Surat Yasin Ayat 28 dan Artinya

Surat yasin ayat 28 lengkap dengan arab, latin, terjemah indonesia, serta terjemah tafsir jalalain. Surat ke 36 dalam urutan mushaf al quran ini memiliki jumlah keseluruhan ayat yaitu 83 ayat.

Catatan: Klik link berikut untuk membaca bacaan surat yasin lengkap 83 ayat.

Surat Yasin Ayat 28 dan Artinya

۞
وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِ مِن
بَعْدِهِ مِن جُندٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ ﴿٢٨﴾
– Wa maa andzalnaa ‘alaa qoumihii min ba ’dihii min jundim minas
samaaa-i wa maa kunnaa munziliin
(28) Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia
(meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
Tafsir Jalalain Surat Yasin Ayat 28: (Dan tiadalah) Maa bermakna Nafi (Kami turunkan kepada kaumnya) kaum Habib An Najjar (setelah dia meninggal) sesudah Habib mati karena dirajam oleh mereka (suatu pasukan pun dari langit) yaitu malaikat-malaikat untuk membinasakan mereka (dan tidak layak Kami menurunkannya) menurunkan Malaikat untuk membinasakan seseorang.

Terimakasih telah membaca artikel tentang bacaan surat yasin ayat ke 28 lengkap dengan terjemah, arab, latin, dan juga tafsir jalalain. Semoga bermanfaat.
Sumber: 
1. Aplikasi Quran Auto Reciter
2. Tafsir jalalain
Jalaluddin as-suyuthi & jalaluddin muhammad ibnu ahmad al-mahally
____________________________________________________________________________________________________________________
Surat Al Baqarah Ayat 15 Sampai 17
اللَّهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ
وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ ﴿١٥﴾
(15) Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan
mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
 
أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا
الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ فَمَا رَبِحَت تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا
مُهْتَدِينَ ﴿١٦﴾
(16) Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk,
maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat
petunjuk.
 
مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي
اسْتَوْقَدَ نَارًا فَلَمَّا أَضَاءَتْ مَا حَوْلَهُ ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ
وَتَرَكَهُمْ فِي ظُلُمَاتٍ لَّا يُبْصِرُونَ ﴿١٧﴾
(17) Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api
maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang
menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat
melihat.