SURAT SABA – Al Quran Dan Terjemahan

Surat Saba’ terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Luqman. Dinamakan Saba’ karena didalamnya terdapat kisah kaum Saba’. Saba’ adalah nama suatu kabilah dari kabilah-kabilah Arab yang tinggal di daerah Yaman sekarang ini. Mereka mendirikan kerajaan yang terkenal dengan nama kerajaan Sabaiyyah, ibukotanya Ma’rib; telah dapat membangun suatu bendungan raksasa, yang bernama Bendungan Ma’rib, sehingga negeri meka subur dan makmur. Kemewahan dan kemakmuran ini menyebabkan kaum Saba’ lupa dan ingkar kepada Allah yang telah melimpahkan nikmatnya kepada mereka, serta mereka mengingkari pula seruan para rasul. Karena keingkaran mereka ini, Allah menimpahkan kepada mereka azab berupa sailul ‘arim (banjir yang besar) yang ditimbulkan oleh bobolnya bendungan Ma’rib. Setelah bendungan ma’rib bobol negeri Saba’ menjadi kering dan kerajaan mereka hancur.

Kandungan Surat Saba

1. Keimanan:
Ilmu Allah meliputi segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi; kebenaran adanya hari berbangkit dan hari pembalasan; Nabi Muhammad s.a.w. adalah pemberi peringatan; pada hari kiamat berhala-berhala itu tidak dapat memberi manfaat sedikitpun; kalau seorang sesat maka akibat kesesatannya itu menimpa dirinya sendiri, dan kalau ia menemui jalan yang benar adalah berkat petunjuk Allah.

2. Kisah-kisah:
Kisah Nabi Daud a.s. dan Nabi Sulaiman a.s.; kisah kaum Saba’.

3. Dan lain-lain:
Celaan kepada kaum musyrikin yang menyembah berhala; tuduh menuduh antara pemimpin-pemimpin yang menyesatkan dengan pengikut-pengikut nya di hari kiamat; sikap orang-orang musyrik diwaktu mendengar Al Quran; rasul-rasul tidak meminta upah dalam melaksanakan dakwahnya; orang-orang musyrik mendoa kepada Allah agar dikembalikan ke dunia untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah; orang-orang yang hidup berlebih-lebihan dan sewenang-wenang selalu memusuhi Nabi.

Surat Saba

Surat Saba dan Terjemahnya

Terjemahan Surat Saba
Surat Saba’ Arab
Ayat
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa
yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dia-lah Yang
Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
الْحَمْدُ
لِلَّهِ
الَّذِي
لَهُ مَا فِي
السَّمَاوَاتِ
وَمَا فِي
الأرْضِ
وَلَهُ
الْحَمْدُ
فِي الآخِرَةِ
وَهُوَ
الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
1
Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar
daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan
Dia-lah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
يَعْلَمُ
مَا يَلِجُ
فِي الأرْضِ
وَمَا يَخْرُجُ
مِنْهَا وَمَا
يَنْزِلُ
مِنَ
السَّمَاءِ
وَمَا يَعْرُجُ
فِيهَا
وَهُوَ
الرَّحِيمُ الْغَفُورُ
2
Dan orang-orang yang kafir berkata: “Hari berbangkit itu
tidak akan datang kepada kami”. Katakanlah: “Pasti datang, demi
Tuhanku Yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang
kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya seberat zarrah pun yang ada di
langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu
dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata
(Lohmahfuz)”,
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا لا
تَأْتِينَا
السَّاعَةُ قُلْ
بَلَى
وَرَبِّي
لَتَأْتِيَنَّكُمْ
عَالِمِ
الْغَيْبِ
لا يَعْزُبُ
عَنْهُ مِثْقَالُ
ذَرَّةٍ فِي
السَّمَاوَاتِ
وَلا فِي
الأرْضِ
وَلا
أَصْغَرُ
مِنْ ذَلِكَ وَلا
أَكْبَرُ
إِلا فِي
كِتَابٍ
مُبِينٍ
3
supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal yang saleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya
ampunan dan rezeki yang mulia.
لِيَجْزِيَ
الَّذِينَ
آمَنُوا
وَعَمِلُوا
الصَّالِحَاتِ
أُولَئِكَ
لَهُمْ
مَغْفِرَةٌ
وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
4
Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami
dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu
memperoleh azab, yaitu (jenis) azab yang pedih.
وَالَّذِينَ
سَعَوْا فِي
آيَاتِنَا
مُعَاجِزِينَ
أُولَئِكَ
لَهُمْ
عَذَابٌ
مِنْ رِجْزٍ
أَلِيمٌ
5
Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa
wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki
(manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
وَيَرَى
الَّذِينَ
أُوتُوا
الْعِلْمَ
الَّذِي
أُنْزِلَ إِلَيْكَ
مِنْ
رَبِّكَ
هُوَ
الْحَقَّ
وَيَهْدِي
إِلَى
صِرَاطِ الْعَزِيزِ
الْحَمِيدِ
6
Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya):
“Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan
kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya
kamu benar-benar (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru?
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
هَلْ
نَدُلُّكُمْ
عَلَى رَجُلٍ
يُنَبِّئُكُمْ
إِذَا
مُزِّقْتُمْ
كُلَّ
مُمَزَّقٍ
إِنَّكُمْ
لَفِي
خَلْقٍ جَدِيدٍ
7
Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada
padanya penyakit gila?” (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman
kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.
أَفْتَرَى
عَلَى
اللَّهِ
كَذِبًا
أَمْ بِهِ
جِنَّةٌ
بَلِ الَّذِينَ
لا
يُؤْمِنُونَ
بِالآخِرَةِ
فِي
الْعَذَابِ
وَالضَّلالِ
الْبَعِيدِ
8
Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di
hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan
mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan
Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
أَفَلَمْ
يَرَوْا
إِلَى مَا
بَيْنَ
أَيْدِيهِمْ
وَمَا خَلْفَهُمْ
مِنَ
السَّمَاءِ
وَالأرْضِ
إِنْ نَشَأْ
نَخْسِفْ
بِهِمُ
الأرْضَ
أَوْ نُسْقِطْ
عَلَيْهِمْ
كِسَفًا
مِنَ السَّمَاءِ
إِنَّ فِي
ذَلِكَ
لآيَةً
لِكُلِّ عَبْدٍ
مُنِيبٍ
9
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari
Kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung,
bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan
besi untuknya,
وَلَقَدْ
آتَيْنَا
دَاوُدَ
مِنَّا
فَضْلا يَا
جِبَالُ أَوِّبِي
مَعَهُ
وَالطَّيْرَ
وَأَلَنَّا لَهُ
الْحَدِيدَ
10
(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah
anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa
yang kamu kerjakan.
أَنِ
اعْمَلْ
سَابِغَاتٍ
وَقَدِّرْ
فِي
السَّرْدِ وَاعْمَلُوا
صَالِحًا
إِنِّي
بِمَا تَعْمَلُونَ
بَصِيرٌ
11
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di
waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore
sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga
baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah
kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara
mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya
menyala-nyala.
وَلِسُلَيْمَانَ
الرِّيحَ
غُدُوُّهَا
شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا
شَهْرٌ
وَأَسَلْنَا
لَهُ عَيْنَ
الْقِطْرِ
وَمِنَ
الْجِنِّ
مَنْ يَعْمَلُ
بَيْنَ
يَدَيْهِ
بِإِذْنِ
رَبِّهِ
وَمَنْ
يَزِغْ
مِنْهُمْ
عَنْ
أَمْرِنَا نُذِقْهُ
مِنْ
عَذَابِ
السَّعِيرِ
12
Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari
gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya)
seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai
keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari
hamba-hamba Ku yang berterima kasih.
يَعْمَلُونَ
لَهُ مَا
يَشَاءُ
مِنْ مَحَارِيبَ
وَتَمَاثِيلَ
وَجِفَانٍ
كَالْجَوَابِ
وَقُدُورٍ
رَاسِيَاتٍ
اعْمَلُوا
آلَ دَاوُدَ شُكْرًا
وَقَلِيلٌ
مِنْ
عِبَادِيَ
الشَّكُورُ
13
Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada
yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan
tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau
sekiranya mereka mengetahui yang gaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa
yang menghinakan.
فَلَمَّا
قَضَيْنَا
عَلَيْهِ
الْمَوْتَ مَا
دَلَّهُمْ عَلَى
مَوْتِهِ
إِلا
دَابَّةُ
الأرْضِ تَأْكُلُ
مِنْسَأَتَهُ
فَلَمَّا
خَرَّ تَبَيَّنَتِ
الْجِنُّ
أَنْ لَوْ
كَانُوا يَعْلَمُونَ
الْغَيْبَ
مَا
لَبِثُوا
فِي الْعَذَابِ
الْمُهِينِ
14
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di
tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah
kiri. (Kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang
(dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah
negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.
لَقَدْ
كَانَ
لِسَبَإٍ
فِي
مَسْكَنِهِمْ
آيَةٌ جَنَّتَانِ
عَنْ
يَمِينٍ
وَشِمَالٍ
كُلُوا مِنْ
رِزْقِ رَبِّكُمْ
وَاشْكُرُوا
لَهُ بَلْدَةٌ
طَيِّبَةٌ
وَرَبٌّ
غَفُورٌ
15
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka
banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang
ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon
Sidr.
فَأَعْرَضُوا
فَأَرْسَلْنَا
عَلَيْهِمْ سَيْلَ
الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ
بِجَنَّتَيْهِمْ
جَنَّتَيْنِ
ذَوَاتَيْ
أُكُلٍ
خَمْطٍ
وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ
مِنْ سِدْرٍ
قَلِيلٍ
16
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran
mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya
kepada orang-orang yang sangat kafir.
ذَلِكَ
جَزَيْنَاهُمْ
بِمَا
كَفَرُوا
وَهَلْ
نُجَازِي إِلا
الْكَفُورَ
17
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang
Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami
tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu
di kota-kota itu pada malam dan siang hari dengan aman.
وَجَعَلْنَا
بَيْنَهُمْ
وَبَيْنَ
الْقُرَى
الَّتِي بَارَكْنَا
فِيهَا
قُرًى
ظَاهِرَةً
وَقَدَّرْنَا
فِيهَا
السَّيْرَ
سِيرُوا
فِيهَا لَيَالِيَ
وَأَيَّامًا
آمِنِينَ
18
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan
kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan
mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi
setiap orang yang sabar lagi bersyukur.
فَقَالُوا
رَبَّنَا
بَاعِدْ
بَيْنَ
أَسْفَارِنَا
وَظَلَمُوا
أَنْفُسَهُمْ
فَجَعَلْنَاهُمْ
أَحَادِيثَ
وَمَزَّقْنَاهُمْ
كُلَّ مُمَزَّقٍ
إِنَّ فِي
ذَلِكَ
لآيَاتٍ
لِكُلِّ
صَبَّارٍ
شَكُورٍ
19
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran
sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian
orang-orang yang beriman.
وَلَقَدْ
صَدَّقَ
عَلَيْهِمْ
إِبْلِيسُ ظَنَّهُ
فَاتَّبَعُوهُ
إِلا
فَرِيقًا
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
20
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan
hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya
kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha
Memelihara segala sesuatu.
وَمَا
كَانَ لَهُ
عَلَيْهِمْ
مِنْ
سُلْطَانٍ
إِلا لِنَعْلَمَ
مَنْ يُؤْمِنُ
بِالآخِرَةِ
مِمَّنْ
هُوَ
مِنْهَا فِي شَكٍّ
وَرَبُّكَ عَلَى
كُلِّ
شَيْءٍ
حَفِيظٌ
21
Katakanlah: “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai
tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrah pun di langit
dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu saham pun dalam (penciptaan)
langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi
pembantu bagi-Nya”.
قُلِ
ادْعُوا
الَّذِينَ
زَعَمْتُمْ
مِنْ دُونِ
اللَّهِ لا
يَمْلِكُونَ
مِثْقَالَ
ذَرَّةٍ فِي
السَّمَاوَاتِ
وَلا فِي
الأرْضِ وَمَا
لَهُمْ فِيهِمَا
مِنْ شِرْكٍ
وَمَا لَهُ
مِنْهُمْ مِنْ
ظَهِيرٍ
22
Dan tiadalah berguna syafaat di sisi Allah melainkan bagi orang
yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafaat itu, sehingga apabila telah dihilangkan
ketakutan dari hati mereka, mereka berkata: “Apakah yang telah
difirmankan oleh Tuhan-mu?” Mereka menjawab: “(Perkataan) yang
benar”, dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
وَلا
تَنْفَعُ
الشَّفَاعَةُ
عِنْدَهُ
إِلا لِمَنْ
أَذِنَ لَهُ
حَتَّى إِذَا
فُزِّعَ
عَنْ
قُلُوبِهِمْ
قَالُوا مَاذَا
قَالَ
رَبُّكُمْ قَالُوا
الْحَقَّ
وَهُوَ
الْعَلِيُّ
الْكَبِيرُ
23
Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari
langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah”, dan sesungguhnya
kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam
kesesatan yang nyata.
قُلْ
مَنْ
يَرْزُقُكُمْ
مِنَ
السَّمَاوَاتِ
وَالأرْضِ قُلِ
اللَّهُ
وَإِنَّا
أَوْ
إِيَّاكُمْ
لَعَلَى
هُدًى أَوْ
فِي ضَلالٍ مُبِينٍ
24
Katakanlah: “Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab)
tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa
yang kamu perbuat”.
قُلْ
لا
تُسْأَلُونَ
عَمَّا
أَجْرَمْنَا
وَلا
نُسْأَلُ عَمَّا
تَعْمَلُونَ
25
Katakanlah: “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua,
kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia-lah Maha
Pemberi keputusan lagi Maha Mengetahui”.
قُلْ
يَجْمَعُ
بَيْنَنَا
رَبُّنَا
ثُمَّ يَفْتَحُ
بَيْنَنَا
بِالْحَقِّ
وَهُوَ
الْفَتَّاحُ
الْعَلِيمُ
26
Katakanlah: “Perlihatkanlah kepadaku sembahan-sembahan yang
kamu hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu (Nya), sekali-kali tidak
mungkin! Sebenarnya Dia-lah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana”.
قُلْ
أَرُونِيَ
الَّذِينَ
أَلْحَقْتُمْ
بِهِ شُرَكَاءَ
كَلا بَلْ
هُوَ
اللَّهُ
الْعَزِيزُ
الْحَكِيمُ
27
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia
seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan,
tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.
وَمَا
أَرْسَلْنَاكَ
إِلا
كَافَّةً
لِلنَّاسِ
بَشِيرًا وَنَذِيرًا
وَلَكِنَّ
أَكْثَرَ
النَّاسِ لا
يَعْلَمُونَ
28
Dan mereka berkata: “Kapankah (datangnya) janji ini, jika
kamu adalah orang-orang yang benar?”.
وَيَقُولُونَ
مَتَى هَذَا
الْوَعْدُ
إِنْ كُنْتُمْ
صَادِقِينَ
29
Katakanlah: “Bagimu ada hari yang telah dijanjikan (hari
kiamat) yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaat pun dan
tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan”.
قُلْ
لَكُمْ
مِيعَادُ
يَوْمٍ لا
تَسْتَأْخِرُونَ
عَنْهُ سَاعَةً
وَلا
تَسْتَقْدِمُونَ
30
Dan orang-orang kafir berkata: “Kami sekali-kali tidak akan
beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak (pula) kepada Kitab yang
sebelumnya”. Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang
yang lalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebahagian dari mereka
menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap
lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Kalau
tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman”.
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
لَنْ
نُؤْمِنَ
بِهَذَا الْقُرْآنِ
وَلا
بِالَّذِي
بَيْنَ
يَدَيْهِ
وَلَوْ
تَرَى إِذِ
الظَّالِمُونَ
مَوْقُوفُونَ
عِنْدَ
رَبِّهِمْ
يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ
إِلَى
بَعْضٍ
الْقَوْلَ
يَقُولُ الَّذِينَ
اسْتُضْعِفُوا
لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا
لَوْلا
أَنْتُمْ
لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ
31
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang
yang dianggap lemah: “Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk
sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah
orang-orang yang berdosa”.
قَالَ
الَّذِينَ
اسْتَكْبَرُوا
لِلَّذِينَ
اسْتُضْعِفُوا
أَنَحْنُ
صَدَدْنَاكُمْ
عَنِ
الْهُدَى بَعْدَ
إِذْ
جَاءَكُمْ
بَلْ
كُنْتُمْ مُجْرِمِينَ
32
Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang
yang menyombongkan diri: “(Tidak) sebenarnya tipu daya (mu) di waktu
malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami
kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. Kedua belah
pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan Kami pasang
belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan
dengan apa yang telah mereka kerjakan.
وَقَالَ
الَّذِينَ
اسْتُضْعِفُوا
لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا
بَلْ مَكْرُ
اللَّيْلِ
وَالنَّهَارِ
إِذْ
تَأْمُرُونَنَا
أَنْ نَكْفُرَ
بِاللَّهِ
وَنَجْعَلَ
لَهُ أَنْدَادًا
وَأَسَرُّوا
النَّدَامَةَ
لَمَّا رَأَوُا
الْعَذَابَ
وَجَعَلْنَا
الأغْلالَ
فِي
أَعْنَاقِ
الَّذِينَ
كَفَرُوا
هَلْ يُجْزَوْنَ
إِلا مَا
كَانُوا
يَعْمَلُونَ
33
Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi
peringatan pun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata:
“Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk
menyampaikannya”.
وَمَا
أَرْسَلْنَا
فِي
قَرْيَةٍ
مِنْ نَذِيرٍ
إِلا قَالَ مُتْرَفُوهَا
إِنَّا
بِمَا
أُرْسِلْتُمْ
بِهِ
كَافِرُونَ
34
Dan mereka berkata: “Kami lebih banyak mempunyai harta dan
anak-anak (daripada kamu) dan kami sekali-kali tidak akan diazab.
وَقَالُوا
نَحْنُ
أَكْثَرُ
أَمْوَالا
وَأَوْلادًا
وَمَا نَحْنُ
بِمُعَذَّبِينَ
35
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi
siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang
dikehendaki-Nya), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.
قُلْ
إِنَّ
رَبِّي
يَبْسُطُ
الرِّزْقَ
لِمَنْ
يَشَاءُ وَيَقْدِرُ
وَلَكِنَّ
أَكْثَرَ
النَّاسِ لا
يَعْلَمُونَ
36
Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu
yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun; tetapi orang-orang yang
beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka itulah yang memperoleh
balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan; dan
mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam surga).
وَمَا
أَمْوَالُكُمْ
وَلا
أَوْلادُكُمْ
بِالَّتِي تُقَرِّبُكُمْ
عِنْدَنَا
زُلْفَى
إِلا مَنْ آمَنَ
وَعَمِلَ
صَالِحًا
فَأُولَئِكَ
لَهُمْ
جَزَاءُ
الضِّعْفِ
بِمَا
عَمِلُوا وَهُمْ
فِي
الْغُرُفَاتِ
آمِنُونَ
37
Dan orang-orang yang berusaha (menentang) ayat-ayat Kami dengan
anggapan untuk dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu
dimasukkan ke dalam azab.
وَالَّذِينَ
يَسْعَوْنَ
فِي
آيَاتِنَا
مُعَاجِزِينَ
أُولَئِكَ
فِي
الْعَذَابِ
مُحْضَرُونَ
38
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa
yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa
yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka
Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.
قُلْ
إِنَّ
رَبِّي
يَبْسُطُ
الرِّزْقَ
لِمَنْ
يَشَاءُ مِنْ
عِبَادِهِ
وَيَقْدِرُ
لَهُ وَمَا
أَنْفَقْتُمْ
مِنْ شَيْءٍ
فَهُوَ
يُخْلِفُهُ وَهُوَ
خَيْرُ
الرَّازِقِينَ
39
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan
mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka
ini dahulu menyembah kamu?”.
وَيَوْمَ
يَحْشُرُهُمْ
جَمِيعًا
ثُمَّ يَقُولُ
لِلْمَلائِكَةِ
أَهَؤُلاءِ
إِيَّاكُمْ
كَانُوا
يَعْبُدُونَ
40
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah
pelindung kami, bukan mereka: bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan
mereka beriman kepada jin itu”.
قَالُوا
سُبْحَانَكَ
أَنْتَ
وَلِيُّنَا
مِنْ
دُونِهِمْ بَلْ
كَانُوا
يَعْبُدُونَ
الْجِنَّ
أَكْثَرُهُمْ
بِهِمْ
مُؤْمِنُونَ
41
Maka pada hari ini sebahagian kamu tidak berkuasa (untuk
memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudaratan kepada sebahagian yang
lain. Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim: “Rasakanlah olehmu
azab neraka yang dahulunya kamu dustakan itu”.
فَالْيَوْمَ
لا يَمْلِكُ
بَعْضُكُمْ
لِبَعْضٍ
نَفْعًا وَلا
ضَرًّا
وَنَقُولُ
لِلَّذِينَ
ظَلَمُوا
ذُوقُوا
عَذَابَ
النَّارِ
الَّتِي كُنْتُمْ
بِهَا
تُكَذِّبُونَ
42
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang,
mereka berkata: “Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang
ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu”, dan
mereka berkata: “(Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang
diada-adakan saja”. Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran
tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: “Ini tidak lain hanyalah
sihir yang nyata”.
وَإِذَا
تُتْلَى
عَلَيْهِمْ
آيَاتُنَا
بَيِّنَاتٍ قَالُوا
مَا هَذَا
إِلا رَجُلٌ
يُرِيدُ أَنْ
يَصُدَّكُمْ
عَمَّا
كَانَ
يَعْبُدُ آبَاؤُكُمْ
وَقَالُوا
مَا هَذَا
إِلا إِفْكٌ
مُفْتَرًى
وَقَالَ
الَّذِينَ
كَفَرُوا لِلْحَقِّ
لَمَّا
جَاءَهُمْ
إِنْ هَذَا
إِلا سِحْرٌ
مُبِينٌ
43
Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang
mereka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka
sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun.
وَمَا
آتَيْنَاهُمْ
مِنْ كُتُبٍ
يَدْرُسُونَهَا
وَمَا أَرْسَلْنَا
إِلَيْهِمْ
قَبْلَكَ
مِنْ نَذِيرٍ
44
Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan sedang
orang-orang kafir Mekah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang
telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu lalu mereka mendustakan
rasul-rasulKu. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku.
وَكَذَّبَ
الَّذِينَ
مِنْ
قَبْلِهِمْ
وَمَا
بَلَغُوا مِعْشَارَ
مَا
آتَيْنَاهُمْ
فَكَذَّبُوا
رُسُلِي
فَكَيْفَ
كَانَ نَكِيرِ
45
Katakanlah: “Sesungguhnya aku hendak memperingatkan
kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua
atau sendiri-sendiri; kemudian kamu pikirkan (tentang Muhammad) tidak ada
penyakit gila sedikit pun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi
peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.
قُلْ
إِنَّمَا
أَعِظُكُمْ
بِوَاحِدَةٍ
أَنْ
تَقُومُوا لِلَّهِ
مَثْنَى
وَفُرَادَى
ثُمَّ
تَتَفَكَّرُوا
مَا
بِصَاحِبِكُمْ
مِنْ
جِنَّةٍ إِنْ
هُوَ إِلا
نَذِيرٌ
لَكُمْ
بَيْنَ يَدَيْ
عَذَابٍ
شَدِيدٍ
46
Katakanlah: “Upah apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu
untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala
sesuatu”.
قُلْ
مَا
سَأَلْتُكُمْ
مِنْ أَجْرٍ
فَهُوَ لَكُمْ
إِنْ أَجْرِيَ
إِلا عَلَى
اللَّهِ
وَهُوَ
عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ
شَهِيدٌ
47
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia
Maha Mengetahui segala yang gaib”.
قُلْ
إِنَّ
رَبِّي
يَقْذِفُ
بِالْحَقِّ
عَلامُ الْغُيُوبِ
48
Katakanlah: “Kebenaran telah datang dan yang batil itu
tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi”.
قُلْ
جَاءَ
الْحَقُّ
وَمَا
يُبْدِئُ
الْبَاطِلُ
وَمَا يُعِيدُ
49
Katakanlah: “Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat
atas kemudaratan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu
adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha
Mendengar lagi Maha Dekat”.
قُلْ
إِنْ
ضَلَلْتُ
فَإِنَّمَا
أَضِلُّ عَلَى
نَفْسِي وَإِنِ
اهْتَدَيْتُ
فَبِمَا
يُوحِي
إِلَيَّ
رَبِّي
إِنَّهُ
سَمِيعٌ قَرِيبٌ
50
Dan (alangkah hebatnya) jika kamu melihat ketika mereka (orang-orang
kafir) terperanjat ketakutan (pada hari kiamat); maka mereka tidak dapat
melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke
neraka).
وَلَوْ
تَرَى إِذْ
فَزِعُوا
فَلا فَوْتَ
وَأُخِذُوا
مِنْ مَكَانٍ
قَرِيبٍ
51
dan (di waktu itu) mereka berkata: “Kami beriman kepada
Allah”, bagaimanakah mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang
jauh itu.
وَقَالُوا
آمَنَّا
بِهِ
وَأَنَّى
لَهُمُ التَّنَاوُشُ
مِنْ
مَكَانٍ
بَعِيدٍ
52
Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu; dan
mereka menduga-duga tentang yang gaib dari tempat yang jauh.
وَقَدْ
كَفَرُوا
بِهِ مِنْ
قَبْلُ
وَيَقْذِفُونَ
بِالْغَيْبِ
مِنْ
مَكَانٍ
بَعِيدٍ
53
Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini
sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang serupa dengan mereka
pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang
mendalam.
وَحِيلَ
بَيْنَهُمْ
وَبَيْنَ
مَا يَشْتَهُونَ
كَمَا فُعِلَ
بِأَشْيَاعِهِمْ
مِنْ قَبْلُ
إِنَّهُمْ
كَانُوا فِي
شَكٍّ مُرِيبٍ
54

Penutup Surat Saba

Surat Saba’ mengutarakan hal-hal yang berhubungan dengan kebangkitan di akhirat, celaan terhadap perbuatan-perbuatan dan kepercayaan orang musyrik dan berhala-berhala mereka yang tidak dapat memberi faedah kepada mereka; kemudian diselingi dengan kisah-kisah, seperti kisah Nabi Daud a.s. dan Nabi Sulaiman a.s., dan kisah kaum Saba’ yang hidup berlebih-lebihan sampai melupakan Tuhan; kemudian menemui kehancurannya. Semuanya ini adalah sebagai pelajaran bagi kaum mukmin dan sebagai penawar bagi Nabi Muhammad s.a.w. dalam menghadapi orang-orang kafir.

HUBUNGAN SURAT SABA’ DENGAN SURAT FAATHIR

1. Sama-sama dimulai dengan puji-pujian kepada Allah Pemilik dan Pencipta semesta alam.

2. Surat Saba’ menceritakan kehancuran orang musyrik akibat perbuatan mereka yang selalu memusuhi para nabi dan orang-orang mukmin; sedang surat Faathir; menyuruh agar orang-orang mukmin bersyukur dan memuji Allah atas nikmat-nikmat-Nya yang di antaranya kehancuran musuh-musuh mereka.

3. Dalam surat Saba’ Allah menerangkan bahwa segala sesuatu yang berada di langit dan di bumi adalah milik-Nya dan di bawah pengetahuan-Nya sedang surat Faathir menjelaskan bagaimana Allah menerangkan dan mengatur apa yang dimiliki-Nya itu.

Itulah surah saba dengan terjemahnya untuk anda, semoga bermanfaat. Baca juga surat yasin dan terjemahnya atau surat lainnya pada blog ini. Terakhir, admin minta tolong untuk menyebarkan atau share artikel al quran ini agar lebih banyak lagi yang membaca al quran. Anda pun tentu saja akan mendapat amal karena telah mengajak orang lain untuk membaca al quran.