SURAT AT TAUBAH – Al Quran Dan Terjemahan

Surat At Taubah terdiri atas 129 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Surat ini dinamakan At Taubah yang berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dalam surat ini. Dinamakan juga dengan Baraah yang berarti berlepas diri yang di sini maksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, disebabkan kebanyakan pokok pembicaraannya tentang pernyataan pemutusan perjanjian damai dengan kaum musyrikin.

Di samping kedua nama yang masyhur itu ada lagi beberapa nama yang lain yang merupakan sifat dari surat ini.

Berlainan dengan surat-surat yang lain, maka pada permulaan surat ini tidak terdapat basmalah, karena surat ini adalah pernyataan perang dengan arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan untuk memerangi seluruh kaum musyrikin, sedangkan basmalah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah.

Surat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad s.a.w. kembali dari peperangan Tabuk yang terjadi pada tahun 9 H. Pengumuman ini disampaikan oleh Saidina ‘Ali r.a. pada musim haji tahun itu juga.

Selain daripada pernyataan pembatalan perjanjian damai dengan kaum musyrikin itu, maka surat ini mengandung pula pokok-pokok isi sebagai berikut:

Kandungan Surat At Taubah

1. Keimanan:
Allah selalu menyertai hamba-hamba-Nya yang beriman; pembalasan atas amalan-amalan manusia hanya dari Allah; segala sesuatu menurut sunnatullah; perlindungan Allah bagi orang-orang yang beriman; kedudukan Nabi Muhammad s.a.w. di sisi Allah.

2. Hukum-hukum:
Kewajiban menafkahkan harta; macam-macam harta dalam agama serta penggunaannya; jizyah; perjanjian dan perdamaian; kewajiban umat Islam terhadap Nabinya; sebab-sebab orang Islam melakukan perang total; beberapa dasar politik kenegaraan dan peperangan dalam Islam.

3. Kisah-kisah:
Nabi Muhammad s.a.w. dengan Abu Bakar r.a. di suatu gua di bukit Tsur ketika hijrah; perang Hunain (perang Authas atau perang Hawazin); perang Tabuk.

4. Dan lain-lain:
Sifat-sifat orang yang beriman dan tingkatan-tingkatan mereka.

Surat At Taubah

Surat At Taubah dan Terjemahnya

Terjemahan Surat At Taubah
Surat At Taubah Arab
Ayat
(Inilah pernyataan) pemutusan perhubungan daripada Allah dan
Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin)
telah mengadakan perjanjian (dengan mereka).
بَرَاءَةٌ
مِنَ
اللَّهِ
وَرَسُولِهِ
إِلَى
الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ
مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
1
Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat
bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan
Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir.
فَسِيحُوا
فِي الأرْضِ
أَرْبَعَةَ
أَشْهُرٍ
وَاعْلَمُوا
أَنَّكُمْ
غَيْرُ
مُعْجِزِي
اللَّهِ
وَأَنَّ
اللَّهَ
مُخْزِي الْكَافِرِينَ
2
Dan (inilah) suatu permakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada
umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya
berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin)
bertobat, maka bertobat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka
ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan
beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang
pedih.
وَأَذَانٌ
مِنَ
اللَّهِ
وَرَسُولِهِ
إِلَى
النَّاسِ يَوْمَ
الْحَجِّ
الأكْبَرِ
أَنَّ
اللَّهَ بَرِيءٌ
مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
وَرَسُولُهُ
فَإِنْ
تُبْتُمْ
فَهُوَ
خَيْرٌ
لَكُمْ وَإِنْ
تَوَلَّيْتُمْ
فَاعْلَمُوا
أَنَّكُمْ غَيْرُ
مُعْجِزِي
اللَّهِ
وَبَشِّرِ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
3
kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan
perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi
perjanjian) mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu,
maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya.
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
إِلا
الَّذِينَ
عَاهَدْتُمْ
مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
ثُمَّ لَمْ
يَنْقُصُوكُمْ
شَيْئًا
وَلَمْ
يُظَاهِرُوا
عَلَيْكُمْ
أَحَدًا
فَأَتِمُّوا
إِلَيْهِمْ
عَهْدَهُمْ
إِلَى
مُدَّتِهِمْ
إِنَّ
اللَّهَ
يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
4
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah
orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka.
Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan
mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka
untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
فَإِذَا
انْسَلَخَ
الأشْهُرُ
الْحُرُمُ
فَاقْتُلُوا
الْمُشْرِكِينَ
حَيْثُ
وَجَدْتُمُوهُمْ
وَخُذُوهُمْ
وَاحْصُرُوهُمْ
وَاقْعُدُوا
لَهُمْ
كُلَّ
مَرْصَدٍ
فَإِنْ
تَابُوا وَأَقَامُوا
الصَّلاةَ
وَآتَوُا
الزَّكَاةَ فَخَلُّوا
سَبِيلَهُمْ
إِنَّ
اللَّهَ غَفُورٌ
رَحِيمٌ
5
Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta
perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman
Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu
disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.
وَإِنْ
أَحَدٌ مِنَ
الْمُشْرِكِينَ
اسْتَجَارَكَ
فَأَجِرْهُ
حَتَّى
يَسْمَعَ
كَلامَ
اللَّهِ
ثُمَّ
أَبْلِغْهُ
مَأْمَنَهُ
ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ
قَوْمٌ لا
يَعْلَمُونَ
6
Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan Rasul-Nya
dengan orang-orang musyrikin, kecuali dengan orang-orang yang kamu telah
mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharam? maka selama
mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap
mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
كَيْفَ
يَكُونُ
لِلْمُشْرِكِينَ
عَهْدٌ عِنْدَ
اللَّهِ وَعِنْدَ
رَسُولِهِ
إِلا
الَّذِينَ
عَاهَدْتُمْ
عِنْدَ
الْمَسْجِدِ
الْحَرَامِ فَمَا
اسْتَقَامُوا
لَكُمْ
فَاسْتَقِيمُوا
لَهُمْ
إِنَّ
اللَّهَ
يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
7
Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya
dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan
terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan
tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan
mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang
yang fasik (tidak menepati perjanjian).
كَيْفَ
وَإِنْ
يَظْهَرُوا
عَلَيْكُمْ
لا يَرْقُبُوا
فِيكُمْ
إِلا وَلا
ذِمَّةً
يُرْضُونَكُمْ
بِأَفْوَاهِهِمْ
وَتَأْبَى
قُلُوبُهُمْ
وَأَكْثَرُهُمْ
فَاسِقُونَ
8
Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit,
lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat
buruklah apa yang mereka kerjakan itu.
اشْتَرَوْا
بِآيَاتِ
اللَّهِ
ثَمَنًا قَلِيلا
فَصَدُّوا عَنْ
سَبِيلِهِ
إِنَّهُمْ
سَاءَ مَا
كَانُوا
يَعْمَلُونَ
9
Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang
mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah
orang-orang yang melampaui batas.
لا
يَرْقُبُونَ
فِي
مُؤْمِنٍ
إِلا وَلا
ذِمَّةً وَأُولَئِكَ
هُمُ
الْمُعْتَدُونَ
10
Jika mereka bertobat, mendirikan salat dan menunaikan zakat,
maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan
ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.
فَإِنْ
تَابُوا
وَأَقَامُوا
الصَّلاةَ
وَآتَوُا الزَّكَاةَ
فَإِخْوَانُكُمْ
فِي الدِّينِ
وَنُفَصِّلُ
الآيَاتِ
لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
11
Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji,
dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang
kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat
dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.
وَإِنْ
نَكَثُوا
أَيْمَانَهُمْ
مِنْ بَعْدِ
عَهْدِهِمْ وَطَعَنُوا
فِي
دِينِكُمْ
فَقَاتِلُوا
أَئِمَّةَ
الْكُفْرِ
إِنَّهُمْ
لا أَيْمَانَ
لَهُمْ
لَعَلَّهُمْ
يَنْتَهُونَ
12
Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah
(janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan
merekalah yang pertama kali memulai memerangi kamu? Mengapakah kamu takut
kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu
benar-benar orang yang beriman.
أَلا
تُقَاتِلُونَ
قَوْمًا
نَكَثُوا
أَيْمَانَهُمْ
وَهَمُّوا
بِإِخْرَاجِ
الرَّسُولِ
وَهُمْ
بَدَءُوكُمْ
أَوَّلَ
مَرَّةٍ أَتَخْشَوْنَهُمْ
فَاللَّهُ
أَحَقُّ أَنْ
تَخْشَوْهُ
إِنْ
كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
13
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan
(perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong
kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,
قَاتِلُوهُمْ
يُعَذِّبْهُمُ
اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ
وَيُخْزِهِمْ
وَيَنْصُرْكُمْ
عَلَيْهِمْ
وَيَشْفِ
صُدُورَ
قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ
14
dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. Dan Allah
menerima tobat orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana.
وَيُذْهِبْ
غَيْظَ
قُلُوبِهِمْ
وَيَتُوبُ
اللَّهُ
عَلَى مَنْ
يَشَاءُ
وَاللَّهُ
عَلِيمٌ
حَكِيمٌ
15
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja),
sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di
antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah,
Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang
kamu kerjakan.
أَمْ
حَسِبْتُمْ
أَنْ
تُتْرَكُوا
وَلَمَّا
يَعْلَمِ اللَّهُ
الَّذِينَ
جَاهَدُوا
مِنْكُمْ وَلَمْ
يَتَّخِذُوا
مِنْ دُونِ
اللَّهِ
وَلا رَسُولِهِ
وَلا
الْمُؤْمِنِينَ
وَلِيجَةً
وَاللَّهُ
خَبِيرٌ
بِمَا تَعْمَلُونَ
16
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan
mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir.
Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam
neraka.
مَا
كَانَ
لِلْمُشْرِكِينَ
أَنْ
يَعْمُرُوا
مَسَاجِدَ اللَّهِ
شَاهِدِينَ
عَلَى
أَنْفُسِهِمْ
بِالْكُفْرِ
أُولَئِكَ
حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ
وَفِي
النَّارِ
هُمْ خَالِدُونَ
17
Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang
yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat,
menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka
merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang
mendapat petunjuk.
إِنَّمَا
يَعْمُرُ
مَسَاجِدَ
اللَّهِ مَنْ
آمَنَ بِاللَّهِ
وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
وَأَقَامَ
الصَّلاةَ
وَآتَى
الزَّكَاةَ
وَلَمْ يَخْشَ
إِلا
اللَّهَ
فَعَسَى
أُولَئِكَ
أَنْ
يَكُونُوا
مِنَ الْمُهْتَدِينَ
18
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang
yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam, kamu samakan dengan
orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di
jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan
petunjuk kepada kaum yang lalim.
أَجَعَلْتُمْ
سِقَايَةَ
الْحَاجِّ
وَعِمَارَةَ
الْمَسْجِدِ
الْحَرَامِ
كَمَنْ
آمَنَ بِاللَّهِ
وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
وَجَاهَدَ
فِي سَبِيلِ
اللَّهِ لا
يَسْتَوُونَ
عِنْدَ اللَّهِ
وَاللَّهُ
لا يَهْدِي
الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
19
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan
Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di
sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
الَّذِينَ
آمَنُوا
وَهَاجَرُوا
وَجَاهَدُوا
فِي سَبِيلِ اللَّهِ
بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنْفُسِهِمْ
أَعْظَمُ
دَرَجَةً
عِنْدَ
اللَّهِ وَأُولَئِكَ
هُمُ
الْفَائِزُونَ
20
Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat
daripada-Nya, keridaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan
yang kekal,
يُبَشِّرُهُمْ
رَبُّهُمْ
بِرَحْمَةٍ
مِنْهُ
وَرِضْوَانٍ
وَجَنَّاتٍ
لَهُمْ
فِيهَا
نَعِيمٌ
مُقِيمٌ
21
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi
Allah-lah pahala yang besar.
خَالِدِينَ
فِيهَا
أَبَدًا
إِنَّ
اللَّهَ عِنْدَهُ
أَجْرٌ
عَظِيمٌ
22
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak
dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan
kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka
pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا لا
تَتَّخِذُوا
آبَاءَكُمْ
وَإِخْوَانَكُمْ
أَوْلِيَاءَ
إِنِ
اسْتَحَبُّوا
الْكُفْرَ
عَلَى الإيمَانِ
وَمَنْ
يَتَوَلَّهُمْ
مِنْكُمْ
فَأُولَئِكَ
هُمُ الظَّالِمُونَ
23
Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara,
istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan
yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu
sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari)
berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan
keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang
fasik.
قُلْ
إِنْ كَانَ
آبَاؤُكُمْ
وَأَبْنَاؤُكُمْ
وَإِخْوَانُكُمْ
وَأَزْوَاجُكُمْ
وَعَشِيرَتُكُمْ
وَأَمْوَالٌ
اقْتَرَفْتُمُوهَا
وَتِجَارَةٌ
تَخْشَوْنَ
كَسَادَهَا
وَمَسَاكِنُ
تَرْضَوْنَهَا
أَحَبَّ
إِلَيْكُمْ مِنَ
اللَّهِ
وَرَسُولِهِ
وَجِهَادٍ
فِي سَبِيلِهِ
فَتَرَبَّصُوا
حَتَّى
يَأْتِيَ اللَّهُ
بِأَمْرِهِ
وَاللَّهُ
لا يَهْدِي
الْقَوْمَ
الْفَاسِقِينَ
24
Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di
medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di
waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak
itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikit pun, dan bumi yang luas itu telah
terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai.
لَقَدْ
نَصَرَكُمُ
اللَّهُ فِي
مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ
وَيَوْمَ
حُنَيْنٍ
إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ
كَثْرَتُكُمْ
فَلَمْ
تُغْنِ
عَنْكُمْ شَيْئًا
وَضَاقَتْ
عَلَيْكُمُ
الأرْضُ بِمَا
رَحُبَتْ
ثُمَّ
وَلَّيْتُمْ
مُدْبِرِينَ
25
Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada
orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada
melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan
demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.
ثُمَّ
أَنْزَلَ
اللَّهُ
سَكِينَتَهُ
عَلَى
رَسُولِهِ وَعَلَى
الْمُؤْمِنِينَ
وَأَنْزَلَ
جُنُودًا
لَمْ
تَرَوْهَا
وَعَذَّبَ
الَّذِينَ كَفَرُوا
وَذَلِكَ
جَزَاءُ
الْكَافِرِينَ
26
Sesudah itu Allah menerima tobat dari orang-orang yang
dikehendaki-Nya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ثُمَّ
يَتُوبُ اللَّهُ
مِنْ بَعْدِ
ذَلِكَ
عَلَى مَنْ يَشَاءُ
وَاللَّهُ
غَفُورٌ
رَحِيمٌ
27
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang
musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah
tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan
memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya, jika Dia menghendaki.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
إِنَّمَا الْمُشْرِكُونَ
نَجَسٌ فَلا
يَقْرَبُوا
الْمَسْجِدَ
الْحَرَامَ
بَعْدَ
عَامِهِمْ
هَذَا
وَإِنْ خِفْتُمْ
عَيْلَةً
فَسَوْفَ
يُغْنِيكُمُ
اللَّهُ
مِنْ
فَضْلِهِ
إِنْ شَاءَ
إِنَّ اللَّهَ
عَلِيمٌ
حَكِيمٌ
28
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak
(pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah
diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang
benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada
mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam
keadaan tunduk.
قَاتِلُوا
الَّذِينَ
لا
يُؤْمِنُونَ
بِاللَّهِ
وَلا بِالْيَوْمِ
الآخِرِ
وَلا
يُحَرِّمُونَ
مَا حَرَّمَ
اللَّهُ
وَرَسُولُهُ
وَلا يَدِينُونَ
دِينَ
الْحَقِّ
مِنَ
الَّذِينَ
أُوتُوا
الْكِتَابَ
حَتَّى يُعْطُوا
الْجِزْيَةَ
عَنْ يَدٍ
وَهُمْ
صَاغِرُونَ
29
Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allah”
dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allah”. Demikian
itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang
kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai
berpaling?
وَقَالَتِ
الْيَهُودُ
عُزَيْرٌ
ابْنُ اللَّهِ
وَقَالَتِ النَّصَارَى
الْمَسِيحُ
ابْنُ
اللَّهِ ذَلِكَ
قَوْلُهُمْ
بِأَفْوَاهِهِمْ
يُضَاهِئُونَ
قَوْلَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا مِنْ
قَبْلُ قَاتَلَهُمُ
اللَّهُ
أَنَّى يُؤْفَكُونَ
30
Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka
sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra
Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada
Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka
persekutukan.
اتَّخَذُوا
أَحْبَارَهُمْ
وَرُهْبَانَهُمْ
أَرْبَابًا مِنْ
دُونِ
اللَّهِ
وَالْمَسِيحَ
ابْنَ
مَرْيَمَ
وَمَا
أُمِرُوا
إِلا لِيَعْبُدُوا
إِلَهًا
وَاحِدًا لا
إِلَهَ إِلا
هُوَ سُبْحَانَهُ
عَمَّا
يُشْرِكُونَ
31
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut
(ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan
cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.
يُرِيدُونَ
أَنْ
يُطْفِئُوا
نُورَ
اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ
وَيَأْبَى
اللَّهُ
إِلا أَنْ
يُتِمَّ
نُورَهُ
وَلَوْ
كَرِهَ الْكَافِرُونَ
32
Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk
(Al Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama,
walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.
هُوَ
الَّذِي
أَرْسَلَ
رَسُولَهُ
بِالْهُدَى
وَدِينِ الْحَقِّ
لِيُظْهِرَهُ
عَلَى
الدِّينِ كُلِّهِ
وَلَوْ
كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
33
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari
orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta
orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan
Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya
pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan
mendapat) siksa yang pedih,
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
إِنَّ كَثِيرًا
مِنَ الأحْبَارِ
وَالرُّهْبَانِ
لَيَأْكُلُونَ
أَمْوَالَ
النَّاسِ بِالْبَاطِلِ
وَيَصُدُّونَ
عَنْ
سَبِيلِ
اللَّهِ
وَالَّذِينَ
يَكْنِزُونَ
الذَّهَبَ
وَالْفِضَّةَ
وَلا
يُنْفِقُونَهَا
فِي سَبِيلِ
اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ
بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
34
pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu
dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan)
kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu
sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan
itu”.
يَوْمَ
يُحْمَى
عَلَيْهَا
فِي نَارِ
جَهَنَّمَ
فَتُكْوَى بِهَا
جِبَاهُهُمْ
وَجُنُوبُهُمْ
وَظُهُورُهُمْ
هَذَا مَا
كَنَزْتُمْ
لأنْفُسِكُمْ
فَذُوقُوا
مَا
كُنْتُمْ
تَكْنِزُونَ
35
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas
bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di
antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka
janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan
perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu
semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
إِنَّ
عِدَّةَ
الشُّهُورِ
عِنْدَ
اللَّهِ اثْنَا
عَشَرَ شَهْرًا
فِي كِتَابِ
اللَّهِ يَوْمَ
خَلَقَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضَ
مِنْهَا أَرْبَعَةٌ
حُرُمٌ
ذَلِكَ
الدِّينُ
الْقَيِّمُ
فَلا
تَظْلِمُوا
فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
وَقَاتِلُوا
الْمُشْرِكِينَ
كَافَّةً
كَمَا
يُقَاتِلُونَكُمْ
كَافَّةً وَاعْلَمُوا
أَنَّ
اللَّهَ
مَعَ
الْمُتَّقِينَ
36
Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah
kekafiran, disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu,
mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang
lain, agar mereka dapat mensesuaikan dengan bilangan yang Allah
mengharamkannya maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Setan)
menjadikan mereka memandang baik perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
إِنَّمَا
النَّسِيءُ
زِيَادَةٌ
فِي
الْكُفْرِ
يُضَلُّ بِهِ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
يُحِلُّونَهُ
عَامًا
وَيُحَرِّمُونَهُ
عَامًا لِيُوَاطِئُوا
عِدَّةَ مَا
حَرَّمَ
اللَّهُ
فَيُحِلُّوا
مَا حَرَّمَ
اللَّهُ زُيِّنَ
لَهُمْ
سُوءُ
أَعْمَالِهِمْ
وَاللَّهُ
لا يَهْدِي
الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
37
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan
kepada kamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu
merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan
di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di
dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا مَا
لَكُمْ
إِذَا قِيلَ لَكُمُ
انْفِرُوا
فِي سَبِيلِ
اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ
إِلَى
الأرْضِ
أَرَضِيتُمْ
بِالْحَيَاةِ
الدُّنْيَا
مِنَ
الآخِرَةِ فَمَا
مَتَاعُ
الْحَيَاةِ
الدُّنْيَا
فِي الآخِرَةِ
إِلا
قَلِيلٌ
38
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah
menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang
lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada-Nya sedikit pun.
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
إِلا
تَنْفِرُوا
يُعَذِّبْكُمْ
عَذَابًا أَلِيمًا
وَيَسْتَبْدِلْ
قَوْمًا
غَيْرَكُمْ
وَلا تَضُرُّوهُ
شَيْئًا
وَاللَّهُ
عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيرٌ
39
Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya
Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah)
mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika
keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya:
“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.”
Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan
tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang
kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana.
إِلا
تَنْصُرُوهُ
فَقَدْ
نَصَرَهُ
اللَّهُ
إِذْ أَخْرَجَهُ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
ثَانِيَ اثْنَيْنِ
إِذْ هُمَا
فِي
الْغَارِ
إِذْ يَقُولُ
لِصَاحِبِهِ
لا تَحْزَنْ
إِنَّ اللَّهَ
مَعَنَا
فَأَنْزَلَ
اللَّهُ سَكِينَتَهُ
عَلَيْهِ
وَأَيَّدَهُ
بِجُنُودٍ
لَمْ
تَرَوْهَا
وَجَعَلَ
كَلِمَةَ الَّذِينَ
كَفَرُوا
السُّفْلَى
وَكَلِمَةُ
اللَّهِ
هِيَ
الْعُلْيَا
وَاللَّهُ عَزِيزٌ
حَكِيمٌ
40
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau pun
merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang
demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
انْفِرُوا
خِفَافًا
وَثِقَالا
وَجَاهِدُوا
بِأَمْوَالِكُمْ
وَأَنْفُسِكُمْ
فِي سَبِيلِ
اللَّهِ
ذَلِكُمْ
خَيْرٌ
لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ
تَعْلَمُونَ
41
Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah
diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh, pastilah mereka mengikutimu,
tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. Mereka akan
bersumpah dengan (nama) Allah: “Jika kami sanggup tentulah kami
berangkat bersama-samamu” Mereka membinasakan diri mereka sendiri dan
Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.
لَوْ
كَانَ
عَرَضًا
قَرِيبًا
وَسَفَرًا
قَاصِدًا لاتَّبَعُوكَ
وَلَكِنْ
بَعُدَتْ
عَلَيْهِمُ
الشُّقَّةُ
وَسَيَحْلِفُونَ
بِاللَّهِ لَوِ
اسْتَطَعْنَا
لَخَرَجْنَا
مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ
أَنْفُسَهُمْ
وَاللَّهُ يَعْلَمُ
إِنَّهُمْ
لَكَاذِبُونَ
42
Semoga Allah memaafkanmu. Mengapa kamu memberi izin kepada
mereka (untuk tidak pergi berperang), sebelum jelas bagimu orang-orang yang
benar (dalam keuzurannya) dan sebelum kamu ketahui orang-orang yang berdusta?
عَفَا
اللَّهُ
عَنْكَ لِمَ
أَذِنْتَ
لَهُمْ حَتَّى
يَتَبَيَّنَ
لَكَ
الَّذِينَ
صَدَقُوا
وَتَعْلَمَ
الْكَاذِبِينَ
43
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak
akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri
mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa.
لا
يَسْتَأْذِنُكَ
الَّذِينَ
يُؤْمِنُونَ
بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
أَنْ
يُجَاهِدُوا
بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنْفُسِهِمْ
وَاللَّهُ عَلِيمٌ
بِالْمُتَّقِينَ
44
Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah
orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati
mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya.
إِنَّمَا
يَسْتَأْذِنُكَ
الَّذِينَ
لا يُؤْمِنُونَ
بِاللَّهِ
وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
وَارْتَابَتْ
قُلُوبُهُمْ
فَهُمْ فِي
رَيْبِهِمْ يَتَرَدَّدُونَ
45
Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan
persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan
mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan kepada mereka: “Tinggallah
kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.”
وَلَوْ
أَرَادُوا
الْخُرُوجَ
لأعَدُّوا لَهُ
عُدَّةً وَلَكِنْ
كَرِهَ
اللَّهُ
انْبِعَاثَهُمْ
فَثَبَّطَهُمْ
وَقِيلَ
اقْعُدُوا
مَعَ الْقَاعِدِينَ
46
Jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak
menambah kamu selain dari kerusakan belaka, dan tentu mereka akan
bergegas-gegas maju ke muka di celah-celah barisanmu, untuk mengadakan
kekacauan di antaramu; sedang di antara kamu ada orang-orang yang amat suka
mendengarkan perkataan mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang zalim.
لَوْ
خَرَجُوا
فِيكُمْ مَا
زَادُوكُمْ
إِلا
خَبَالا وَلأوْضَعُوا
خِلالَكُمْ
يَبْغُونَكُمُ
الْفِتْنَةَ
وَفِيكُمْ
سَمَّاعُونَ
لَهُمْ وَاللَّهُ
عَلِيمٌ
بِالظَّالِمِينَ
47
Sesungguhnya dari dahulu pun mereka telah mencari-cari kekacauan
dan mereka mengatur pelbagai macam tipu daya untuk (merusakkan) mu, hingga
datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah agama Allah, padahal
mereka tidak menyukainya.
لَقَدِ
ابْتَغَوُا
الْفِتْنَةَ
مِنْ قَبْلُ
وَقَلَّبُوا
لَكَ
الأمُورَ
حَتَّى
جَاءَ
الْحَقُّ
وَظَهَرَ
أَمْرُ
اللَّهِ
وَهُمْ كَارِهُونَ
48
Di antara mereka ada orang yang berkata: “Berilah saya
keizinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus
ke dalam fitnah”. Ketahuilah, bahwa mereka telah terjerumus ke dalam
fitnah. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar meliputi orang-orang yang
kafir.
وَمِنْهُمْ
مَنْ
يَقُولُ
ائْذَنْ لِي
وَلا تَفْتِنِّي
أَلا فِي
الْفِتْنَةِ
سَقَطُوا
وَإِنَّ جَهَنَّمَ
لَمُحِيطَةٌ
بِالْكَافِرِينَ
49
Jika kamu mendapat sesuatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang
karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata:
“Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak
pergi berperang)” dan mereka berpaling dengan rasa gembira.
إِنْ
تُصِبْكَ
حَسَنَةٌ
تَسُؤْهُمْ
وَإِنْ
تُصِبْكَ مُصِيبَةٌ
يَقُولُوا
قَدْ
أَخَذْنَا
أَمْرَنَا
مِنْ قَبْلُ
وَيَتَوَلَّوْا
وَهُمْ فَرِحُونَ
50
Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan
apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan
hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”
قُلْ
لَنْ
يُصِيبَنَا
إِلا مَا
كَتَبَ اللَّهُ
لَنَا هُوَ
مَوْلانَا
وَعَلَى
اللَّهِ
فَلْيَتَوَكَّلِ
الْمُؤْمِنُونَ
51
Katakanlah: “tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami,
kecuali salah satu dari dua kebaikan. Dan kami menunggu-nunggu bagi kamu
bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya, atau
(azab) dengan tangan kami. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami
menunggu-nunggu bersamamu”.
قُلْ
هَلْ
تَرَبَّصُونَ
بِنَا إِلا
إِحْدَى الْحُسْنَيَيْنِ
وَنَحْنُ
نَتَرَبَّصُ
بِكُمْ أَنْ
يُصِيبَكُمُ
اللَّهُ
بِعَذَابٍ مِنْ
عِنْدِهِ
أَوْ
بِأَيْدِينَا
فَتَرَبَّصُوا
إِنَّا
مَعَكُمْ مُتَرَبِّصُونَ
52
Katakanlah: “Nafkahkanlah hartamu baik dengan sukarela atau
pun dengan terpaksa, namun nafkah itu sekali-kali tidak akan diterima dari
kamu. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang fasik.”
قُلْ
أَنْفِقُوا
طَوْعًا
أَوْ
كَرْهًا لَنْ
يُتَقَبَّلَ
مِنْكُمْ
إِنَّكُمْ
كُنْتُمْ
قَوْمًا فَاسِقِينَ
53
Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka
nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan
mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula)
menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.
وَمَا
مَنَعَهُمْ
أَنْ
تُقْبَلَ
مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ
إِلا
أَنَّهُمْ
كَفَرُوا
بِاللَّهِ
وَبِرَسُولِهِ
وَلا
يَأْتُونَ
الصَّلاةَ
إِلا وَهُمْ
كُسَالَى
وَلا
يُنْفِقُونَ
إِلا وَهُمْ
كَارِهُونَ
54
Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu.
Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu
untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa
mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir.
فَلا
تُعْجِبْكَ
أَمْوَالُهُمْ
وَلا أَوْلادُهُمْ
إِنَّمَا
يُرِيدُ
اللَّهُ
لِيُعَذِّبَهُمْ
بِهَا فِي
الْحَيَاةِ
الدُّنْيَا وَتَزْهَقَ
أَنْفُسُهُمْ
وَهُمْ
كَافِرُونَ
55
Dan mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah,
bahwa sesungguhnya mereka termasuk golonganmu; padahal mereka bukanlah dari
golonganmu, akan tetapi mereka adalah orang-orang yang sangat takut
(kepadamu).
وَيَحْلِفُونَ
بِاللَّهِ
إِنَّهُمْ
لَمِنْكُمْ
وَمَا هُمْ
مِنْكُمْ
وَلَكِنَّهُمْ
قَوْمٌ يَفْرَقُونَ
56
Jikalau mereka memperoleh tempat perlindungan atau gua-gua atau
lobang-lobang (dalam tanah) niscaya mereka pergi kepadanya dengan secepat-cepatnya.
لَوْ
يَجِدُونَ
مَلْجَأً
أَوْ
مَغَارَاتٍ أَوْ
مُدَّخَلا لَوَلَّوْا
إِلَيْهِ
وَهُمْ
يَجْمَحُونَ
57
Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang
(pembagian) zakat; jika mereka diberi sebahagian daripadanya, mereka
bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian daripadanya, dengan
serta merta mereka menjadi marah.
وَمِنْهُمْ
مَنْ
يَلْمِزُكَ
فِي
الصَّدَقَاتِ
فَإِنْ أُعْطُوا
مِنْهَا
رَضُوا
وَإِنْ لَمْ
يُعْطَوْا
مِنْهَا
إِذَا هُمْ يَسْخَطُونَ
58
Jika mereka sungguh-sungguh rida dengan apa yang diberikan Allah
dan Rasul-Nya kepada mereka, dan berkata: “Cukuplah Allah bagi kami,
Allah akan memberikan kepada kami sebahagian dari karunia-Nya dan demikian
(pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada
Allah”, (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).
وَلَوْ
أَنَّهُمْ
رَضُوا مَا
آتَاهُمُ
اللَّهُ وَرَسُولُهُ
وَقَالُوا
حَسْبُنَا
اللَّهُ
سَيُؤْتِينَا
اللَّهُ
مِنْ
فَضْلِهِ وَرَسُولُهُ
إِنَّا
إِلَى
اللَّهِ
رَاغِبُونَ
59
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir,
orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk
hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan
Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan
yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
إِنَّمَا
الصَّدَقَاتُ
لِلْفُقَرَاءِ
وَالْمَسَاكِينِ
وَالْعَامِلِينَ
عَلَيْهَا
وَالْمُؤَلَّفَةِ
قُلُوبُهُمْ
وَفِي
الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ
وَفِي
سَبِيلِ
اللَّهِ
وَاِبْنِ
السَّبِيلِ
فَرِيضَةً مِنَ
اللَّهِ وَاللَّهُ
عَلِيمٌ
حَكِيمٌ
60
Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi
dan mengatakan: “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya”.
Katakanlah: “Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada
Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang
yang beriman di antara kamu”. Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah
itu, bagi mereka azab yang pedih.
وَمِنْهُمُ
الَّذِينَ
يُؤْذُونَ
النَّبِيَّ
وَيَقُولُونَ
هُوَ أُذُنٌ
قُلْ أُذُنُ
خَيْرٍ
لَكُمْ يُؤْمِنُ
بِاللَّهِ
وَيُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِينَ
وَرَحْمَةٌ
لِلَّذِينَ آمَنُوا
مِنْكُمْ
وَالَّذِينَ
يُؤْذُونَ رَسُولَ
اللَّهِ
لَهُمْ
عَذَابٌ
أَلِيمٌ
61
Mereka bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari
keridaanmu, padahal Allah dan Rasul-Nya itulah yang lebih patut mereka cari
keridaannya jika mereka adalah orang-orang yang mukmin.
يَحْلِفُونَ
بِاللَّهِ
لَكُمْ
لِيُرْضُوكُمْ
وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ
أَحَقُّ
أَنْ
يُرْضُوهُ
إِنْ كَانُوا
مُؤْمِنِينَ
62
Tidakkah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya
Barang siapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka
Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar.
أَلَمْ
يَعْلَمُوا
أَنَّهُ
مَنْ
يُحَادِدِ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
فَأَنَّ
لَهُ نَارَ
جَهَنَّمَ
خَالِدًا
فِيهَا
ذَلِكَ
الْخِزْيُ الْعَظِيمُ
63
Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap
mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka.
Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah
dan Rasul-Nya)”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti
itu.
يَحْذَرُ
الْمُنَافِقُونَ
أَنْ
تُنَزَّلَ
عَلَيْهِمْ سُورَةٌ
تُنَبِّئُهُمْ
بِمَا فِي
قُلُوبِهِمْ
قُلِ
اسْتَهْزِئُوا
إِنَّ
اللَّهَ مُخْرِجٌ
مَا
تَحْذَرُونَ
64
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka
lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah
bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan
Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”
وَلَئِنْ
سَأَلْتَهُمْ
لَيَقُولُنَّ
إِنَّمَا
كُنَّا نَخُوضُ
وَنَلْعَبُ
قُلْ
أَبِاللَّهِ
وَآيَاتِهِ
وَرَسُولِهِ
كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ
65
Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.
Jika Kami memaafkan segolongan daripada kamu (lantaran mereka tobat), niscaya
Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang
yang selalu berbuat dosa.
لا
تَعْتَذِرُوا
قَدْ
كَفَرْتُمْ
بَعْدَ إِيمَانِكُمْ
إِنْ نَعْفُ
عَنْ
طَائِفَةٍ
مِنْكُمْ
نُعَذِّبْ
طَائِفَةً
بِأَنَّهُمْ
كَانُوا مُجْرِمِينَ
66
Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan
sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan
melarang berbuat yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka
telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya
orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.
الْمُنَافِقُونَ
وَالْمُنَافِقَاتُ
بَعْضُهُمْ
مِنْ بَعْضٍ
يَأْمُرُونَ
بِالْمُنْكَرِ
وَيَنْهَوْنَ
عَنِ
الْمَعْرُوفِ
وَيَقْبِضُونَ
أَيْدِيَهُمْ
نَسُوا
اللَّهَ
فَنَسِيَهُمْ
إِنَّ
الْمُنَافِقِينَ
هُمُ الْفَاسِقُونَ
67
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan
orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah
neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang
kekal,
وَعَدَ
اللَّهُ
الْمُنَافِقِينَ
وَالْمُنَافِقَاتِ
وَالْكُفَّارَ
نَارَ
جَهَنَّمَ
خَالِدِينَ فِيهَا
هِيَ
حَسْبُهُمْ
وَلَعَنَهُمُ
اللَّهُ
وَلَهُمْ
عَذَابٌ
مُقِيمٌ
68
(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin adalah)
seperti keadaan orang-orang yang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada
kamu, dan lebih banyak harta benda dan anak-anaknya daripada kamu. Maka
mereka telah meni’mati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagianmu
sebagaimana orang-orang yang sebelummu meni’mati bagiannya, dan kamu
mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka
itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah
orang-orang yang merugi.
كَالَّذِينَ
مِنْ
قَبْلِكُمْ
كَانُوا أَشَدَّ
مِنْكُمْ قُوَّةً
وَأَكْثَرَ
أَمْوَالا
وَأَوْلادًا
فَاسْتَمْتَعُوا
بِخَلاقِهِمْ
فَاسْتَمْتَعْتُمْ
بِخَلاقِكُمْ
كَمَا اسْتَمْتَعَ
الَّذِينَ
مِنْ
قَبْلِكُمْ بِخَلاقِهِمْ
وَخُضْتُمْ
كَالَّذِي
خَاضُوا
أُولَئِكَ
حَبِطَتْ
أَعْمَالُهُمْ
فِي الدُّنْيَا
وَالآخِرَةِ
وَأُولَئِكَ
هُمُ
الْخَاسِرُونَ
69
Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang
yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk
Madyan, dan (penduduk) negeri-negeri yang telah musnah? Telah datang kepada
mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata; maka Allah tidaklah
sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri
mereka sendiri.
أَلَمْ
يَأْتِهِمْ
نَبَأُ
الَّذِينَ
مِنْ قَبْلِهِمْ
قَوْمِ
نُوحٍ
وَعَادٍ
وَثَمُودَ
وَقَوْمِ إِبْرَاهِيمَ
وَأَصْحَابِ
مَدْيَنَ وَالْمُؤْتَفِكَاتِ
أَتَتْهُمْ
رُسُلُهُمْ
بِالْبَيِّنَاتِ
فَمَا كَانَ
اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ
وَلَكِنْ
كَانُوا
أَنْفُسَهُمْ
يَظْلِمُونَ
70
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian
mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh
(mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang,
menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan
diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
وَالْمُؤْمِنُونَ
وَالْمُؤْمِنَاتُ
بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ
بَعْضٍ
يَأْمُرُونَ
بِالْمَعْرُوفِ
وَيَنْهَوْنَ
عَنِ
الْمُنْكَرِ
وَيُقِيمُونَ
الصَّلاةَ
وَيُؤْتُونَ
الزَّكَاةَ
وَيُطِيعُونَ
اللَّهَ
وَرَسُولَهُ
أُولَئِكَ
سَيَرْحَمُهُمُ
اللَّهُ
إِنَّ اللَّهَ
عَزِيزٌ
حَكِيمٌ
71
Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mukmin lelaki dan
perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai,
kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga
Adn. Dan keridaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang
besar.
وَعَدَ
اللَّهُ
الْمُؤْمِنِينَ
وَالْمُؤْمِنَاتِ
جَنَّاتٍ
تَجْرِي
مِنْ
تَحْتِهَا
الأنْهَارُ
خَالِدِينَ
فِيهَا
وَمَسَاكِنَ
طَيِّبَةً
فِي
جَنَّاتِ
عَدْنٍ
وَرِضْوَانٌ
مِنَ
اللَّهِ
أَكْبَرُ
ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ
الْعَظِيمُ
72
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan
orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka
ialah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.
يَا
أَيُّهَا
النَّبِيُّ
جَاهِدِ
الْكُفَّارَ
وَالْمُنَافِقِينَ
وَاغْلُظْ
عَلَيْهِمْ
وَمَأْوَاهُمْ
جَهَنَّمُ
وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
73
Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah,
bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakitimu). Sesungguhnya mereka
telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam,
dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya; dan mereka tidak
mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah
melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertobat, itu adalah
lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan
mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka
sekali-kali tidak mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi.
يَحْلِفُونَ
بِاللَّهِ
مَا قَالُوا
وَلَقَدْ
قَالُوا كَلِمَةَ
الْكُفْرِ
وَكَفَرُوا
بَعْدَ إِسْلامِهِمْ
وَهَمُّوا
بِمَا لَمْ
يَنَالُوا وَمَا
نَقَمُوا
إِلا أَنْ
أَغْنَاهُمُ
اللَّهُ
وَرَسُولُهُ
مِنْ
فَضْلِهِ
فَإِنْ يَتُوبُوا
يَكُ
خَيْرًا
لَهُمْ
وَإِنْ يَتَوَلَّوْا
يُعَذِّبْهُمُ
اللَّهُ
عَذَابًا أَلِيمًا
فِي
الدُّنْيَا
وَالآخِرَةِ
وَمَا
لَهُمْ فِي
الأرْضِ
مِنْ
وَلِيٍّ
وَلا نَصِيرٍ
74
Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah:
“Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami,
pastilah kami akan bersedekah dan pastilah kami termasuk orang-orang yang
saleh.
وَمِنْهُمْ
مَنْ
عَاهَدَ
اللَّهَ
لَئِنْ آتَانَا
مِنْ فَضْلِهِ
لَنَصَّدَّقَنَّ
وَلَنَكُونَنَّ
مِنَ
الصَّالِحِينَ
75
Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari
karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka
memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran).
فَلَمَّا
آتَاهُمْ
مِنْ
فَضْلِهِ
بَخِلُوا
بِهِ وَتَوَلَّوْا
وَهُمْ
مُعْرِضُونَ
76
Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai
kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap
Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka
selalu berdusta.
فَأَعْقَبَهُمْ
نِفَاقًا
فِي
قُلُوبِهِمْ
إِلَى
يَوْمِ يَلْقَوْنَهُ
بِمَا
أَخْلَفُوا
اللَّهَ مَا
وَعَدُوهُ
وَبِمَا
كَانُوا يَكْذِبُونَ
77
Tidakkah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan
bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gaib?
أَلَمْ
يَعْلَمُوا
أَنَّ
اللَّهَ
يَعْلَمُ
سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْ
وَأَنَّ
اللَّهَ
عَلامُ الْغُيُوبِ
78
(Orang-orang munafik) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang
mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang
tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya, maka
orang-orang munafik itu menghina mereka. Allah akan membalas penghinaan
mereka itu, dan untuk mereka azab yang pedih.
الَّذِينَ
يَلْمِزُونَ
الْمُطَّوِّعِينَ
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
فِي
الصَّدَقَاتِ
وَالَّذِينَ
لا
يَجِدُونَ
إِلا
جُهْدَهُمْ فَيَسْخَرُونَ
مِنْهُمْ
سَخِرَ
اللَّهُ مِنْهُمْ
وَلَهُمْ
عَذَابٌ أَلِيمٌ
79
Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun
bagi mereka (adalah sama saja). Kendati pun kamu memohonkan ampun bagi mereka
tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampun kepada
mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya.
Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
اسْتَغْفِرْ
لَهُمْ أَوْ
لا
تَسْتَغْفِرْ
لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ
لَهُمْ
سَبْعِينَ
مَرَّةً فَلَنْ
يَغْفِرَ
اللَّهُ
لَهُمْ
ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ
كَفَرُوا
بِاللَّهِ
وَرَسُولِهِ
وَاللَّهُ
لا يَهْدِي
الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
80
Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut berperang) itu, merasa
gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak
suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka
berkata: “Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik
ini”. Katakanlah: “Api neraka Jahanam itu lebih sangat panas
(nya)”, jika mereka mengetahui.
فَرِحَ
الْمُخَلَّفُونَ
بِمَقْعَدِهِمْ
خِلافَ
رَسُولِ اللَّهِ
وَكَرِهُوا
أَنْ
يُجَاهِدُوا
بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنْفُسِهِمْ
فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَقَالُوا
لا
تَنْفِرُوا
فِي الْحَرِّ
قُلْ نَارُ
جَهَنَّمَ
أَشَدُّ
حَرًّا لَوْ
كَانُوا
يَفْقَهُونَ
81
Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak,
sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.
فَلْيَضْحَكُوا
قَلِيلا
وَلْيَبْكُوا
كَثِيرًا
جَزَاءً بِمَا
كَانُوا
يَكْسِبُونَ
82
Maka jika Allah mengembalikanmu kepada satu golongan dari
mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk ke luar (pergi berperang),
maka katakanlah: “Kamu tidak boleh ke luar bersamaku selama-lamanya dan
tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak
pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah (tinggallah) bersama orang-orang
yang tidak ikut berperang”
فَإِنْ
رَجَعَكَ
اللَّهُ
إِلَى
طَائِفَةٍ مِنْهُمْ
فَاسْتَأْذَنُوكَ
لِلْخُرُوجِ
فَقُلْ لَنْ
تَخْرُجُوا
مَعِيَ
أَبَدًا
وَلَنْ تُقَاتِلُوا
مَعِيَ
عَدُوًّا
إِنَّكُمْ رَضِيتُمْ
بِالْقُعُودِ
أَوَّلَ
مَرَّةٍ فَاقْعُدُوا
مَعَ الْخَالِفِينَ
83
Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah)
seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di
kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan
mereka mati dalam keadaan fasik.
وَلا
تُصَلِّ
عَلَى
أَحَدٍ
مِنْهُمْ
مَاتَ أَبَدًا
وَلا تَقُمْ
عَلَى
قَبْرِهِ
إِنَّهُمْ
كَفَرُوا
بِاللَّهِ
وَرَسُولِهِ
وَمَاتُوا
وَهُمْ فَاسِقُونَ
84
Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu.
Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan
anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir.
وَلا
تُعْجِبْكَ
أَمْوَالُهُمْ
وَأَوْلادُهُمْ
إِنَّمَا يُرِيدُ
اللَّهُ
أَنْ
يُعَذِّبَهُمْ
بِهَا فِي
الدُّنْيَا
وَتَزْهَقَ
أَنْفُسُهُمْ
وَهُمْ
كَافِرُونَ
85
Dan apabila diturunkan sesuatu surat (yang memerintahkan kepada
orang munafik itu): “Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah
beserta Rasul-Nya”, niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka
meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata:
“Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk”.
وَإِذَا
أُنْزِلَتْ
سُورَةٌ
أَنْ
آمِنُوا بِاللَّهِ
وَجَاهِدُوا
مَعَ
رَسُولِهِ
اسْتَأْذَنَكَ
أُولُو
الطَّوْلِ
مِنْهُمْ
وَقَالُوا ذَرْنَا
نَكُنْ مَعَ
الْقَاعِدِينَ
86
Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi
berperang, dan hati mereka telah dikunci mati, maka mereka tidak mengetahui
(kebahagiaan beriman dan berjihad).
رَضُوا
بِأَنْ
يَكُونُوا
مَعَ
الْخَوَالِفِ
وَطُبِعَ عَلَى
قُلُوبِهِمْ
فَهُمْ لا
يَفْقَهُونَ
87
Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka
berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang
memperoleh kebaikan; dan mereka itulah (pula) orang-orang yang beruntung.
لَكِنِ
الرَّسُولُ
وَالَّذِينَ
آمَنُوا مَعَهُ
جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ
وَأَنْفُسِهِمْ
وَأُولَئِكَ
لَهُمُ
الْخَيْرَاتُ
وَأُولَئِكَ
هُمُ الْمُفْلِحُونَ
88
Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di
bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang
besar.
أَعَدَّ
اللَّهُ
لَهُمْ
جَنَّاتٍ
تَجْرِي مِنْ
تَحْتِهَا الأنْهَارُ
خَالِدِينَ
فِيهَا
ذَلِكَ الْفَوْزُ
الْعَظِيمُ
89
Dan datang (kepada Nabi) orang-orang yang mengemukakan ‘uzur,
yaitu orang-orang Arab Badui agar diberi izin bagi mereka (untuk tidak pergi
berjihad), sedang orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk
berdiam diri saja. Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka itu akan
ditimpa azab yang pedih.
وَجَاءَ
الْمُعَذِّرُونَ
مِنَ
الأعْرَابِ
لِيُؤْذَنَ لَهُمْ
وَقَعَدَ
الَّذِينَ
كَذَبُوا
اللَّهَ
وَرَسُولَهُ
سَيُصِيبُ
الَّذِينَ كَفَرُوا
مِنْهُمْ
عَذَابٌ
أَلِيمٌ
90
Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang
lemah, atas orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh
apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah
dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikit pun untuk menyalahkan orang-orang yang
berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
لَيْسَ
عَلَى
الضُّعَفَاءِ
وَلا عَلَى
الْمَرْضَى
وَلا عَلَى
الَّذِينَ
لا
يَجِدُونَ
مَا يُنْفِقُونَ
حَرَجٌ
إِذَا
نَصَحُوا
لِلَّهِ وَرَسُولِهِ
مَا عَلَى
الْمُحْسِنِينَ
مِنْ
سَبِيلٍ
وَاللَّهُ
غَفُورٌ رَحِيمٌ
91
dan tiada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka
datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata:
“Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu”, lalu mereka
kembali, sedang mata mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran
mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan.
وَلا
عَلَى
الَّذِينَ
إِذَا مَا
أَتَوْكَ لِتَحْمِلَهُمْ
قُلْتَ لا
أَجِدُ مَا
أَحْمِلُكُمْ
عَلَيْهِ
تَوَلَّوْا
وَأَعْيُنُهُمْ
تَفِيضُ مِنَ
الدَّمْعِ
حَزَنًا
أَلا
يَجِدُوا
مَا يُنْفِقُونَ
92
Sesungguhnya jalan (untuk menyalahkan) hanyalah terhadap
orang-orang yang meminta izin kepadamu, padahal mereka itu orang-orang kaya.
Mereka rela berada bersama-sama orang-orang yang tidak ikut berperang dan
Allah telah mengunci mati hati mereka, maka mereka tidak mengetahui (akibat
perbuatan mereka).
إِنَّمَا
السَّبِيلُ
عَلَى
الَّذِينَ
يَسْتَأْذِنُونَكَ
وَهُمْ
أَغْنِيَاءُ
رَضُوا
بِأَنْ
يَكُونُوا
مَعَ
الْخَوَالِفِ
وَطَبَعَ
اللَّهُ عَلَى
قُلُوبِهِمْ
فَهُمْ لا
يَعْلَمُونَ
93
Mereka (orang-orang munafik) mengemukakan uzurnya kepadamu,
apabila kamu telah kembali kepada mereka (dari medan perang). Katakanlah:
“Janganlah kamu mengemukakan ‘uzur; kami tidak percaya lagi kepadamu,
(karena) sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada kami beritamu yang
sebenarnya. Dan Allah serta Rasul-Nya akan melihat pekerjaanmu, kemudian kamu
dikembalikan kepada Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia
memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.
يَعْتَذِرُونَ
إِلَيْكُمْ
إِذَا
رَجَعْتُمْ
إِلَيْهِمْ قُلْ
لا
تَعْتَذِرُوا
لَنْ
نُؤْمِنَ
لَكُمْ قَدْ
نَبَّأَنَا
اللَّهُ
مِنْ أَخْبَارِكُمْ
وَسَيَرَى
اللَّهُ
عَمَلَكُمْ
وَرَسُولُهُ
ثُمَّ
تُرَدُّونَ
إِلَى عَالِمِ
الْغَيْبِ
وَالشَّهَادَةِ
فَيُنَبِّئُكُمْ
بِمَا
كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
94
Kelak mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, apabila
kamu kembali kepada mereka, supaya kamu berpaling dari mereka. Maka
berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya mereka itu adalah najis dan
tempat mereka Jahanam; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
سَيَحْلِفُونَ
بِاللَّهِ
لَكُمْ
إِذَا انْقَلَبْتُمْ
إِلَيْهِمْ
لِتُعْرِضُوا
عَنْهُمْ
فَأَعْرِضُوا
عَنْهُمْ
إِنَّهُمْ
رِجْسٌ وَمَأْوَاهُمْ
جَهَنَّمُ
جَزَاءً
بِمَا كَانُوا
يَكْسِبُونَ
95
Mereka akan bersumpah kepadamu, agar kamu rida kepada mereka.
Tetapi jika sekiranya kamu rida kepada mereka, maka sesungguhnya Allah tidak
rida kepada orang-orang yang fasik itu.
يَحْلِفُونَ
لَكُمْ
لِتَرْضَوْا
عَنْهُمْ
فَإِنْ تَرْضَوْا
عَنْهُمْ فَإِنَّ
اللَّهَ لا
يَرْضَى
عَنِ
الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
96
Orang-orang Arab Badui itu, lebih sangat kekafiran dan
kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan
Allah kepada Rasul-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
الأعْرَابُ
أَشَدُّ
كُفْرًا
وَنِفَاقًا
وَأَجْدَرُ
أَلا يَعْلَمُوا
حُدُودَ مَا
أَنْزَلَ
اللَّهُ عَلَى
رَسُولِهِ
وَاللَّهُ
عَلِيمٌ حَكِيمٌ
97
Di antara orang-orang Arab Badui itu, ada orang yang memandang
apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) sebagai suatu kerugian dan dia
menanti-nanti marabahaya menimpamu; merekalah yang akan ditimpa marabahaya.
Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
وَمِنَ
الأعْرَابِ
مَنْ
يَتَّخِذُ
مَا يُنْفِقُ
مَغْرَمًا
وَيَتَرَبَّصُ
بِكُمُ
الدَّوَائِرَ
عَلَيْهِمْ
دَائِرَةُ
السَّوْءِ وَاللَّهُ
سَمِيعٌ
عَلِيمٌ
98
Dan di antara orang-orang Arab Badui itu, ada orang yang beriman
kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di
jalan Allah) itu, sebagai jalan mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan
untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu
jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan
memasukkan mereka ke dalam rahmat (surga) Nya; sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
وَمِنَ
الأعْرَابِ
مَنْ
يُؤْمِنُ
بِاللَّهِ
وَالْيَوْمِ
الآخِرِ
وَيَتَّخِذُ
مَا
يُنْفِقُ
قُرُبَاتٍ
عِنْدَ
اللَّهِ
وَصَلَوَاتِ
الرَّسُولِ أَلا
إِنَّهَا
قُرْبَةٌ
لَهُمْ
سَيُدْخِلُهُمُ
اللَّهُ فِي
رَحْمَتِهِ
إِنَّ اللَّهَ
غَفُورٌ
رَحِيمٌ
99
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam)
di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti
mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah
dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di
dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang
besar.
وَالسَّابِقُونَ
الأوَّلُونَ
مِنَ الْمُهَاجِرِينَ
وَالأنْصَارِ
وَالَّذِينَ
اتَّبَعُوهُمْ
بِإِحْسَانٍ
رَضِيَ
اللَّهُ
عَنْهُمْ وَرَضُوا
عَنْهُ
وَأَعَدَّ
لَهُمْ
جَنَّاتٍ
تَجْرِي
تَحْتَهَا
الأنْهَارُ خَالِدِينَ
فِيهَا
أَبَدًا
ذَلِكَ
الْفَوْزُ
الْعَظِيمُ
100
Di antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada
orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka
keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka,
(tetapi) Kami-lah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua
kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.
وَمِمَّنْ
حَوْلَكُمْ
مِنَ
الأعْرَابِ
مُنَافِقُونَ
وَمِنْ
أَهْلِ
الْمَدِينَةِ
مَرَدُوا
عَلَى
النِّفَاقِ
لا
تَعْلَمُهُمْ
نَحْنُ نَعْلَمُهُمْ
سَنُعَذِّبُهُمْ
مَرَّتَيْنِ
ثُمَّ
يُرَدُّونَ
إِلَى
عَذَابٍ عَظِيمٍ
101
Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka,
mereka mencampur baurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang
buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
وَآخَرُونَ
اعْتَرَفُوا
بِذُنُوبِهِمْ
خَلَطُوا
عَمَلا صَالِحًا
وَآخَرَ
سَيِّئًا
عَسَى
اللَّهُ أَنْ
يَتُوبَ
عَلَيْهِمْ
إِنَّ
اللَّهَ غَفُورٌ
رَحِيمٌ
102
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya
doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui.
خُذْ
مِنْ
أَمْوَالِهِمْ
صَدَقَةً
تُطَهِّرُهُمْ
وَتُزَكِّيهِمْ
بِهَا وَصَلِّ
عَلَيْهِمْ
إِنَّ
صَلاتَكَ
سَكَنٌ
لَهُمْ
وَاللَّهُ سَمِيعٌ
عَلِيمٌ
103
Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima tobat dari
hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima tobat
lagi Maha Penyayang?
أَلَمْ
يَعْلَمُوا
أَنَّ
اللَّهَ
هُوَ
يَقْبَلُ التَّوْبَةَ
عَنْ
عِبَادِهِ
وَيَأْخُذُ
الصَّدَقَاتِ
وَأَنَّ
اللَّهَ
هُوَ التَّوَّابُ
الرَّحِيمُ
104
Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya
serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan
dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata,
lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”.
وَقُلِ
اعْمَلُوا
فَسَيَرَى
اللَّهُ
عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ
وَالْمُؤْمِنُونَ
وَسَتُرَدُّونَ
إِلَى عَالِمِ
الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ
فَيُنَبِّئُكُمْ
بِمَا كُنْتُمْ
تَعْمَلُونَ
105
Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada
keputusan Allah; adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan
menerima tobat mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
وَآخَرُونَ
مُرْجَوْنَ
لأمْرِ
اللَّهِ إِمَّا
يُعَذِّبُهُمْ
وَإِمَّا
يَتُوبُ
عَلَيْهِمْ
وَاللَّهُ
عَلِيمٌ
حَكِيمٌ
106
Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang
mendirikan mesjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin),
untuk kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta
menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya
sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: “Kami tidak menghendaki
selain kebaikan.” Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu
adalah pendusta (dalam sumpahnya).
وَالَّذِينَ
اتَّخَذُوا
مَسْجِدًا
ضِرَارًا
وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًا
بَيْنَ
الْمُؤْمِنِينَ
وَإِرْصَادًا
لِمَنْ
حَارَبَ
اللَّهَ وَرَسُولَهُ
مِنْ قَبْلُ
وَلَيَحْلِفُنَّ
إِنْ
أَرَدْنَا
إِلا
الْحُسْنَى
وَاللَّهُ يَشْهَدُ
إِنَّهُمْ
لَكَاذِبُونَ
107
Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya.
Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari
pertama adalah lebih patut kamu bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya ada
orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang
bersih.
لا
تَقُمْ
فِيهِ
أَبَدًا
لَمَسْجِدٌ
أُسِّسَ
عَلَى التَّقْوَى
مِنْ
أَوَّلِ يَوْمٍ
أَحَقُّ
أَنْ
تَقُومَ
فِيهِ فِيهِ
رِجَالٌ يُحِبُّونَ
أَنْ
يَتَطَهَّرُوا
وَاللَّهُ
يُحِبُّ
الْمُطَّهِّرِينَ
108
Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar
takwa kepada Allah dan keridaan (Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang
mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh
bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahanam? Dan Allah tidak memberikan
petunjuk kepada orang-orang yang lalim.
أَفَمَنْ
أَسَّسَ
بُنْيَانَهُ
عَلَى تَقْوَى
مِنَ اللَّهِ
وَرِضْوَانٍ
خَيْرٌ أَمْ
مَنْ
أَسَّسَ بُنْيَانَهُ
عَلَى شَفَا
جُرُفٍ هَارٍ
فَانْهَارَ
بِهِ فِي
نَارِ
جَهَنَّمَ
وَاللَّهُ
لا يَهْدِي
الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
109
Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi
pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu telah
hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
لا
يَزَالُ
بُنْيَانُهُمُ
الَّذِي
بَنَوْا
رِيبَةً فِي قُلُوبِهِمْ
إِلا أَنْ
تَقَطَّعَ
قُلُوبُهُمْ
وَاللَّهُ
عَلِيمٌ حَكِيمٌ
110
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri
dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada
jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji
yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang
lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan
jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.
إِنَّ
اللَّهَ
اشْتَرَى
مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ
أَنْفُسَهُمْ
وَأَمْوَالَهُمْ
بِأَنَّ
لَهُمُ
الْجَنَّةَ
يُقَاتِلُونَ
فِي سَبِيلِ اللَّهِ
فَيَقْتُلُونَ
وَيُقْتَلُونَ
وَعْدًا
عَلَيْهِ
حَقًّا فِي
التَّوْرَاةِ
وَالإنْجِيلِ
وَالْقُرْآنِ
وَمَنْ
أَوْفَى
بِعَهْدِهِ
مِنَ
اللَّهِ
فَاسْتَبْشِرُوا
بِبَيْعِكُمُ
الَّذِي
بَايَعْتُمْ
بِهِ وَذَلِكَ
هُوَ
الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
111
Mereka itu adalah orang-orang yang bertobat, yang beribadah,
yang memuji (Allah), yang melawat, yang rukuk, yang sujud, yang menyuruh
berbuat makruf dan mencegah berbuat mungkar dan yang memelihara hukum-hukum
Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.
التَّائِبُونَ
الْعَابِدُونَ
الْحَامِدُونَ
السَّائِحُونَ
الرَّاكِعُونَ
السَّاجِدُونَ
الآمِرُونَ
بِالْمَعْرُوفِ
وَالنَّاهُونَ
عَنِ
الْمُنْكَرِ
وَالْحَافِظُونَ
لِحُدُودِ
اللَّهِ
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ
112
Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman
memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun
orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka,
bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam.
مَا
كَانَ
لِلنَّبِيِّ
وَالَّذِينَ
آمَنُوا
أَنْ يَسْتَغْفِرُوا
لِلْمُشْرِكِينَ
وَلَوْ كَانُوا
أُولِي
قُرْبَى
مِنْ بَعْدِ
مَا تَبَيَّنَ
لَهُمْ
أَنَّهُمْ
أَصْحَابُ
الْجَحِيمِ
113
Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya,
tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada
bapaknya itu. Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh
Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah
seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.
وَمَا
كَانَ
اسْتِغْفَارُ
إِبْرَاهِيمَ
لأبِيهِ
إِلا عَنْ
مَوْعِدَةٍ
وَعَدَهَا
إِيَّاهُ
فَلَمَّا
تَبَيَّنَ
لَهُ
أَنَّهُ
عَدُوٌّ لِلَّهِ
تَبَرَّأَ
مِنْهُ
إِنَّ
إِبْرَاهِيمَ
لأوَّاهٌ
حَلِيمٌ
114
Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum, sesudah
Allah memberi petunjuk kepada mereka hingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa
yang harus mereka jauhi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
وَمَا
كَانَ
اللَّهُ
لِيُضِلَّ
قَوْمًا
بَعْدَ إِذْ هَدَاهُمْ
حَتَّى
يُبَيِّنَ
لَهُمْ مَا
يَتَّقُونَ
إِنَّ
اللَّهَ
بِكُلِّ
شَيْءٍ عَلِيمٌ
115
Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia
menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong
bagimu selain Allah.
إِنَّ
اللَّهَ
لَهُ مُلْكُ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ يُحْيِي
وَيُمِيتُ
وَمَا
لَكُمْ مِنْ
دُونِ
اللَّهِ
مِنْ
وَلِيٍّ
وَلا نَصِيرٍ
116
Sesungguhnya Allah telah menerima tobat Nabi, orang-orang
muhajirin dan orang-orang Ansar, yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan,
setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima
tobat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada
mereka,
لَقَدْ
تَابَ
اللَّهُ
عَلَى
النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ
وَالأنْصَارِ
الَّذِينَ
اتَّبَعُوهُ
فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ
مِنْ بَعْدِ
مَا كَادَ
يَزِيغُ
قُلُوبُ فَرِيقٍ
مِنْهُمْ
ثُمَّ تَابَ
عَلَيْهِمْ إِنَّهُ
بِهِمْ
رَءُوفٌ
رَحِيمٌ
117
dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan tobat)
mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi
itu luas dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta
mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah,
melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima tobat mereka agar mereka
tetap dalam tobatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Penerima tobat lagi
Maha Penyayang.
وَعَلَى
الثَّلاثَةِ
الَّذِينَ
خُلِّفُوا
حَتَّى
إِذَا ضَاقَتْ
عَلَيْهِمُ
الأرْضُ
بِمَا
رَحُبَتْ
وَضَاقَتْ
عَلَيْهِمْ
أَنْفُسُهُمْ
وَظَنُّوا
أَنْ لا
مَلْجَأَ
مِنَ
اللَّهِ إِلا
إِلَيْهِ
ثُمَّ تَابَ
عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا
إِنَّ
اللَّهَ
هُوَ
التَّوَّابُ
الرَّحِيمُ
118
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan
hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
اتَّقُوا اللَّهَ
وَكُونُوا
مَعَ
الصَّادِقِينَ
119
Tidaklah sepatutnya bagi penduduk Madinah dan orang-orang Arab
Badui yang berdiam di sekitar mereka, tidak turut menyertai Rasulullah (pergi
berperang) dan tidak patut (pula) bagi mereka lebih mencintai diri mereka
daripada mencintai diri Rasul. Yang demikian itu ialah karena mereka tidak
ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah. dan tidak (pula)
menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak
menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka
dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak
menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik,
مَا
كَانَ
لأهْلِ
الْمَدِينَةِ
وَمَنْ
حَوْلَهُمْ
مِنَ الأعْرَابِ
أَنْ
يَتَخَلَّفُوا
عَنْ رَسُولِ
اللَّهِ
وَلا
يَرْغَبُوا بِأَنْفُسِهِمْ
عَنْ
نَفْسِهِ
ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ
لا
يُصِيبُهُمْ
ظَمَأٌ وَلا نَصَبٌ
وَلا
مَخْمَصَةٌ
فِي سَبِيلِ
اللَّهِ
وَلا
يَطَئُونَ
مَوْطِئًا
يَغِيظُ الْكُفَّارَ
وَلا
يَنَالُونَ
مِنْ عَدُوٍّ
نَيْلا إِلا
كُتِبَ
لَهُمْ بِهِ
عَمَلٌ صَالِحٌ
إِنَّ
اللَّهَ لا
يُضِيعُ
أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ
120
dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak
(pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi
mereka (amal saleh pula), karena Allah akan memberi balasan kepada mereka
(dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
وَلا
يُنْفِقُونَ
نَفَقَةً
صَغِيرَةً
وَلا
كَبِيرَةً وَلا
يَقْطَعُونَ
وَادِيًا
إِلا كُتِبَ
لَهُمْ
لِيَجْزِيَهُمُ
اللَّهُ
أَحْسَنَ مَا
كَانُوا
يَعْمَلُونَ
121
Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya
(ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara
mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan
untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali
kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
وَمَا
كَانَ
الْمُؤْمِنُونَ
لِيَنْفِرُوا
كَافَّةً فَلَوْلا
نَفَرَ مِنْ
كُلِّ
فِرْقَةٍ
مِنْهُمْ
طَائِفَةٌ
لِيَتَفَقَّهُوا
فِي الدِّينِ
وَلِيُنْذِرُوا
قَوْمَهُمْ
إِذَا
رَجَعُوا
إِلَيْهِمْ
لَعَلَّهُمْ
يَحْذَرُونَ
122
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang
di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan
ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
قَاتِلُوا
الَّذِينَ يَلُونَكُمْ
مِنَ
الْكُفَّارِ
وَلْيَجِدُوا
فِيكُمْ
غِلْظَةً
وَاعْلَمُوا
أَنَّ اللَّهَ
مَعَ
الْمُتَّقِينَ
123
Dan apabila diturunkan suatu surat, maka di antara mereka
(orang-orang munafik) ada yang berkata: “Siapakah di antara kamu yang
bertambah imannya dengan (turunnya) surat ini?” Adapun orang-orang yang
beriman, maka surat ini menambah imannya, sedang mereka merasa gembira.
وَإِذَا
مَا
أُنْزِلَتْ
سُورَةٌ
فَمِنْهُمْ
مَنْ
يَقُولُ أَيُّكُمْ
زَادَتْهُ
هَذِهِ
إِيمَانًا
فَأَمَّا
الَّذِينَ
آمَنُوا
فَزَادَتْهُمْ
إِيمَانًا
وَهُمْ
يَسْتَبْشِرُونَ
124
Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit,
maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya
(yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir.
وَأَمَّا
الَّذِينَ
فِي
قُلُوبِهِمْ
مَرَضٌ فَزَادَتْهُمْ
رِجْسًا إِلَى
رِجْسِهِمْ
وَمَاتُوا
وَهُمْ
كَافِرُونَ
125
Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa
mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga)
bertobat dan tidak (pula) mengambil pengajaran?
أَوَلا
يَرَوْنَ
أَنَّهُمْ
يُفْتَنُونَ
فِي كُلِّ
عَامٍ مَرَّةً
أَوْ
مَرَّتَيْنِ
ثُمَّ لا
يَتُوبُونَ
وَلا هُمْ
يَذَّكَّرُونَ
126
Dan apabila diturunkan satu surat sebagian mereka memandang
kepada sebagian yang lain (sambil berkata): “Adakah seorang dari (orang-orang
muslimin) yang melihat kamu?” Sesudah itu mereka pun pergi. Allah telah
memalingkan hati mereka disebabkan mereka adalah kaum yang tidak mengerti.
وَإِذَا
مَا
أُنْزِلَتْ
سُورَةٌ
نَظَرَ بَعْضُهُمْ
إِلَى بَعْضٍ
هَلْ
يَرَاكُمْ
مِنْ أَحَدٍ
ثُمَّ انْصَرَفُوا
صَرَفَ
اللَّهُ
قُلُوبَهُمْ
بِأَنَّهُمْ
قَوْمٌ لا
يَفْقَهُونَ
127
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu
sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan
dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap
orang-orang mukmin.
لَقَدْ
جَاءَكُمْ
رَسُولٌ
مِنْ
أَنْفُسِكُمْ
عَزِيزٌ عَلَيْهِ
مَا
عَنِتُّمْ
حَرِيصٌ
عَلَيْكُمْ
بِالْمُؤْمِنِينَ
رَءُوفٌ رَحِيمٌ
128
Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah
Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan
Dia adalah Tuhan yang memiliki Arasy yang agung”
فَإِنْ
تَوَلَّوْا
فَقُلْ
حَسْبِيَ
اللَّهُ لا
إِلَهَ إِلا
هُوَ
عَلَيْهِ
تَوَكَّلْتُ
وَهُوَ رَبُّ
الْعَرْشِ
الْعَظِيمِ
129

Penutup Surat At Taubah

Surat At-Taubah mengandung pernyatan pembatalan perjanjian damai pleh Nabi Muhammad s.a.w. dengan kaum musyrikin, karena mereka tidak memenuhi syarat-syarat perjanjian damai pada perjanjian Hudaibiyyah. Selanjutnya Surat At Taubah mengandung hukum peperangan dan perdamaian, hukum kenegaraan, keadaan Nabi Muhammad s.a.w. di waktu hijrah, dan kewajiban menafkahkan harta dan orang-orang yang berhak menerimanya.

HUBUNGAN SURAT AT-TAUBAH DENGAN SURAT YUNUS

1. Akhir surat Attaubah ditutup dengan menyebutkan tentang risalah Nabi Muhammad s.a.w. dan hal-hal serupa disebutkan pula pada akhir surat Yunus.

2. Surat At-Taubah menyebutkan keadaan orang-orang munafik serta menerangkan perbuatan mereka di waktu Al Quran diturunkan, sedang surat Yunus menerangkan sikap orang kafir terhadap Al Quran.

Sahabat, kita sudah sampai pada akhir artikel tentang surah at taubah, semoga bermanfaat dan semoga dengan membaca ayat al quran ini anda mendapat amal ibadah. Jangan lupa juga untuk membaca surat yasin dan surat al quran lainnya pada blog ini.

Terakhir admin minta tolong untuk menyebarkan atau share artikel surat at taubah dan terjemahnya ini ke berbagai media sosial sehingga lebih banyak lagi orang yang membaca al quran. Dan tentunya anda juga mendapatkan amal karena telah mengajak orang lain untuk membaca al quran.