بِأَعْلَمَ بِالشَّاكِرِينَ
53
Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu
datang kepadamu, maka katakanlah: “Salaamun-alaikum. Tuhanmu telah
menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang
berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertobat setelah
mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
وَإِذَا
جَاءَكَ
الَّذِينَ
يُؤْمِنُونَ
بِآيَاتِنَا
فَقُلْ
سَلامٌ
عَلَيْكُمْ
كَتَبَ
رَبُّكُمْ
عَلَى
نَفْسِهِ
الرَّحْمَةَ
أَنَّهُ مَنْ
عَمِلَ
مِنْكُمْ
سُوءًا
بِجَهَالَةٍ
ثُمَّ تَابَ
مِنْ
بَعْدِهِ
وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ
غَفُورٌ
رَحِيمٌ
54
Dan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al Qur’an, (supaya
jelas jalan orang-orang yang saleh) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang
yang berdosa.
وَكَذَلِكَ
نُفَصِّلُ
الآيَاتِ
وَلِتَسْتَبِينَ
سَبِيلُ الْمُجْرِمِينَ
55
Katakanlah: “Sesungguhnya aku dilarang menyembah
tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah”. Katakanlah: “Aku tidak
akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian
dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”.
قُلْ
إِنِّي
نُهِيتُ
أَنْ
أَعْبُدَ
الَّذِينَ
تَدْعُونَ مِنْ
دُونِ
اللَّهِ
قُلْ لا
أَتَّبِعُ
أَهْوَاءَكُمْ
قَدْ
ضَلَلْتُ
إِذًا وَمَا أَنَا
مِنَ
الْمُهْتَدِينَ
56
Katakanlah: “Sesungguhnya aku (berada) di atas hujah yang
nyata (Al Qur’an) dari Tuhanku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah
wewenangku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan
kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang
sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik.
قُلْ
إِنِّي
عَلَى
بَيِّنَةٍ
مِنْ رَبِّي
وَكَذَّبْتُمْ
بِهِ مَا
عِنْدِي مَا
تَسْتَعْجِلُونَ
بِهِ إِنِ
الْحُكْمُ
إِلا
لِلَّهِ
يَقُصُّ الْحَقَّ
وَهُوَ
خَيْرُ
الْفَاصِلِينَ
57
Katakanlah: “Kalau sekiranya ada padaku apa (azab) yang
kamu minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu telah diselesaikan Allah
urusan yang ada antara aku dan kamu. Dan Allah lebih mengetahui tentang
orang-orang yang lalim.
قُلْ
لَوْ أَنَّ
عِنْدِي مَا
تَسْتَعْجِلُونَ
بِهِ لَقُضِيَ
الأمْرُ
بَيْنِي
وَبَيْنَكُمْ
وَاللَّهُ
أَعْلَمُ بِالظَّالِمِينَ
58
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada
yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan
dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia
mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi
dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab
yang nyata (Lohmahfuz).
وَعِنْدَهُ
مَفَاتِحُ
الْغَيْبِ
لا يَعْلَمُهَا
إِلا هُوَ
وَيَعْلَمُ
مَا فِي
الْبَرِّ
وَالْبَحْرِ
وَمَا
تَسْقُطُ
مِنْ
وَرَقَةٍ
إِلا يَعْلَمُهَا
وَلا
حَبَّةٍ فِي
ظُلُمَاتِ الأرْضِ
وَلا رَطْبٍ
وَلا
يَابِسٍ
إِلا فِي كِتَابٍ
مُبِينٍ
59
Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui
apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada
siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian
kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang
dahulu kamu kerjakan.
وَهُوَ
الَّذِي
يَتَوَفَّاكُمْ
بِاللَّيْلِ
وَيَعْلَمُ مَا
جَرَحْتُمْ
بِالنَّهَارِ
ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ
فِيهِ
لِيُقْضَى
أَجَلٌ
مُسَمًّى ثُمَّ
إِلَيْهِ
مَرْجِعُكُمْ
ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ
بِمَا
كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
60
Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua
hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga
apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan
oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan
kewajibannya.
وَهُوَ
الْقَاهِرُ
فَوْقَ
عِبَادِهِ
وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ
حَفَظَةً
حَتَّى
إِذَا جَاءَ
أَحَدَكُمُ
الْمَوْتُ
تَوَفَّتْهُ
رُسُلُنَا
وَهُمْ لا
يُفَرِّطُونَ
61
Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa
mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu)
kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat.
ثُمَّ
رُدُّوا
إِلَى
اللَّهِ
مَوْلاهُمُ
الْحَقِّ
أَلا لَهُ
الْحُكْمُ
وَهُوَ
أَسْرَعُ
الْحَاسِبِينَ
62
Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari
bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah
diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): “Sesungguhnya
jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi
orang-orang yang bersyukur.”
قُلْ
مَنْ
يُنَجِّيكُمْ
مِنْ
ظُلُمَاتِ
الْبَرِّ وَالْبَحْرِ
تَدْعُونَهُ
تَضَرُّعًا
وَخُفْيَةً
لَئِنْ
أَنْجَانَا
مِنْ هَذِهِ لَنَكُونَنَّ
مِنَ
الشَّاكِرِينَ
63
Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu
dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali
mempersekutukan-Nya.”
قُلِ
اللَّهُ
يُنَجِّيكُمْ
مِنْهَا
وَمِنْ
كُلِّ
كَرْبٍ ثُمَّ
أَنْتُمْ
تُشْرِكُونَ
64
Katakanlah: “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab
kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu
dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada
sebahagian) kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami
mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami
(nya).
قُلْ
هُوَ
الْقَادِرُ
عَلَى أَنْ
يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ
عَذَابًا
مِنْ
فَوْقِكُمْ
أَوْ مِنْ
تَحْتِ
أَرْجُلِكُمْ
أَوْ
يَلْبِسَكُمْ
شِيَعًا وَيُذِيقَ
بَعْضَكُمْ
بَأْسَ
بَعْضٍ
انْظُرْ
كَيْفَ
نُصَرِّفُ
الآيَاتِ
لَعَلَّهُمْ
يَفْقَهُونَ
65
Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal azab itu benar adanya.
Katakanlah: “Aku ini bukanlah orang yang diserahi mengurus
urusanmu”.
وَكَذَّبَ
بِهِ
قَوْمُكَ
وَهُوَ
الْحَقُّ قُلْ
لَسْتُ عَلَيْكُمْ
بِوَكِيلٍ
66
Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada
(waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui.
لِكُلِّ
نَبَإٍ
مُسْتَقَرٌّ
وَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
67
Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan
ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan
pembicaraan yang lain. Dan jika setan menjadikan kamu lupa (akan larangan
ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang lalim itu sesudah
teringat (akan larangan itu).
وَإِذَا
رَأَيْتَ
الَّذِينَ
يَخُوضُونَ
فِي
آيَاتِنَا فَأَعْرِضْ
عَنْهُمْ
حَتَّى
يَخُوضُوا
فِي حَدِيثٍ
غَيْرِهِ
وَإِمَّا
يُنْسِيَنَّكَ
الشَّيْطَانُ
فَلا
تَقْعُدْ
بَعْدَ
الذِّكْرَى
مَعَ
الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
68
Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikit pun atas orang-orang
yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah)
mengingatkan agar mereka bertakwa.
وَمَا
عَلَى
الَّذِينَ
يَتَّقُونَ
مِنْ حِسَابِهِمْ
مِنْ شَيْءٍ
وَلَكِنْ
ذِكْرَى لَعَلَّهُمْ
يَتَّقُونَ
69
Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka
sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan
dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur’an itu agar masing-masing diri
tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan
ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa’at selain daripada
Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak
akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke
dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan)
minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan
kekafiran mereka dahulu.
وَذَرِ
الَّذِينَ
اتَّخَذُوا
دِينَهُمْ لَعِبًا
وَلَهْوًا
وَغَرَّتْهُمُ
الْحَيَاةُ
الدُّنْيَا
وَذَكِّرْ
بِهِ أَنْ
تُبْسَلَ نَفْسٌ
بِمَا
كَسَبَتْ
لَيْسَ
لَهَا مِنْ دُونِ
اللَّهِ
وَلِيٌّ
وَلا
شَفِيعٌ وَإِنْ
تَعْدِلْ
كُلَّ
عَدْلٍ لا
يُؤْخَذْ مِنْهَا
أُولَئِكَ
الَّذِينَ
أُبْسِلُوا بِمَا
كَسَبُوا
لَهُمْ
شَرَابٌ
مِنْ حَمِيمٍ
وَعَذَابٌ
أَلِيمٌ
بِمَا
كَانُوا يَكْفُرُونَ
70
Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada
Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan
tidak (pula) mendatangkan kemudaratan kepada kita dan (apakah) kita akan
dikembalikan ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti
orang yang telah disesatkan oleh setan di pesawangan yang menakutkan; dalam
keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan
yang lurus (dengan mengatakan): “Marilah ikuti kami”. Katakanlah:
“Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita
disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam,
قُلْ
أَنَدْعُو
مِنْ دُونِ
اللَّهِ مَا
لا
يَنْفَعُنَا
وَلا
يَضُرُّنَا
وَنُرَدُّ
عَلَى
أَعْقَابِنَا
بَعْدَ إِذْ
هَدَانَا
اللَّهُ كَالَّذِي
اسْتَهْوَتْهُ
الشَّيَاطِينُ
فِي الأرْضِ
حَيْرَانَ
لَهُ
أَصْحَابٌ يَدْعُونَهُ
إِلَى
الْهُدَى
ائْتِنَا
قُلْ إِنَّ
هُدَى
اللَّهِ
هُوَ
الْهُدَى وَأُمِرْنَا
لِنُسْلِمَ
لِرَبِّ
الْعَالَمِينَ
71
Dan agar mendirikan sembahyang serta bertakwa kepada-Nya.”
Dan Dialah Tuhan Yang kepada-Nya-lah kamu akan dihimpunkan.
وَأَنْ
أَقِيمُوا
الصَّلاةَ
وَاتَّقُوهُ
وَهُوَ
الَّذِي إِلَيْهِ
تُحْشَرُونَ
72
Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan
benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah, lalu
terjadilah”, dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala
ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha
Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
وَهُوَ
الَّذِي
خَلَقَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضَ بِالْحَقِّ
وَيَوْمَ
يَقُولُ
كُنْ فَيَكُونُ
قَوْلُهُ
الْحَقُّ
وَلَهُ
الْمُلْكُ يَوْمَ
يُنْفَخُ
فِي
الصُّورِ
عَالِمُ الْغَيْبِ
وَالشَّهَادَةِ
وَهُوَ
الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
73
Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar:
“Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?
Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”.
وَإِذْ
قَالَ
إِبْرَاهِيمُ
لأبِيهِ
آزَرَ أَتَتَّخِذُ
أَصْنَامًا
آلِهَةً
إِنِّي
أَرَاكَ
وَقَوْمَكَ
فِي ضَلالٍ
مُبِينٍ
74
Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda
keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi, dan (Kami memperlihatkannya)
agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin.
وَكَذَلِكَ
نُرِي
إِبْرَاهِيمَ
مَلَكُوتَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
وَلِيَكُونَ
مِنَ
الْمُوقِنِينَ
75
Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang
(lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku” Tetapi tatkala bintang itu
tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam”.
فَلَمَّا
جَنَّ
عَلَيْهِ
اللَّيْلُ
رَأَى كَوْكَبًا
قَالَ هَذَا
رَبِّي
فَلَمَّا
أَفَلَ
قَالَ لا
أُحِبُّ
الآفِلِينَ
76
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata:
“Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata:
“Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku
termasuk orang-orang yang sesat”.
فَلَمَّا
رَأَى
الْقَمَرَ بَازِغًا
قَالَ هَذَا
رَبِّي فَلَمَّا
أَفَلَ
قَالَ
لَئِنْ لَمْ
يَهْدِنِي
رَبِّي
لأكُونَنَّ
مِنَ
الْقَوْمِ الضَّالِّينَ
77
Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata:
“Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”, maka tatkala matahari itu
telah terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri
dari apa yang kamu persekutukan.
فَلَمَّا
رَأَى
الشَّمْسَ
بَازِغَةً
قَالَ هَذَا
رَبِّي هَذَا
أَكْبَرُ
فَلَمَّا
أَفَلَتْ
قَالَ يَا
قَوْمِ
إِنِّي
بَرِيءٌ
مِمَّا تُشْرِكُونَ
78
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang
menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku
bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
إِنِّي
وَجَّهْتُ
وَجْهِيَ
لِلَّذِي
فَطَرَ السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضَ
حَنِيفًا
وَمَا أَنَا
مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
79
Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: “Apakah kamu
hendak membantahku tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi
petunjuk kepadaku. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan
yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Tuhanku menghendaki
sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu.
Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)?
وَحَاجَّهُ
قَوْمُهُ
قَالَ
أَتُحَاجُّونِّي
فِي اللَّهِ وَقَدْ
هَدَانِي
وَلا
أَخَافُ مَا
تُشْرِكُونَ
بِهِ إِلا
أَنْ
يَشَاءَ
رَبِّي شَيْئًا
وَسِعَ
رَبِّي
كُلَّ
شَيْءٍ
عِلْمًا
أَفَلا
تَتَذَكَّرُونَ
80
Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan
(dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan
sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujah kepadamu untuk
mempersekutukan-Nya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih
berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?”
وَكَيْفَ
أَخَافُ مَا
أَشْرَكْتُمْ
وَلا تَخَافُونَ
أَنَّكُمْ
أَشْرَكْتُمْ
بِاللَّهِ
مَا لَمْ
يُنَزِّلْ
بِهِ
عَلَيْكُمْ
سُلْطَانًا فَأَيُّ
الْفَرِيقَيْنِ
أَحَقُّ
بِالأمْنِ
إِنْ
كُنْتُمْ
تَعْلَمُونَ
81
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka
dengan kelaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan
dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
الَّذِينَ
آمَنُوا
وَلَمْ
يَلْبِسُوا
إِيمَانَهُمْ
بِظُلْمٍ
أُولَئِكَ
لَهُمُ
الأمْنُ
وَهُمْ
مُهْتَدُونَ
82
Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk
menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa
derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
وَتِلْكَ
حُجَّتُنَا
آتَيْنَاهَا
إِبْرَاهِيمَ
عَلَى قَوْمِهِ
نَرْفَعُ
دَرَجَاتٍ
مَنْ نَشَاءُ
إِنَّ
رَبَّكَ
حَكِيمٌ عَلِيمٌ
83
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada
keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu
(juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya
(Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah kami
memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik,
وَوَهَبْنَا
لَهُ
إِسْحَاقَ
وَيَعْقُوبَ
كُلا
هَدَيْنَا وَنُوحًا
هَدَيْنَا
مِنْ قَبْلُ
وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِ
دَاوُدَ
وَسُلَيْمَانَ
وَأَيُّوبَ
وَيُوسُفَ
وَمُوسَى
وَهَارُونَ
وَكَذَلِكَ
نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
84
dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang
yang saleh.
وَزَكَرِيَّا
وَيَحْيَى
وَعِيسَى
وَإِلْيَاسَ
كُلٌّ مِنَ الصَّالِحِينَ
85
dan Ismail, Alyasa, Yunus dan Lut. Masing-masingnya Kami
lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),
وَإِسْمَاعِيلَ
وَالْيَسَعَ
وَيُونُسَ وَلُوطًا
وَكُلا فَضَّلْنَا
عَلَى
الْعَالَمِينَ
86
(dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak
mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih
mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke
jalan yang lurus.
وَمِنْ
آبَائِهِمْ
وَذُرِّيَّاتِهِمْ
وَإِخْوَانِهِمْ
وَاجْتَبَيْنَاهُمْ
وَهَدَيْنَاهُمْ
إِلَى
صِرَاطٍ
مُسْتَقِيمٍ
87
Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk
kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya
mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah
mereka kerjakan.
ذَلِكَ
هُدَى
اللَّهِ
يَهْدِي
بِهِ مَنْ يَشَاءُ
مِنْ عِبَادِهِ
وَلَوْ
أَشْرَكُوا
لَحَبِطَ
عَنْهُمْ
مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
88
Mereka itulah orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka
kitab, hikmah (pemahaman agama) dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu
mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan
menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya.
أُولَئِكَ
الَّذِينَ
آتَيْنَاهُمُ
الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ
وَالنُّبُوَّةَ
فَإِنْ يَكْفُرْ
بِهَا
هَؤُلاءِ
فَقَدْ
وَكَّلْنَا بِهَا
قَوْمًا
لَيْسُوا
بِهَا
بِكَافِرِينَ
89
Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah,
maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: “Aku tidak meminta upah
kepadamu dalam menyampaikan (Al Qur’an)”. Al Qur’an itu tidak lain
hanyalah peringatan untuk segala umat.
أُولَئِكَ
الَّذِينَ
هَدَى
اللَّهُ
فَبِهُدَاهُمُ
اقْتَدِهِ
قُلْ لا
أَسْأَلُكُمْ
عَلَيْهِ أَجْرًا
إِنْ هُوَ
إِلا
ذِكْرَى لِلْعَالَمِينَ
90
Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang
semestinya di kala mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun
kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab
(Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu
jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu
perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, padahal
telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui
(nya)?” Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian
(sesudah kamu menyampaikan Al Qur’an kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main
dalam kesesatannya.
وَمَا
قَدَرُوا
اللَّهَ
حَقَّ
قَدْرِهِ إِذْ
قَالُوا مَا أَنْزَلَ
اللَّهُ
عَلَى
بَشَرٍ مِنْ
شَيْءٍ قُلْ
مَنْ
أَنْزَلَ
الْكِتَابَ
الَّذِي جَاءَ
بِهِ مُوسَى
نُورًا
وَهُدًى
لِلنَّاسِ
تَجْعَلُونَهُ
قَرَاطِيسَ
تُبْدُونَهَا
وَتُخْفُونَ
كَثِيرًا
وَعُلِّمْتُمْ
مَا لَمْ تَعْلَمُوا
أَنْتُمْ
وَلا
آبَاؤُكُمْ قُلِ
اللَّهُ
ثُمَّ
ذَرْهُمْ
فِي
خَوْضِهِمْ
يَلْعَبُونَ
91
Dan ini (Al Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang
diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu
memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan orang-orang yang di
luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat
tentu beriman kepadanya (Al Qur’an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.
وَهَذَا
كِتَابٌ
أَنْزَلْنَاهُ
مُبَارَكٌ
مُصَدِّقُ الَّذِي
بَيْنَ
يَدَيْهِ
وَلِتُنْذِرَ
أُمَّ
الْقُرَى
وَمَنْ
حَوْلَهَا
وَالَّذِينَ
يُؤْمِنُونَ
بِالآخِرَةِ
يُؤْمِنُونَ
بِهِ وَهُمْ
عَلَى
صَلاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
92
Dan siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat
kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepada
saya”, padahal tidak ada diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang
yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan
Allah”. Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang
yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat
memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”.
Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu
selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena)
kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.
وَمَنْ
أَظْلَمُ
مِمَّنِ
افْتَرَى
عَلَى اللَّهِ
كَذِبًا أَوْ
قَالَ
أُوحِيَ
إِلَيَّ وَلَمْ
يُوحَ
إِلَيْهِ
شَيْءٌ
وَمَنْ
قَالَ سَأُنْزِلُ
مِثْلَ مَا
أَنْزَلَ
اللَّهُ
وَلَوْ
تَرَى إِذِ
الظَّالِمُونَ
فِي
غَمَرَاتِ الْمَوْتِ
وَالْمَلائِكَةُ
بَاسِطُو
أَيْدِيهِمْ
أَخْرِجُوا
أَنْفُسَكُمُ
الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ
عَذَابَ
الْهُونِ
بِمَا كُنْتُمْ
تَقُولُونَ
عَلَى
اللَّهِ
غَيْرَ الْحَقِّ
وَكُنْتُمْ
عَنْ
آيَاتِهِ
تَسْتَكْبِرُونَ
93
Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri
sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di
belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami kurniakan kepadamu; dan Kami tiada
melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka itu
sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian)
antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap
(sebagai sekutu Allah).
وَلَقَدْ
جِئْتُمُونَا
فُرَادَى
كَمَا خَلَقْنَاكُمْ
أَوَّلَ
مَرَّةٍ
وَتَرَكْتُمْ
مَا خَوَّلْنَاكُمْ
وَرَاءَ
ظُهُورِكُمْ
وَمَا نَرَى مَعَكُمْ
شُفَعَاءَكُمُ
الَّذِينَ
زَعَمْتُمْ
أَنَّهُمْ
فِيكُمْ
شُرَكَاءُ
لَقَدْ تَقَطَّعَ
بَيْنَكُمْ
وَضَلَّ
عَنْكُمْ
مَا
كُنْتُمْ
تَزْعُمُونَ
94
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji
buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang
mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka
mengapa kamu masih berpaling?
إِنَّ
اللَّهَ
فَالِقُ
الْحَبِّ
وَالنَّوَى
يُخْرِجُ الْحَيَّ
مِنَ
الْمَيِّتِ
وَمُخْرِجُ
الْمَيِّتِ
مِنَ
الْحَيِّ
ذَلِكُمُ
اللَّهُ فَأَنَّى
تُؤْفَكُونَ
95
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat,
dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah
Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
فَالِقُ
الإصْبَاحِ
وَجَعَلَ
اللَّيْلَ سَكَنًا
وَالشَّمْسَ
وَالْقَمَرَ
حُسْبَانًا
ذَلِكَ
تَقْدِيرُ
الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
96
Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu
menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya
Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang
mengetahui.
وَهُوَ
الَّذِي
جَعَلَ
لَكُمُ
النُّجُومَ
لِتَهْتَدُوا
بِهَا فِي
ظُلُمَاتِ
الْبَرِّ
وَالْبَحْرِ
قَدْ
فَصَّلْنَا
الآيَاتِ
لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
97
Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka
(bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami
jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui.
وَهُوَ
الَّذِي
أَنْشَأَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ
فَمُسْتَقَرٌّ
وَمُسْتَوْدَعٌ
قَدْ فَصَّلْنَا
الآيَاتِ
لِقَوْمٍ يَفْقَهُونَ
98
Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami
tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan
dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman
yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai
tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan
pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah
buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi
orang-orang yang beriman.
وَهُوَ
الَّذِي
أَنْزَلَ
مِنَ
السَّمَاءِ مَاءً
فَأَخْرَجْنَا
بِهِ
نَبَاتَ
كُلِّ
شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا
مِنْهُ
خَضِرًا
نُخْرِجُ مِنْهُ
حَبًّا
مُتَرَاكِبًا
وَمِنَ
النَّخْلِ
مِنْ
طَلْعِهَا
قِنْوَانٌ
دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ
مِنْ
أَعْنَابٍ
وَالزَّيْتُونَ
وَالرُّمَّانَ
مُشْتَبِهًا
وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ
انْظُرُوا
إِلَى
ثَمَرِهِ إِذَا
أَثْمَرَ
وَيَنْعِهِ
إِنَّ فِي ذَلِكُمْ
لآيَاتٍ
لِقَوْمٍ
يُؤْمِنُونَ
99
Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi
Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong
(dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan
perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha
Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.
وَجَعَلُوا
لِلَّهِ
شُرَكَاءَ
الْجِنَّ وَخَلَقَهُمْ
وَخَرَقُوا
لَهُ
بَنِينَ
وَبَنَاتٍ
بِغَيْرِ
عِلْمٍ
سُبْحَانَهُ
وَتَعَالَى
عَمَّا يَصِفُونَ
100
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak
padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia
mengetahui segala sesuatu.
بَدِيعُ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
أَنَّى يَكُونُ
لَهُ وَلَدٌ
وَلَمْ
تَكُنْ لَهُ
صَاحِبَةٌ
وَخَلَقَ
كُلَّ
شَيْءٍ
وَهُوَ
بِكُلِّ
شَيْءٍ عَلِيمٌ
101
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan
kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala
sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.
ذَلِكُمُ
اللَّهُ
رَبُّكُمْ
لا إِلَهَ
إِلا هُوَ
خَالِقُ كُلِّ
شَيْءٍ
فَاعْبُدُوهُ
وَهُوَ
عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ
وَكِيلٌ
102
Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat
melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha
Mengetahui.
لا
تُدْرِكُهُ
الأبْصَارُ
وَهُوَ
يُدْرِكُ الأبْصَارَ
وَهُوَ
اللَّطِيفُ
الْخَبِيرُ
103
Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang;
maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya
sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya
kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu).
قَدْ
جَاءَكُمْ
بَصَائِرُ
مِنْ
رَبِّكُمْ فَمَنْ
أَبْصَرَ
فَلِنَفْسِهِ
وَمَنْ
عَمِيَ فَعَلَيْهَا
وَمَا أَنَا
عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ
104
Demikianlah kami mengulang-ulangi ayat-ayat Kami supaya
(orang-orang yang beriman mendapat petunjuk) dan yang mengakibatkan
orang-orang musyrik mengatakan: “Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu
(dari Ahli Kitab)”, dan supaya Kami menjelaskan Al Qur’an itu kepada
orang-orang yang mengetahui.
وَكَذَلِكَ
نُصَرِّفُ
الآيَاتِ
وَلِيَقُولُوا
دَرَسْتَ وَلِنُبَيِّنَهُ
لِقَوْمٍ
يَعْلَمُونَ
105
Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak
ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.
اتَّبِعْ
مَا أُوحِيَ
إِلَيْكَ
مِنْ رَبِّكَ
لا إِلَهَ إِلا
هُوَ
وَأَعْرِضْ
عَنِ
الْمُشْرِكِينَ
106
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak
mempersekutukan (Nya). Dan Kami tidak menjadikan kamu pemelihara bagi mereka;
dan kamu sekali-kali bukanlah pemelihara bagi mereka.
وَلَوْ
شَاءَ
اللَّهُ مَا
أَشْرَكُوا
وَمَا
جَعَلْنَاكَ
عَلَيْهِمْ
حَفِيظًا
وَمَا
أَنْتَ
عَلَيْهِمْ
بِوَكِيلٍ
107
Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah
selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas
tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik
pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia
memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
وَلا
تَسُبُّوا
الَّذِينَ
يَدْعُونَ
مِنْ دُونِ
اللَّهِ فَيَسُبُّوا
اللَّهَ
عَدْوًا
بِغَيْرِ عِلْمٍ
كَذَلِكَ
زَيَّنَّا
لِكُلِّ
أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ
ثُمَّ إِلَى
رَبِّهِمْ
مَرْجِعُهُمْ
فَيُنَبِّئُهُمْ
بِمَا
كَانُوا يَعْمَلُونَ
108
Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan,
bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mukjizat pastilah mereka
beriman kepada-Nya. Katakanlah: “Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu
hanya berada di sisi Allah”. Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa
apabila mukjizat datang mereka tidak akan beriman.
وَأَقْسَمُوا
بِاللَّهِ
جَهْدَ
أَيْمَانِهِمْ
لَئِنْ جَاءَتْهُمْ
آيَةٌ
لَيُؤْمِنُنَّ
بِهَا قُلْ
إِنَّمَا
الآيَاتُ
عِنْدَ
اللَّهِ وَمَا
يُشْعِرُكُمْ
أَنَّهَا
إِذَا جَاءَتْ
لا
يُؤْمِنُونَ
109
Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka
seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur’an) pada permulaannya,
dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.
وَنُقَلِّبُ
أَفْئِدَتَهُمْ
وَأَبْصَارَهُمْ
كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا
بِهِ
أَوَّلَ
مَرَّةٍ
وَنَذَرُهُمْ
فِي
طُغْيَانِهِمْ
يَعْمَهُونَ
110
Kalau sekiranya Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan
orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula)
segala sesuatu ke hadapan mereka niscaya mereka tidak (juga) akan beriman,
kecuali jika Allah menghendaki, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
وَلَوْ
أَنَّنَا
نَزَّلْنَا
إِلَيْهِمُ
الْمَلائِكَةَ
وَكَلَّمَهُمُ
الْمَوْتَى
وَحَشَرْنَا
عَلَيْهِمْ
كُلَّ
شَيْءٍ
قُبُلا مَا
كَانُوا لِيُؤْمِنُوا
إِلا أَنْ
يَشَاءَ
اللَّهُ وَلَكِنَّ
أَكْثَرَهُمْ
يَجْهَلُونَ
111
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh,
yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka
membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah
untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak
mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
وَكَذَلِكَ
جَعَلْنَا
لِكُلِّ
نَبِيٍّ
عَدُوًّا شَيَاطِينَ
الإنْسِ
وَالْجِنِّ
يُوحِي بَعْضُهُمْ
إِلَى
بَعْضٍ
زُخْرُفَ
الْقَوْلِ غُرُورًا
وَلَوْ
شَاءَ
رَبُّكَ مَا
فَعَلُوهُ
فَذَرْهُمْ
وَمَا يَفْتَرُونَ
112
Dan (juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada
kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang
kepadanya dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (setan) kerjakan.
وَلِتَصْغَى
إِلَيْهِ
أَفْئِدَةُ
الَّذِينَ
لا يُؤْمِنُونَ
بِالآخِرَةِ
وَلِيَرْضَوْهُ
وَلِيَقْتَرِفُوا
مَا هُمْ مُقْتَرِفُونَ
113
Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal
Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan terperinci?
Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui
bahwa Al Qur’an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah
kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.
أَفَغَيْرَ
اللَّهِ
أَبْتَغِي
حَكَمًا وَهُوَ
الَّذِي أَنْزَلَ
إِلَيْكُمُ
الْكِتَابَ
مُفَصَّلا
وَالَّذِينَ
آتَيْنَاهُمُ
الْكِتَابَ يَعْلَمُونَ
أَنَّهُ
مُنَزَّلٌ
مِنْ رَبِّكَ
بِالْحَقِّ
فَلا
تَكُونَنَّ
مِنَ الْمُمْتَرِينَ
114
Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an, sebagai kalimat
yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya
dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
وَتَمَّتْ
كَلِمَةُ
رَبِّكَ
صِدْقًا
وَعَدْلا لا مُبَدِّلَ
لِكَلِمَاتِهِ
وَهُوَ
السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
115
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi
ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain
hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah
berdusta (terhadap Allah).
وَإِنْ
تُطِعْ
أَكْثَرَ
مَنْ فِي
الأرْضِ يُضِلُّوكَ
عَنْ
سَبِيلِ
اللَّهِ
إِنْ
يَتَّبِعُونَ
إِلا
الظَّنَّ
وَإِنْ هُمْ
إِلا يَخْرُصُونَ
116
Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang
orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang
orang-orang yang mendapat petunjuk.
إِنَّ
رَبَّكَ
هُوَ
أَعْلَمُ
مَنْ
يَضِلُّ عَنْ
سَبِيلِهِ
وَهُوَ
أَعْلَمُ
بِالْمُهْتَدِينَ
117
Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama
Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
فَكُلُوا
مِمَّا
ذُكِرَ
اسْمُ
اللَّهِ عَلَيْهِ
إِنْ كُنْتُمْ
بِآيَاتِهِ
مُؤْمِنِينَ
118
Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal)
yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah
telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa
yang terpaksa kamu memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia)
benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa
pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang
yang melampaui batas.
وَمَا
لَكُمْ أَلا
تَأْكُلُوا
مِمَّا
ذُكِرَ
اسْمُ اللَّهِ
عَلَيْهِ
وَقَدْ
فَصَّلَ
لَكُمْ مَا
حَرَّمَ
عَلَيْكُمْ
إِلا مَا اضْطُرِرْتُمْ
إِلَيْهِ
وَإِنَّ
كَثِيرًا
لَيُضِلُّونَ
بِأَهْوَائِهِمْ
بِغَيْرِ عِلْمٍ
إِنَّ
رَبَّكَ
هُوَ
أَعْلَمُ
بِالْمُعْتَدِينَ
119
Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi.
Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan
(pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.
وَذَرُوا
ظَاهِرَ
الإثْمِ
وَبَاطِنَهُ
إِنَّ
الَّذِينَ يَكْسِبُونَ
الإثْمَ
سَيُجْزَوْنَ
بِمَا كَانُوا
يَقْتَرِفُونَ
120
Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut
nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu
adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya setan itu membisikkan kepada
kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka,
sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik.
وَلا
تَأْكُلُوا
مِمَّا لَمْ
يُذْكَرِ
اسْمُ
اللَّهِ عَلَيْهِ
وَإِنَّهُ
لَفِسْقٌ
وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ
لَيُوحُونَ
إِلَى أَوْلِيَائِهِمْ
لِيُجَادِلُوكُمْ
وَإِنْ
أَطَعْتُمُوهُمْ
إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ
121
Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan
Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat
berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang
keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar
daripadanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa
yang telah mereka kerjakan.
أَوَمَنْ
كَانَ
مَيْتًا
فَأَحْيَيْنَاهُ
وَجَعَلْنَا
لَهُ نُورًا
يَمْشِي
بِهِ فِي
النَّاسِ
كَمَنْ
مَثَلُهُ
فِي
الظُّلُمَاتِ
لَيْسَ بِخَارِجٍ
مِنْهَا
كَذَلِكَ
زُيِّنَ
لِلْكَافِرِينَ
مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
122
Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri
penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri
itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka
tidak menyadarinya.
وَكَذَلِكَ
جَعَلْنَا
فِي كُلِّ
قَرْيَةٍ أَكَابِرَ
مُجْرِمِيهَا
لِيَمْكُرُوا
فِيهَا
وَمَا
يَمْكُرُونَ
إِلا بِأَنْفُسِهِمْ
وَمَا يَشْعُرُونَ
123
Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata:
“Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan
apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah”. Allah lebih
mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa,
nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan
mereka selalu membuat tipu daya.
وَإِذَا
جَاءَتْهُمْ
آيَةٌ
قَالُوا
لَنْ نُؤْمِنَ
حَتَّى نُؤْتَى
مِثْلَ مَا
أُوتِيَ
رُسُلُ
اللَّهِ
اللَّهُ
أَعْلَمُ
حَيْثُ
يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ
سَيُصِيبُ
الَّذِينَ
أَجْرَمُوا
صَغَارٌ
عِنْدَ
اللَّهِ
وَعَذَابٌ شَدِيدٌ
بِمَا
كَانُوا
يَمْكُرُونَ
124
Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya
petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan
barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan
dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah
Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
فَمَنْ
يُرِدِ
اللَّهُ
أَنْ
يَهدِيَهُ
يَشْرَحْ
صَدْرَهُ لِلإسْلامِ
وَمَنْ
يُرِدْ أَنْ
يُضِلَّهُ يَجْعَلْ
صَدْرَهُ
ضَيِّقًا
حَرَجًا كَأَنَّمَا
يَصَّعَّدُ
فِي السَّمَاءِ
كَذَلِكَ
يَجْعَلُ
اللَّهُ
الرِّجْسَ
عَلَى الَّذِينَ
لا
يُؤْمِنُونَ
125
Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami
telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil
pelajaran.
وَهَذَا
صِرَاطُ
رَبِّكَ
مُسْتَقِيمًا
قَدْ
فَصَّلْنَا الآيَاتِ
لِقَوْمٍ
يَذَّكَّرُونَ
126
Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Tuhannya
dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka
kerjakan.
لَهُمْ
دَارُ السَّلامِ
عِنْدَ
رَبِّهِمْ
وَهُوَ وَلِيُّهُمْ
بِمَا
كَانُوا
يَعْمَلُونَ
127
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka
semuanya, (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin (setan), sesungguhnya
kamu telah banyak (menyesatkan) manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan
mereka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian
daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami
telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah
berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di
dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya
Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
وَيَوْمَ
يَحْشُرُهُمْ
جَمِيعًا
يَا مَعْشَرَ
الْجِنِّ قَدِ
اسْتَكْثَرْتُمْ
مِنَ
الإنْسِ
وَقَالَ
أَوْلِيَاؤُهُمْ
مِنَ
الإنْسِ
رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ
بَعْضُنَا
بِبَعْضٍ
وَبَلَغْنَا
أَجَلَنَا
الَّذِي
أَجَّلْتَ
لَنَا قَالَ
النَّارُ
مَثْوَاكُمْ
خَالِدِينَ
فِيهَا إِلا
مَا شَاءَ
اللَّهُ
إِنَّ رَبَّكَ
حَكِيمٌ
عَلِيمٌ
128
Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang lalim
itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka
usahakan.
وَكَذَلِكَ
نُوَلِّي
بَعْضَ
الظَّالِمِينَ
بَعْضًا
بِمَا كَانُوا
يَكْسِبُونَ
129
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu
rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat
Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini?
Mereka berkata: “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”, kehidupan
dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri,
bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.
يَا
مَعْشَرَ
الْجِنِّ
وَالإنْسِ
أَلَمْ يَأْتِكُمْ
رُسُلٌ
مِنْكُمْ
يَقُصُّونَ
عَلَيْكُمْ
آيَاتِي
وَيُنْذِرُونَكُمْ
لِقَاءَ يَوْمِكُمْ
هَذَا
قَالُوا
شَهِدْنَا
عَلَى
أَنْفُسِنَا
وَغَرَّتْهُمُ
الْحَيَاةُ الدُّنْيَا
وَشَهِدُوا
عَلَى
أَنْفُسِهِمْ
أَنَّهُمْ
كَانُوا كَافِرِينَ
130
Yang demikian itu adalah karena Tuhanmu tidaklah membinasakan
kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah.
ذَلِكَ
أَنْ لَمْ
يَكُنْ
رَبُّكَ
مُهْلِكَ الْقُرَى
بِظُلْمٍ
وَأَهْلُهَا
غَافِلُونَ
131
Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang)
dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka
kerjakan.
وَلِكُلٍّ
دَرَجَاتٌ
مِمَّا
عَمِلُوا
وَمَا
رَبُّكَ بِغَافِلٍ
عَمَّا
يَعْمَلُونَ
132
Dan Tuhanmu Maha Kaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia
menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang
dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu
dari keturunan orang-orang lain.
وَرَبُّكَ
الْغَنِيُّ
ذُو
الرَّحْمَةِ
إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ
وَيَسْتَخْلِفْ
مِنْ بَعْدِكُمْ
مَا يَشَاءُ
كَمَا
أَنْشَأَكُمْ
مِنْ ذُرِّيَّةِ
قَوْمٍ
آخَرِينَ
133
Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu
sekali-kali tidak sanggup menolaknya.
إِنَّ
مَا
تُوعَدُونَ
لآتٍ وَمَا
أَنْتُمْ بِمُعْجِزِينَ
134
Katakanlah: “Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu,
sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di
antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.
Sesungguhnya, orang-orang yang lalim itu tidak akan mendapat keberuntungan.
قُلْ
يَا قَوْمِ
اعْمَلُوا
عَلَى
مَكَانَتِكُمْ
إِنِّي عَامِلٌ
فَسَوْفَ
تَعْلَمُونَ
مَنْ تَكُونُ
لَهُ
عَاقِبَةُ
الدَّارِ
إِنَّهُ لا يُفْلِحُ
الظَّالِمُونَ
135
Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bahagian dari tanaman
dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan
persangkaan mereka: “Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala
kami”. Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka
tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah,
maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan
mereka itu.
وَجَعَلُوا
لِلَّهِ
مِمَّا
ذَرَأَ مِنَ
الْحَرْثِ وَالأنْعَامِ
نَصِيبًا فَقَالُوا
هَذَا
لِلَّهِ
بِزَعْمِهِمْ
وَهَذَا لِشُرَكَائِنَا
فَمَا كَانَ
لِشُرَكَائِهِمْ
فَلا يَصِلُ
إِلَى
اللَّهِ
وَمَا كَانَ لِلَّهِ
فَهُوَ
يَصِلُ
إِلَى
شُرَكَائِهِمْ
سَاءَ مَا
يَحْكُمُونَ
136
Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadikan
kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh
anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka
agamanya. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya,
maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.
وَكَذَلِكَ
زَيَّنَ
لِكَثِيرٍ
مِنَ الْمُشْرِكِينَ
قَتْلَ
أَوْلادِهِمْ
شُرَكَاؤُهُمْ
لِيُرْدُوهُمْ
وَلِيَلْبِسُوا
عَلَيْهِمْ دِينَهُمْ
وَلَوْ
شَاءَ
اللَّهُ مَا
فَعَلُوهُ
فَذَرْهُمْ
وَمَا يَفْتَرُونَ
137
Dan mereka mengatakan: “Inilah binatang ternak dan tanaman
yang dilarang; tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami
kehendaki” menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang
diharamkan menungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama
Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat-buat kedustaan terhadap
Allah. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap apa yang selalu mereka
ada-adakan.
وَقَالُوا
هَذِهِ
أَنْعَامٌ
وَحَرْثٌ
حِجْرٌ لا يَطْعَمُهَا
إِلا مَنْ
نَشَاءُ
بِزَعْمِهِمْ
وَأَنْعَامٌ
حُرِّمَتْ
ظُهُورُهَا وَأَنْعَامٌ
لا
يَذْكُرُونَ
اسْمَ
اللَّهِ
عَلَيْهَا
افْتِرَاءً
عَلَيْهِ سَيَجْزِيهِمْ
بِمَا
كَانُوا
يَفْتَرُونَ
138
Dan mereka mengatakan: “Apa yang dalam perut binatang ternak
ini adalah khusus untuk pria kami dan diharamkan atas wanita kami,” dan
jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama
boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka.
Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
وَقَالُوا
مَا فِي
بُطُونِ
هَذِهِ
الأنْعَامِ
خَالِصَةٌ لِذُكُورِنَا
وَمُحَرَّمٌ
عَلَى
أَزْوَاجِنَا
وَإِنْ
يَكُنْ
مَيْتَةً
فَهُمْ فِيهِ
شُرَكَاءُ
سَيَجْزِيهِمْ
وَصْفَهُمْ
إِنَّهُ
حَكِيمٌ
عَلِيمٌ
139
Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena
kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah
rezekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah.
Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
قَدْ
خَسِرَ
الَّذِينَ
قَتَلُوا
أَوْلادَهُمْ
سَفَهًا بِغَيْرِ
عِلْمٍ
وَحَرَّمُوا
مَا رَزَقَهُمُ
اللَّهُ
افْتِرَاءً
عَلَى
اللَّهِ قَدْ
ضَلُّوا
وَمَا
كَانُوا
مُهْتَدِينَ
140
Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang
tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya,
zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama
(rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah,
dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan
zakatnya); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.
وَهُوَ
الَّذِي
أَنْشَأَ
جَنَّاتٍ
مَعْرُوشَاتٍ
وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ
وَالنَّخْلَ
وَالزَّرْعَ
مُخْتَلِفًا
أُكُلُهُ
وَالزَّيْتُونَ
وَالرُّمَّانَ
مُتَشَابِهًا
وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ
كُلُوا مِنْ
ثَمَرِهِ
إِذَا أَثْمَرَ
وَآتُوا
حَقَّهُ
يَوْمَ
حَصَادِهِ
وَلا
تُسْرِفُوا
إِنَّهُ لا
يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
141
Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk
pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah
diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan.
Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu,
وَمِنَ
الأنْعَامِ
حَمُولَةً
وَفَرْشًا كُلُوا
مِمَّا رَزَقَكُمُ
اللَّهُ
وَلا
تَتَّبِعُوا
خُطُوَاتِ
الشَّيْطَانِ
إِنَّهُ
لَكُمْ عَدُوٌّ
مُبِينٌ
142
(yaitu) delapan binatang yang berpasangan, sepasang dari domba
dan sepasang dari kambing. Katakanlah: “Apakah dua yang jantan yang
diharamkan Allah ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan
dua betinanya?” Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan jika
kamu memang orang-orang yang benar,
ثَمَانِيَةَ
أَزْوَاجٍ
مِنَ
الضَّأْنِ
اثْنَيْنِ
وَمِنَ الْمَعْزِ
اثْنَيْنِ
قُلْ
آلذَّكَرَيْنِ
حَرَّمَ
أَمِ
الأنْثَيَيْنِ
أَمَّا اشْتَمَلَتْ
عَلَيْهِ
أَرْحَامُ
الأنْثَيَيْنِ
نَبِّئُونِي
بِعِلْمٍ
إِنْ كُنْتُمْ
صَادِقِينَ
143
dan sepasang dari unta dan sepasang dari lembu. Katakanlah:
“Apakah dua yang jantan yang diharamkan ataukah dua yang betina, ataukah
yang ada dalam kandungan dua betinanya. Apakah kamu menyaksikan di waktu
Allah menetapkan ini bagimu? Maka siapakah yang lebih lalim daripada orang-orang
yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa
pengetahuan?” Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang lalim.
وَمِنَ
الإبِلِ
اثْنَيْنِ
وَمِنَ
الْبَقَرِ
اثْنَيْنِ قُلْ
آلذَّكَرَيْنِ
حَرَّمَ
أَمِ
الأنْثَيَيْنِ
أَمَّا
اشْتَمَلَتْ
عَلَيْهِ أَرْحَامُ
الأنْثَيَيْنِ
أَمْ
كُنْتُمْ شُهَدَاءَ
إِذْ
وَصَّاكُمُ
اللَّهُ
بِهَذَا فَمَنْ
أَظْلَمُ
مِمَّنِ
افْتَرَى
عَلَى اللَّهِ
كَذِبًا
لِيُضِلَّ
النَّاسَ بِغَيْرِ
عِلْمٍ
إِنَّ
اللَّهَ لا
يَهْدِي الْقَوْمَ
الظَّالِمِينَ
144
Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang
diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak
memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau
daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang
disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa
sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka
sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
قُلْ
لا أَجِدُ
فِي مَا
أُوحِيَ
إِلَيَّ
مُحَرَّمًا عَلَى
طَاعِمٍ
يَطْعَمُهُ
إِلا أَنْ
يَكُونَ
مَيْتَةً
أَوْ دَمًا
مَسْفُوحًا
أَوْ لَحْمَ
خِنْزِيرٍ
فَإِنَّهُ
رِجْسٌ أَوْ
فِسْقًا
أُهِلَّ
لِغَيْرِ
اللَّهِ
بِهِ فَمَنِ
اضْطُرَّ
غَيْرَ
بَاغٍ وَلا
عَادٍ فَإِنَّ
رَبَّكَ
غَفُورٌ رَحِيمٌ
145
Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang
yang berkuku; dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari
kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang
di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami
hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha
Benar.
وَعَلَى
الَّذِينَ
هَادُوا
حَرَّمْنَا
كُلَّ ذِي
ظُفُرٍ وَمِنَ
الْبَقَرِ
وَالْغَنَمِ
حَرَّمْنَا
عَلَيْهِمْ
شُحُومَهُمَا
إِلا مَا حَمَلَتْ
ظُهُورُهُمَا
أَوِ
الْحَوَايَا
أَوْ مَا اخْتَلَطَ
بِعَظْمٍ
ذَلِكَ جَزَيْنَاهُمْ
بِبَغْيِهِمْ
وَإِنَّا لَصَادِقُونَ
146
Maka jika mereka mendustakan kamu katakanlah: “Tuhanmu
mempunyai rahmat yang luas; dan siksanya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa”.
فَإِنْ
كَذَّبُوكَ
فَقُلْ
رَبُّكُمْ
ذُو رَحْمَةٍ
وَاسِعَةٍ
وَلا
يُرَدُّ
بَأْسُهُ
عَنِ الْقَوْمِ
الْمُجْرِمِينَ
147
Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan, akan mengatakan:
“Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya
dan tidak (pula) kami mengharamkan barang sesuatu apa pun”. Demikian
pulalah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sampai
mereka merasakan siksaan Kami. Katakanlah: “Adakah kamu mempunyai
sesuatu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada Kami?”
Kamu tidak mengikuti kecuali persangkaan belaka, dan kamu tidak lain hanya
berdusta.
سَيَقُولُ
الَّذِينَ
أَشْرَكُوا
لَوْ شَاءَ
اللَّهُ مَا أَشْرَكْنَا
وَلا
آبَاؤُنَا
وَلا
حَرَّمْنَا
مِنْ شَيْءٍ
كَذَلِكَ
كَذَّبَ الَّذِينَ
مِنْ
قَبْلِهِمْ
حَتَّى
ذَاقُوا
بَأْسَنَا
قُلْ هَلْ
عِنْدَكُمْ
مِنْ عِلْمٍ
فَتُخْرِجُوهُ
لَنَا إِنْ
تَتَّبِعُونَ
إِلا
الظَّنَّ
وَإِنْ
أَنْتُمْ
إِلا تَخْرُصُونَ
148
Katakanlah: “Allah mempunyai hujah yang jelas lagi kuat;
maka jika Dia menghendaki, pasti Dia memberi petunjuk kepada kamu
semuanya”.
قُلْ
فَلِلَّهِ
الْحُجَّةُ
الْبَالِغَةُ
فَلَوْ
شَاءَ لَهَدَاكُمْ
أَجْمَعِينَ
149
Katakanlah: “Bawalah ke mari saksi-saksi kamu yang dapat
mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu)
haramkan ini.” Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut
(pula) menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu
orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak
beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Tuhan mereka.
قُلْ
هَلُمَّ
شُهَدَاءَكُمُ
الَّذِينَ
يَشْهَدُونَ
أَنَّ اللَّهَ
حَرَّمَ
هَذَا
فَإِنْ
شَهِدُوا فَلا
تَشْهَدْ
مَعَهُمْ
وَلا
تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ
الَّذِينَ
كَذَّبُوا
بِآيَاتِنَا
وَالَّذِينَ
لا
يُؤْمِنُونَ
بِالآخِرَةِ
وَهُمْ
بِرَبِّهِمْ
يَعْدِلُونَ
150
Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas
kamu oleh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia,
berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh
anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan
kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji,
baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu
membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu
(sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu
kepadamu supaya kamu memahami (nya).
قُلْ
تَعَالَوْا
أَتْلُ مَا
حَرَّمَ
رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ
أَلا
تُشْرِكُوا
بِهِ
شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ
إِحْسَانًا
وَلا تَقْتُلُوا
أَوْلادَكُمْ
مِنْ
إِمْلاقٍ نَحْنُ
نَرْزُقُكُمْ
وَإِيَّاهُمْ
وَلا تَقْرَبُوا
الْفَوَاحِشَ
مَا ظَهَرَ
مِنْهَا
وَمَا
بَطَنَ وَلا
تَقْتُلُوا النَّفْسَ
الَّتِي حَرَّمَ
اللَّهُ
إِلا
بِالْحَقِّ
ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ
بِهِ لَعَلَّكُمْ
تَعْقِلُونَ
151
Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara
yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran
dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang
melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah
kamu berlaku adil kendati pun dia adalah kerabat (mu), dan penuhilah janji
Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat,
وَلا
تَقْرَبُوا
مَالَ
الْيَتِيمِ
إِلا بِالَّتِي
هِيَ أَحْسَنُ
حَتَّى
يَبْلُغَ
أَشُدَّهُ
وَأَوْفُوا
الْكَيْلَ
وَالْمِيزَانَ
بِالْقِسْطِ
لا
نُكَلِّفُ
نَفْسًا
إِلا وُسْعَهَا
وَإِذَا
قُلْتُمْ
فَاعْدِلُوا
وَلَوْ كَانَ
ذَا قُرْبَى
وَبِعَهْدِ
اللَّهِ
أَوْفُوا
ذَلِكُمْ
وَصَّاكُمْ
بِهِ لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُونَ
152
dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang
lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain),
karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian
itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.
وَأَنَّ
هَذَا
صِرَاطِي
مُسْتَقِيمًا
فَاتَّبِعُوهُ
وَلا تَتَّبِعُوا
السُّبُلَ
فَتَفَرَّقَ
بِكُمْ عَنْ
سَبِيلِهِ
ذَلِكُمْ
وَصَّاكُمْ
بِهِ لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُونَ
153
Kemudian Kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa
untuk menyempurnakan (ni’mat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, dan
untuk menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka
beriman (bahwa) mereka akan menemui Tuhan mereka.
ثُمَّ
آتَيْنَا
مُوسَى
الْكِتَابَ
تَمَامًا
عَلَى الَّذِي
أَحْسَنَ
وَتَفْصِيلا
لِكُلِّ شَيْءٍ
وَهُدًى
وَرَحْمَةً
لَعَلَّهُمْ
بِلِقَاءِ
رَبِّهِمْ
يُؤْمِنُونَ
154
Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang
diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat,
وَهَذَا
كِتَابٌ
أَنْزَلْنَاهُ
مُبَارَكٌ
فَاتَّبِعُوهُ
وَاتَّقُوا
لَعَلَّكُمْ
تُرْحَمُونَ
155
(Kami turunkan Al Qur’an itu) agar kamu (tidak) mengatakan:
Bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja sebelum kami, dan
sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca.”
أَنْ
تَقُولُوا
إِنَّمَا
أُنْزِلَ
الْكِتَابُ
عَلَى طَائِفَتَيْنِ
مِنْ
قَبْلِنَا
وَإِنْ كُنَّا
عَنْ
دِرَاسَتِهِمْ
لَغَافِلِينَ
156
Atau agar kamu (tidak) mengatakan: “Sesungguhnya jika kitab
itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari
mereka.” Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata
dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat. Maka siapakah yang lebih zalim daripada
orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya? Kelak Kami
akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami
dengan siksaan yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling.
أَوْ
تَقُولُوا
لَوْ أَنَّا
أُنْزِلَ
عَلَيْنَا الْكِتَابُ
لَكُنَّا
أَهْدَى
مِنْهُمْ فَقَدْ
جَاءَكُمْ
بَيِّنَةٌ
مِنْ
رَبِّكُمْ وَهُدًى
وَرَحْمَةٌ
فَمَنْ
أَظْلَمُ
مِمَّنْ
كَذَّبَ
بِآيَاتِ
اللَّهِ
وَصَدَفَ عَنْهَا
سَنَجْزِي
الَّذِينَ يَصْدِفُونَ
عَنْ
آيَاتِنَا
سُوءَ
الْعَذَابِ
بِمَا كَانُوا
يَصْدِفُونَ
157
Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat
kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau kedatangan Tuhanmu atau
kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian
tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya
sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan
kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya
kami pun menunggu (pula).”
هَلْ
يَنْظُرُونَ
إِلا أَنْ
تَأْتِيَهُمُ
الْمَلائِكَةُ
أَوْ
يَأْتِيَ
رَبُّكَ
أَوْ
يَأْتِيَ
بَعْضُ
آيَاتِ
رَبِّكَ
يَوْمَ
يَأْتِي
بَعْضُ آيَاتِ
رَبِّكَ لا
يَنْفَعُ
نَفْسًا
إِيمَانُهَا
لَمْ تَكُنْ
آمَنَتْ
مِنْ قَبْلُ أَوْ
كَسَبَتْ
فِي
إِيمَانِهَا
خَيْرًا قُلِ
انْتَظِرُوا
إِنَّا مُنْتَظِرُونَ
158
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka
(terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu
terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah,
kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka
perbuat.
إِنَّ
الَّذِينَ
فَرَّقُوا
دِينَهُمْ
وَكَانُوا شِيَعًا
لَسْتَ
مِنْهُمْ
فِي شَيْءٍ
إِنَّمَا
أَمْرُهُمْ
إِلَى
اللَّهِ
ثُمَّ
يُنَبِّئُهُمْ
بِمَا
كَانُوا
يَفْعَلُونَ
159
Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh
kali lipat amalnya; dan barang siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka
dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang
mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan).
مَنْ
جَاءَ
بِالْحَسَنَةِ
فَلَهُ
عَشْرُ أَمْثَالِهَا
وَمَنْ
جَاءَ
بِالسَّيِّئَةِ
فَلا يُجْزَى
إِلا
مِثْلَهَا
وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ
160
Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku
kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus;
dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”.
قُلْ
إِنَّنِي
هَدَانِي
رَبِّي
إِلَى صِرَاطٍ
مُسْتَقِيمٍ
دِينًا
قِيَمًا
مِلَّةَ
إِبْرَاهِيمَ
حَنِيفًا
وَمَا كَانَ
مِنَ الْمُشْرِكِينَ
161
Katakanlah: “Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku
hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,
قُلْ
إِنَّ
صَلاتِي
وَنُسُكِي
وَمَحْيَايَ
وَمَمَاتِي لِلَّهِ
رَبِّ
الْعَالَمِينَ
162
tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan
kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada
Allah)”.
لا
شَرِيكَ
لَهُ
وَبِذَلِكَ
أُمِرْتُ
وَأَنَا
أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
163
Katakanlah: “Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah,
padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu. Dan tidaklah seorang membuat
dosa melainkan kemudaratannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang
yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah
kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu
perselisihkan”.
قُلْ
أَغَيْرَ
اللَّهِ
أَبْغِي
رَبًّا وَهُوَ
رَبُّ كُلِّ
شَيْءٍ وَلا
تَكْسِبُ
كُلُّ
نَفْسٍ إِلا
عَلَيْهَا
وَلا تَزِرُ
وَازِرَةٌ وِزْرَ
أُخْرَى
ثُمَّ إِلَى
رَبِّكُمْ
مَرْجِعُكُمْ
فَيُنَبِّئُكُمْ
بِمَا
كُنْتُمْ فِيهِ
تَخْتَلِفُونَ
164
Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan
Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat,
untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu
amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
وَهُوَ
الَّذِي
جَعَلَكُمْ
خَلائِفَ
الأرْضِ
وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ
فَوْقَ
بَعْضٍ
دَرَجَاتٍ
لِيَبْلُوَكُمْ
فِي مَا
آتَاكُمْ
إِنَّ
رَبَّكَ سَرِيعُ
الْعِقَابِ
وَإِنَّهُ
لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
165

Penutup Surat Al An’am

Dalam surat Al An’aam Allah menjelaskan keesaaan dan kesempurnaan
sifat-sifat-Nya, menyatakan kebatalan kepercayaan orang-orang musyrik dengan
bantahan-bantahan yang logis dan mudah diterima oleh akal. Hukuman yang berat
akan dijatuhkan atas mereka yang berkepala batu menolak kebenaran.

HUBUNGAN SURAT AL AN’AAM DENGAN SURAT AL A’RAAF

1. Kedua
surat tersebut termasuk di antara 7 surat yang panjang (assab’uththiwaal),
keduanya sama-sama emmbicarakan pokok aqidah agama. Dalam surat Al An’aam
dikemukakan garis-garis besar aqidah-aqidah itu, sedang surat Al A’raaf
menjelaskannya.

2. Dalam surat Al An’aam Allah menerangkan asal usul
kejadian manusia yaitu dari tanah serta menjelaskan tentang beberapa generasi
manusia yang telah dibinasakan Allah, kemudian disinggung pula tentang
rasul-rasul dengan menyebut beberapa nama mereka secara garis besarnya, sedang
surat Al A’raaf menjelaskannya.

3. Pada bahagian terakhir surat Al
An’aam, Allah mengatakan bahwa Dia menjadikanmanusia khalifah-khalifah di bumi
serta mengangkat derajat sebahagian mereka, maka bagian permulaan surat Al
A’raaf Allah mengemukakan penciptaan Adam a.s. dan anak cucunya dan
dijadikan-Nya Khalifah di atas bumi begitu juga anak cucunya.

Sahabat, itulah surat al an’am beserta terjemahnya untuk anda, semoga bermanfaat. Anda juga dapat membaca surat yasin juga surat lainnya pada blog ini, silahkan anda search sendiri. Admin minta tolong untuk menyebarkan atau share surat al an’am ini sehingga lebih banyak yang membaca, dan anda pun insyaalloh mendapat amal karena telah mengajak orang lain untuk membaca al quran.