SURAT AL FURQAN – Al Quran Dan Terjemahan

Surat al furqan ini terdiri atas 77 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Dinamai Al Furqaan yang artinya pembeda, diambil dari kata Al Furqaan yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan Al Furqaan dalam ayat ini ialah Al Quran.
Al Quran dinamakan Al Furqaan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil. MAka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran ke-esaan Allah s.w.t. dengan kebatilan kepercayaan syirik.

Kandungan Surat Al Furqan

1. Keimanan:
Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya; hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi; Allah tidak punya anak dan sekutu; Al Quran benar-benar diturunkan dari Allah; ilmu Allah meliputi segala sesuatu; Allah bersemayam di atas Arsy; Nabi Muhammad s.a.w. adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam; rasul- rasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah; pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya malaikat ke bumi, orang-orang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka.

2. Hukum-hukum:
Tidak boleh mengabaikan Al Quran; larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir; larangan membunuh atau berzina; kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Al Quran; larangan memberikan saksi palsu.

3. Kisah-kisah:
Kisah-kisah Musa a.s., Nuh a.s., kaum Tsamud dan kaum Syu’aib.

4. Dan lain-lain:
Celaan-celaan orang-orang kafir terhadap Al Quran; kejadian- kejadian alamiyah sebagai bukti ke-esaan dan kekuasaan Allah; hikmah Al Quran diturunkan secara berangsur-angsur; sifat-sifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu; tidak mempergunakan akal; sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya.

Surat Al Furqan

Surat Al Furqan dan Terjemahnya

Terjemahan Surat Al Furqan
Surat Al Furqan Arab
Ayat
Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur’an)
kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,
تَبَارَكَ
الَّذِي
نَزَّلَ
الْفُرْقَانَ
عَلَى
عَبْدِهِ لِيَكُونَ
لِلْعَالَمِينَ
نَذِيرًا
1
yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak
mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia
telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan
serapi-rapinya.
الَّذِي
لَهُ مُلْكُ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
وَلَمْ يَتَّخِذْ
وَلَدًا
وَلَمْ
يَكُنْ لَهُ
شَرِيكٌ فِي
الْمُلْكِ
وَخَلَقَ
كُلَّ
شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ
تَقْدِيرًا
2
Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk
disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apa pun, bahkan mereka
sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudaratan dari
dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatan pun dan (juga)
tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
وَاتَّخَذُوا
مِنْ
دُونِهِ
آلِهَةً لا
يَخْلُقُونَ
شَيْئًا
وَهُمْ
يُخْلَقُونَ
وَلا
يَمْلِكُونَ
لأنْفُسِهِمْ
ضَرًّا وَلا
نَفْعًا وَلا
يَمْلِكُونَ
مَوْتًا
وَلا
حَيَاةً
وَلا
نُشُورًا
3
Dan orang-orang kafir berkata: “Al Qur’an ini tidak lain
hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh
kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kelaliman
dan dusta yang besar.
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
إِنْ هَذَا
إِلا إِفْكٌ افْتَرَاهُ
وَأَعَانَهُ
عَلَيْهِ
قَوْمٌ آخَرُونَ
فَقَدْ
جَاءُوا
ظُلْمًا وَزُورًا
4
Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu,
dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya
setiap pagi dan petang.”
وَقَالُوا
أَسَاطِيرُ
الأوَّلِينَ
اكْتَتَبَهَا
فَهِيَ تُمْلَى
عَلَيْهِ
بُكْرَةً
وَأَصِيلا
5
Katakanlah: “Al Qur’an itu diturunkan oleh (Allah) yang
mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.”
قُلْ
أَنْزَلَهُ
الَّذِي
يَعْلَمُ
السِّرَّ
فِي السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ
إِنَّهُ
كَانَ غَفُورًا
رَحِيمًا
6
Dan mereka berkata: “Mengapa rasul ini memakan makanan dan
berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat
agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?,
وَقَالُوا
مَالِ هَذَا
الرَّسُولِ
يَأْكُلُ
الطَّعَامَ وَيَمْشِي
فِي
الأسْوَاقِ
لَوْلا
أُنْزِلَ
إِلَيْهِ
مَلَكٌ
فَيَكُونَ
مَعَهُ نَذِيرًا
7
atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan, atau
(mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)
nya?” Dan orang-orang yang zalim itu berkata: “Kamu sekalian tidak
lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir.”
أَوْ
يُلْقَى
إِلَيْهِ
كَنْزٌ أَوْ
تَكُونُ
لَهُ
جَنَّةٌ يَأْكُلُ
مِنْهَا
وَقَالَ
الظَّالِمُونَ
إِنْ
تَتَّبِعُونَ
إِلا رَجُلا مَسْحُورًا
8
Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat
perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak
sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).
انْظُرْ
كَيْفَ
ضَرَبُوا
لَكَ
الأمْثَالَ فَضَلُّوا
فَلا يَسْتَطِيعُونَ
سَبِيلا
9
Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya
dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga
yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu
istana-istana.
تَبَارَكَ
الَّذِي
إِنْ شَاءَ
جَعَلَ لَكَ
خَيْرًا
مِنْ ذَلِكَ
جَنَّاتٍ
تَجْرِي
مِنْ
تَحْتِهَا الأنْهَارُ
وَيَجْعَلْ
لَكَ قُصُورًا
10
Bahkan mereka mendustakan hari kiamat. Dan Kami menyediakan
neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat.
بَلْ
كَذَّبُوا
بِالسَّاعَةِ
وَأَعْتَدْنَا
لِمَنْ كَذَّبَ
بِالسَّاعَةِ
سَعِيرًا
11
Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka
mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.
إِذَا
رَأَتْهُمْ
مِنْ
مَكَانٍ
بَعِيدٍ سَمِعُوا
لَهَا تَغَيُّظًا
وَزَفِيرًا
12
Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka
itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan.
وَإِذَا
أُلْقُوا
مِنْهَا
مَكَانًا
ضَيِّقًا مُقَرَّنِينَ
دَعَوْا
هُنَالِكَ
ثُبُورًا
13
(Akan dikatakan kepada mereka): “Jangan kamu sekalian
mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak.
لا
تَدْعُوا
الْيَوْمَ
ثُبُورًا
وَاحِدًا وَادْعُوا
ثُبُورًا
كَثِيرًا
14
Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik,
atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang
bertakwa?” Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?”
قُلْ
أَذَلِكَ
خَيْرٌ أَمْ
جَنَّةُ
الْخُلْدِ
الَّتِي وُعِدَ
الْمُتَّقُونَ
كَانَتْ
لَهُمْ جَزَاءً
وَمَصِيرًا
15
Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang
mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut
dimohonkan (kepada-Nya).
لَهُمْ
فِيهَا مَا
يَشَاءُونَ
خَالِدِينَ كَانَ
عَلَى رَبِّكَ
وَعْدًا
مَسْئُولا
16
Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka
beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang
disembah): “Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka
sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”
وَيَوْمَ
يَحْشُرُهُمْ
وَمَا
يَعْبُدُونَ
مِنْ دُونِ اللَّهِ
فَيَقُولُ
أَأَنْتُمْ
أَضْلَلْتُمْ
عِبَادِي
هَؤُلاءِ
أَمْ هُمْ
ضَلُّوا السَّبِيلَ
17
Mereka (yang disembah itu) menjawab: “Maha Suci Engkau,
tidaklah patut bagi kami mengambil selain Engkau (untuk jadi) pelindung, akan
tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup,
sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang
binasa.”
قَالُوا
سُبْحَانَكَ
مَا كَانَ
يَنْبَغِي لَنَا
أَنْ نَتَّخِذَ
مِنْ
دُونِكَ
مِنْ
أَوْلِيَاءَ
وَلَكِنْ
مَتَّعْتَهُمْ
وَآبَاءَهُمْ
حَتَّى
نَسُوا
الذِّكْرَ
وَكَانُوا
قَوْمًا
بُورًا
18
Maka sesungguhnya mereka (yang disembah itu) telah mendustakan
kamu tentang apa yang kamu katakan maka kamu tidak akan dapat menolak (azab)
dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu yang
berbuat lalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.
فَقَدْ
كَذَّبُوكُمْ
بِمَا
تَقُولُونَ
فَمَا تَسْتَطِيعُونَ
صَرْفًا
وَلا
نَصْرًا وَمَنْ
يَظْلِمْ
مِنْكُمْ
نُذِقْهُ
عَذَابًا كَبِيرًا
19
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka
sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan
sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan
adalah Tuhanmu Maha Melihat.
وَمَا
أَرْسَلْنَا
قَبْلَكَ
مِنَ
الْمُرْسَلِينَ
إِلا إِنَّهُمْ
لَيَأْكُلُونَ
الطَّعَامَ
وَيَمْشُونَ
فِي
الأسْوَاقِ
وَجَعَلْنَا
بَعْضَكُمْ
لِبَعْضٍ
فِتْنَةً
أَتَصْبِرُونَ
وَكَانَ
رَبُّكَ
بَصِيرًا
20
Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuan (nya)
dengan Kami: “Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat atau
(mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sesungguhnya mereka
memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui
batas (dalam melakukan) kelaliman.
وَقَالَ
الَّذِينَ
لا
يَرْجُونَ
لِقَاءَنَا
لَوْلا أُنْزِلَ
عَلَيْنَا
الْمَلائِكَةُ
أَوْ نَرَى
رَبَّنَا
لَقَدِ
اسْتَكْبَرُوا
فِي أَنْفُسِهِمْ
وَعَتَوْا
عُتُوًّا
كَبِيرًا
21
Pada hari mereka melihat malaikat di hari itu tidak ada kabar
gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata: “Hijraan
mahjuuraa.
يَوْمَ
يَرَوْنَ
الْمَلائِكَةَ
لا بُشْرَى
يَوْمَئِذٍ لِلْمُجْرِمِينَ
وَيَقُولُونَ
حِجْرًا مَحْجُورًا
22
Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami
jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.
وَقَدِمْنَا
إِلَى مَا
عَمِلُوا
مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ
هَبَاءً
مَنْثُورًا
23
Penghuni-penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya
dan paling indah tempat istirahatnya.
أَصْحَابُ
الْجَنَّةِ
يَوْمَئِذٍ
خَيْرٌ مُسْتَقَرًّا
وَأَحْسَنُ
مَقِيلا
24
Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan
kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang.
وَيَوْمَ
تَشَقَّقُ
السَّمَاءُ
بِالْغَمَامِ
وَنُزِّلَ الْمَلائِكَةُ
تَنْزِيلا
25
Kerajaan yang hak pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha
Pemurah. Dan adalah (hari itu), satu hari yang penuh kesukaran bagi
orang-orang kafir.
الْمُلْكُ
يَوْمَئِذٍ
الْحَقُّ
لِلرَّحْمَنِ
وَكَانَ يَوْمًا
عَلَى
الْكَافِرِينَ
عَسِيرًا
26
Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang lalim menggigit dua
tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan
bersama-sama Rasul.”
وَيَوْمَ
يَعَضُّ
الظَّالِمُ
عَلَى
يَدَيْهِ يَقُولُ
يَا لَيْتَنِي
اتَّخَذْتُ
مَعَ
الرَّسُولِ
سَبِيلا
27
Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan
sifulan itu teman akrab (ku).
يَا
وَيْلَتَى
لَيْتَنِي
لَمْ
أَتَّخِذْ فُلانًا
خَلِيلا
28
Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qur’an ketika Al
Qur’an itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong
manusia.
لَقَدْ
أَضَلَّنِي
عَنِ
الذِّكْرِ
بَعْدَ إِذْ
جَاءَنِي وَكَانَ
الشَّيْطَانُ
لِلإنْسَانِ
خَذُولا
29
Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku
menjadikan Al Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan”.
وَقَالَ
الرَّسُولُ
يَا رَبِّ
إِنَّ قَوْمِي
اتَّخَذُوا هَذَا
الْقُرْآنَ
مَهْجُورًا
30
Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh
dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk
dan Penolong.
وَكَذَلِكَ
جَعَلْنَا
لِكُلِّ
نَبِيٍّ عَدُوًّا
مِنَ الْمُجْرِمِينَ
وَكَفَى
بِرَبِّكَ
هَادِيًا
وَنَصِيرًا
31
Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al Qur’an itu
tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami
perkuat hatimu dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan
benar).
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
لَوْلا
نُزِّلَ
عَلَيْهِ الْقُرْآنُ
جُمْلَةً
وَاحِدَةً كَذَلِكَ
لِنُثَبِّتَ
بِهِ
فُؤَادَكَ
وَرَتَّلْنَاهُ
تَرْتِيلا
32
Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu
yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang
paling baik penjelasannya.
وَلا
يَأْتُونَكَ
بِمَثَلٍ
إِلا
جِئْنَاكَ
بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ
تَفْسِيرًا
33
Orang-orang yang dihimpunkan ke neraka Jahanam dengan diseret
atas muka-muka mereka, mereka itulah orang yang paling buruk tempatnya dan
paling sesat jalannya.
الَّذِينَ
يُحْشَرُونَ
عَلَى
وُجُوهِهِمْ
إِلَى جَهَنَّمَ
أُولَئِكَ
شَرٌّ
مَكَانًا
وَأَضَلُّ
سَبِيلا
34
Dan sesungguhnya Kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada
Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir
(pembantu).
وَلَقَدْ
آتَيْنَا
مُوسَى
الْكِتَابَ
وَجَعَلْنَا
مَعَهُ أَخَاهُ
هَارُونَ
وَزِيرًا
35
Kemudian Kami berfirman kepada keduanya: “Pergilah kamu
berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami”. Maka Kami
membinasakan mereka sehancur-hancurnya.
فَقُلْنَا
اذْهَبَا
إِلَى
الْقَوْمِ
الَّذِينَ كَذَّبُوا
بِآيَاتِنَا
فَدَمَّرْنَاهُمْ
تَدْمِيرًا
36
Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan
rasul-rasul. Kami tenggelamkan mereka dan Kami jadikan (cerita) mereka itu
pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang lalim
azab yang pedih;
وَقَوْمَ
نُوحٍ
لَمَّا
كَذَّبُوا
الرُّسُلَ أَغْرَقْنَاهُمْ
وَجَعَلْنَاهُمْ
لِلنَّاسِ
آيَةً
وَأَعْتَدْنَا
لِلظَّالِمِينَ
عَذَابًا
أَلِيمًا
37
dan (Kami binasakan) kaum ‘Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan
banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut.
وَعَادًا
وَثَمُودَ
وَأَصْحَابَ
الرَّسِّ
وَقُرُونًا بَيْنَ
ذَلِكَ
كَثِيرًا
38
Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka perumpamaan dan
masing-masing mereka itu benar-benar telah Kami binasakan dengan
sehancur-hancurnya.
وَكُلا
ضَرَبْنَا
لَهُ
الأمْثَالَ
وَكُلا تَبَّرْنَا
تَتْبِيرًا
39
Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Mekah) telah melalui
sebuah negeri (Sadum) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya
(hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyaksikan runtuhan itu; bahkan
adalah mereka itu tidak mengharapkan akan kebangkitan.
وَلَقَدْ
أَتَوْا
عَلَى
الْقَرْيَةِ
الَّتِي
أُمْطِرَتْ مَطَرَ
السَّوْءِ
أَفَلَمْ
يَكُونُوا
يَرَوْنَهَا
بَلْ
كَانُوا لا
يَرْجُونَ نُشُورًا
40
Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah
menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan): “Inikah orangnya
yang diutus Allah sebagai Rasul?
وَإِذَا
رَأَوْكَ
إِنْ
يَتَّخِذُونَكَ
إِلا
هُزُوًا أَهَذَا
الَّذِي
بَعَثَ
اللَّهُ
رَسُولا
41
Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari
sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar (menyembah) nya” Dan
mereka kelak akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling
sesat jalannya.
إِنْ
كَادَ
لَيُضِلُّنَا
عَنْ
آلِهَتِنَا لَوْلا
أَنْ صَبَرْنَا
عَلَيْهَا
وَسَوْفَ
يَعْلَمُونَ
حِينَ
يَرَوْنَ
الْعَذَابَ
مَنْ أَضَلُّ
سَبِيلا
42
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa
nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?
أَرَأَيْتَ
مَنِ
اتَّخَذَ
إِلَهَهُ
هَوَاهُ
أَفَأَنْتَ تَكُونُ
عَلَيْهِ
وَكِيلا
43
atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar
atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak,
bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).
أَمْ
تَحْسَبُ
أَنَّ
أَكْثَرَهُمْ
يَسْمَعُونَ
أَوْ يَعْقِلُونَ
إِنْ هُمْ
إِلا
كَالأنْعَامِ
بَلْ هُمْ
أَضَلُّ
سَبِيلا
44
Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana
Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan kalau dia menghendaki
niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan
matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,
أَلَمْ
تَرَ إِلَى
رَبِّكَ
كَيْفَ
مَدَّ الظِّلَّ
وَلَوْ شَاءَ
لَجَعَلَهُ
سَاكِنًا
ثُمَّ
جَعَلْنَا
الشَّمْسَ
عَلَيْهِ
دَلِيلا
45
kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan
tarikan yang perlahan-lahan.
ثُمَّ
قَبَضْنَاهُ
إِلَيْنَا
قَبْضًا يَسِيرًا
46
Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan
tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.
وَهُوَ
الَّذِي
جَعَلَ
لَكُمُ
اللَّيْلَ لِبَاسًا
وَالنَّوْمَ
سُبَاتًا
وَجَعَلَ
النَّهَارَ
نُشُورًا
47
Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira
dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit
air yang amat bersih,
وَهُوَ
الَّذِي
أَرْسَلَ
الرِّيَاحَ
بُشْرًا
بَيْنَ يَدَيْ
رَحْمَتِهِ
وَأَنْزَلْنَا
مِنَ السَّمَاءِ
مَاءً
طَهُورًا
48
agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati,
dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami,
binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.
لِنُحْيِيَ
بِهِ
بَلْدَةً
مَيْتًا
وَنُسْقِيَهُ
مِمَّا خَلَقْنَا
أَنْعَامًا
وَأَنَاسِيَّ
كَثِيرًا
49
Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara
manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya); maka kebanyakan
manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat).
وَلَقَدْ
صَرَّفْنَاهُ
بَيْنَهُمْ
لِيَذَّكَّرُوا
فَأَبَى
أَكْثَرُ النَّاسِ
إِلا
كُفُورًا
50
Dan andai kata Kami menghendaki, benar-benarlah Kami utus pada
tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul).
وَلَوْ
شِئْنَا
لَبَعَثْنَا
فِي كُلِّ
قَرْيَةٍ نَذِيرًا
51
Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah
terhadap mereka dengan Al Qur’an dengan jihad yang besar.
فَلا
تُطِعِ
الْكَافِرِينَ
وَجَاهِدْهُمْ
بِهِ
جِهَادًا كَبِيرًا
52
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan);
yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan
antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.
وَهُوَ
الَّذِي
مَرَجَ
الْبَحْرَيْنِ
هَذَا
عَذْبٌ فُرَاتٌ
وَهَذَا
مِلْحٌ
أُجَاجٌ
وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا
بَرْزَخًا
وَحِجْرًا مَحْجُورًا
53
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia
jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha
Kuasa.
وَهُوَ
الَّذِي
خَلَقَ مِنَ
الْمَاءِ
بَشَرًا
فَجَعَلَهُ نَسَبًا
وَصِهْرًا
وَكَانَ
رَبُّكَ
قَدِيرًا
54
Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat
kepada mereka dan tidak (pula) memberi mudarat kepada mereka. Adalah
orang-orang kafir itu penolong (setan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.
وَيَعْبُدُونَ
مِنْ دُونِ
اللَّهِ مَا
لا يَنْفَعُهُمْ
وَلا
يَضُرُّهُمْ
وَكَانَ
الْكَافِرُ
عَلَى
رَبِّهِ
ظَهِيرًا
55
Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa
kabar gembira dan pemberi peringatan.
وَمَا
أَرْسَلْنَاكَ
إِلا
مُبَشِّرًا وَنَذِيرًا
56
Katakanlah: “Aku tidak meminta upah sedikit pun kepada kamu
dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan)
orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya.
قُلْ
مَا
أَسْأَلُكُمْ
عَلَيْهِ
مِنْ أَجْرٍ
إِلا مَنْ شَاءَ
أَنْ
يَتَّخِذَ
إِلَى
رَبِّهِ
سَبِيلا
57
Dan bertawakkallah kepada Allah Yang Hidup (Kekal) Yang tidak
mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui
dosa-dosa hamba-hamba-Nya,
وَتَوَكَّلْ
عَلَى
الْحَيِّ
الَّذِي لا
يَمُوتُ وَسَبِّحْ
بِحَمْدِهِ
وَكَفَى
بِهِ بِذُنُوبِ
عِبَادِهِ
خَبِيرًا
58
Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya
dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, (Dialah) Yang Maha
Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui
(Muhammad) tentang Dia.
الَّذِي
خَلَقَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضَ وَمَا
بَيْنَهُمَا
فِي سِتَّةِ
أَيَّامٍ
ثُمَّ
اسْتَوَى
عَلَى
الْعَرْشِ
الرَّحْمَنُ
فَاسْأَلْ
بِهِ
خَبِيرًا
59
Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Sujudlah kamu
sekalian kepada Yang Maha Penyayang”, mereka menjawab: “Siapakah
yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu
perintahkan kami (bersujud kepada-Nya)?”, dan (perintah sujud itu)
menambah mereka jauh (dari iman).
وَإِذَا
قِيلَ
لَهُمُ
اسْجُدُوا
لِلرَّحْمَنِ
قَالُوا وَمَا
الرَّحْمَنُ
أَنَسْجُدُ
لِمَا تَأْمُرُنَا
وَزَادَهُمْ
نُفُورًا
60
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan
bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.
تَبَارَكَ
الَّذِي
جَعَلَ فِي
السَّمَاءِ بُرُوجًا
وَجَعَلَ
فِيهَا
سِرَاجًا
وَقَمَرًا
مُنِيرًا
61
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti
bagi orang yang ingin memgambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
وَهُوَ
الَّذِي
جَعَلَ
اللَّيْلَ
وَالنَّهَارَ
خِلْفَةً لِمَنْ
أَرَادَ
أَنْ
يَذَّكَّرَ
أَوْ أَرَادَ
شُكُورًا
62
Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah)
orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila
orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
وَعِبَادُ
الرَّحْمَنِ
الَّذِينَ
يَمْشُونَ
عَلَى الأرْضِ
هَوْنًا
وَإِذَا
خَاطَبَهُمُ
الْجَاهِلُونَ
قَالُوا
سَلامًا
63
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri
untuk Tuhan mereka.
وَالَّذِينَ
يَبِيتُونَ
لِرَبِّهِمْ
سُجَّدًا وَقِيَامًا
64
Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab
Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang
kekal”.
وَالَّذِينَ
يَقُولُونَ
رَبَّنَا
اصْرِفْ
عَنَّا
عَذَابَ جَهَنَّمَ
إِنَّ
عَذَابَهَا
كَانَ
غَرَامًا
65
Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat
kediaman.
إِنَّهَا
سَاءَتْ
مُسْتَقَرًّا
وَمُقَامًا
66
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak
berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di
tengah-tengah antara yang demikian.
وَالَّذِينَ
إِذَا
أَنْفَقُوا
لَمْ يُسْرِفُوا
وَلَمْ يَقْتُرُوا
وَكَانَ
بَيْنَ
ذَلِكَ
قَوَامًا
67
Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta
Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali
dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan
demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya),
وَالَّذِينَ
لا
يَدْعُونَ
مَعَ
اللَّهِ إِلَهًا
آخَرَ وَلا
يَقْتُلُونَ
النَّفْسَ
الَّتِي
حَرَّمَ
اللَّهُ
إِلا
بِالْحَقِّ
وَلا يَزْنُونَ
وَمَنْ
يَفْعَلْ
ذَلِكَ
يَلْقَ أَثَامًا
68
(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan
dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
يُضَاعَفْ
لَهُ
الْعَذَابُ
يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
وَيَخْلُدْ
فِيهِ
مُهَانًا
69
kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal
saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
إِلا
مَنْ تَابَ
وَآمَنَ
وَعَمِلَ
عَمَلا صَالِحًا
فَأُولَئِكَ
يُبَدِّلُ
اللَّهُ
سَيِّئَاتِهِمْ
حَسَنَاتٍ
وَكَانَ
اللَّهُ
غَفُورًا رَحِيمًا
70
Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka
sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.
وَمَنْ
تَابَ
وَعَمِلَ
صَالِحًا
فَإِنَّهُ
يَتُوبُ
إِلَى اللَّهِ
مَتَابًا
71
Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan
apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan
perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga
kehormatan dirinya.
وَالَّذِينَ
لا
يَشْهَدُونَ
الزُّورَ
وَإِذَا
مَرُّوا بِاللَّغْوِ
مَرُّوا
كِرَامًا
72
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat
Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan
buta.
وَالَّذِينَ
إِذَا
ذُكِّرُوا
بِآيَاتِ رَبِّهِمْ
لَمْ يَخِرُّوا
عَلَيْهَا
صُمًّا
وَعُمْيَانًا
73
Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami,
anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai
penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang
bertakwa.
وَالَّذِينَ
يَقُولُونَ
رَبَّنَا
هَبْ لَنَا
مِنْ أَزْوَاجِنَا
وَذُرِّيَّاتِنَا
قُرَّةَ أَعْيُنٍ
وَاجْعَلْنَا
لِلْمُتَّقِينَ
إِمَامًا
74
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi
(dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan
dan ucapan selamat di dalamnya,
أُولَئِكَ
يُجْزَوْنَ
الْغُرْفَةَ
بِمَا صَبَرُوا
وَيُلَقَّوْنَ
فِيهَا
تَحِيَّةً
وَسَلامًا
75
mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap
dan tempat kediaman.
خَالِدِينَ
فِيهَا
حَسُنَتْ
مُسْتَقَرًّا
وَمُقَامًا
76
Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak
mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu
beribadah kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu
kelak (azab) pasti (menimpamu)”.
قُلْ
مَا
يَعْبَأُ
بِكُمْ
رَبِّي
لَوْلا دُعَاؤُكُمْ
فَقَدْ
كَذَّبْتُمْ
فَسَوْفَ
يَكُونُ لِزَامًا
77

Penutup Surat Al Furqan

Surat Al Furqaan mengandung penjelasan tentang kebenaraan ke Esaan Allah, kenabian Muhammad s.a.w. serta peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari kiamat dan mengemukakan pula kebatalan kemusyrikan dan kekafiran. Kejadian alamiyah seperti pergantian siang dan malam, bertiupnya angin, turunnya hujan dan lain-lain diterangkan Allah dalam surat ini sebagai bukti dari ke Esaan dan kekuasaan-Nya. Akibat umat-umat yang dahulu yang ingkar dan menentang nabi-nabi dikisahkan pula secara ringkas. Pada bagian terakhir, Allah menerangkan sifat-sifat yang terpuji dari hamba-Nya yang beriman.

HUBUNGAN SURAT AL FURQAAN DENGAN SURAT ASY SYU’ARAA’

1. Beberapa persoalan dalam surat Al Furqaan diuraikan lagi secara luas di dalam surat yang Asy Syu’araa’ antara lain beberapa kisah nabi-nabi.

2. Masing-masing dari kedua surat itu dimulai dengan keterangan dari Allah bahwa Al Quran adalah petunjuk bagi alam semesta dan membedakan barang yang hak dengan yang batil, dan ditutup dengan ancaman kepada orang- orang yang mendustakan.

Itulah surah al furqan dan terjemahnya untuk anda baca sehari hari. Baca juga surat yasin dan surat lainnya didalam blog ini.

Terakhir, admin minta tolong untuk membagikan surat ini ke berbagai sosial media sehingga lebih banyak lagi yang membaca al quran. Anda pun tentu akan mendapat amal karena telah mengajak orang lain untuk membaca al quran.